
Putri senang, mendengar kabar dari kakaknya Sonya kalau sudah melahirkan anak perempuan.
" Kak. tadi mama beri kabar, kalau kakak Sonya sudah lahiran anak perempuan... rasanya pengen lihat langsung.." Ucap Putri semangat.
Lutfi menanggapi dengan senyuman, ia belum mau menemukan Putri dengan Arjuna, selain ia kurang suka dengan siapa Arjuna yang masih memperhatikan istrinya. tapi juga ingin menjaga hati istrinya.
" Kita tunggu aja kondisinya baik ya sayang.." Bujuk Lutfi agar istrinya tidak kecewa.
Putri mengangguk senang, ia lupa dengan sakit hatinya pada Arjuna. yang ia ingat hanya dia punya ponakan cantik dari kakaknya.
*****
Bulan berganti kini kandungan Putri sudah menunjukan tujuh bulan. perutnya sangat besar dari tubuhnya. kalau berjalan. kadang ia cepat lelah. padahal kandungannya masih lama untuk lahiran.
Hari ini, Lutfi mengajak Istrinya untuk cek kandungan. karena ia ingin tahu jenis kelamin anaknya.
Mereka menunggu giliran, untuk antrian periksa kandungan. untung hari itu tidak banyak pasien hamil.
Giliran ia di panggil . Lutfi membantu istrinya berdiri. Putri sangat kewalahan. jalannya seperti bebek yang pulang petang.
" Silahkan berbaring di sini nyonya.." Suster membantu membaringkannya. Lutfi pun ikut membantu, karena ia melihat kesulitan istrinya.
Suster memberikan jeli ke perut Putri, dokter pun menggosok alat USG untuk mengetahui anak yang dalam rahim Putri.
__ADS_1
" Wah.. anaknya sehat, sepasang.. " Ucap Dokter sangat kaget. Karena pemeriksaan sebelumnya Putri dan Lutfi belum mau USG. hanya saat kandungan 3 bulan ia USG.
Lutfi dan Putri sangat kaget. mendengar ucap an dokter. " Apa dok. kembar sepasang..." Lutfi kaget bukan main. matanya sampai melotot ke layar.
Ia pun spontan mencium kening istrinya. " Makasih sayang. .. kau beri aku bonus yang berharga.. " Bisik Lutfi.
Air mata Putri menetes, ia bahagia mendengar kabar tersebut. dan tersenyum senang.
" Dok. apakah ini tidak prank kan dok..? " Tanya Lutfi yang masih ragu.
Dokter kandungan itu pun melihatkan dan menerangkan pada kedua pasangan baru tersebut. keduanya oun paham.
" Pantas saja kamu sering makan malam. ternyata di sini ada dua nyawa.. aku akan menjaga kalian dengan baik.." Janji Lutfi.
" Oh baik dok. saya akan selalu perhatikan penjelasan dokter. kalau begitu kami permisi. Terima kasih keterangan dokter." Lutfi pun membawa istrinya dengan memapahnya.
" Gimana kalau pakai kursi roda aja sayang. kasihan. pasti capek.." Tawar Lutfi yang tidak tega lihat istrinya yang susah berjalan.
" Boleh.. kak. kalau begitu, kita harus belanja kebutuhan mereka berdua sekarang. takutnya nanti kalau di tunggu lagi. nanti keburu brojol. " Usul Putri mengingat mereka belum belanja kebutuhan anak mereka.
" Baiklah. tapi kamu pakai kursi roda ya sayang. kan dokter bilang kamu nya nggak boleh kecapean." Lutfi berjongkok menjelaskan. dan Putri mengangguk senang. karena suaminya selalu perhatian padanya.
Akhirnya mereka ke tempat Baby shop terdekat. mengingat Putri yang tidak boleh terlalu lelah.
__ADS_1
Untung dekat rumah sakit tempat mereka periksa kandungan ada baby shop yang lumayan lengkap dan besar.
Putri sangat antusias melihat baju baby. " Kak. pilih yang mana ya kak. aku bingung. semuanya bagus.. dan lucu.." ucap Putri semangat. matanya bercahaya melihat semuanya.
" Kalau begitu. kita duduk aja di sini, biar di bantu sama pegawainya ya. " Lutfi pun mendekati seorang pegawai baby shop tersebut. dan ia melihat ke arah Putri dan tersenyum. dan mengangguk.
Dengan cekatan pegawai tersebut melihat berbagai macam model dan warna baju. dan perlengkapan lainnya.
" Sayang.. kamu suka warna apa. biar di pisahkan saja langsung. jadi kamu pilih trolinya aja.." Saran Lutfi agar tidak terlalu lama.
" Oh. baiklah. ini catatan ya mbak. apa aja yang mau di pesan.. " Putri memberikan catatan pada pegawainya. untungnya mamanya memberikan catatan perlengkapan bayi pada Putri kemaren saat sedang menelpon minggu lalu.
" Jadi. berapa pasang mbak..? " Tanya Pegawai toko.
" Masing-masing ambil satu lusin. beri dua warna setiap jenis kelaminnya." Jawab Lutfi ingin cepat.
" Jadi kembar ya mbak. wah selamat. kalau begitu warna apa saja mbak...? " Tanya pegawai toko semangat.
" Untuk perempuan nya. kasih pink dan kuning. dan laki-laki biru dan merah." Jawab Putri senang.
Lutfi pun mengajak istri nya melihat troli buat si kembar mereka. Putri juga mengambil box mandi. serta tempat santai baby mereka. semuanya sepasang.
Tak terasa sudah dua jam mereka belanja. untung pegawai tokonya baik dan mau membantu mereka. Lutfi langsung memesan makanan buat istrinya. karena sampai rumah. istrinya pasti kelaparan kalau kelelahan.
__ADS_1
Barang yang mereka pesan sangat banyak. untunglah, yang punya toko mau mengantarkan sebagai bonus anak kembar mereka.