Putri Yang Tersakiti

Putri Yang Tersakiti
Bukti


__ADS_3

Lutfi sudah membereskan perusahaan mertuanya dari Arjuna yang sepertinya akan menghancurkannya. karena banyak pelanggan atau klien nya yang mengeluh tentang produk nya.


Untung ada temannya yang ahli dalam bidang tersebut. jadi ia meminta sahabatnya tersebut mengelolanya. dan di anggap sebagai pemegang saham yang terbesar, jadi apa pun urusan uang masuk dan keluar harus persetujuannya. walau atas nama Haiko seorang wanita Jawa Cina.


Haiko seorang lulusan Seni Budaya, dan sangat menyukai batik. Dan kebetulan ia menikah dengan sahabatnya juga seorang dosen temannya Lutfi di saat kampus dimana ia mengajar dulu


Mama Haiko yang asli Jawa. setiap hari suka memakai batik. kalau kemana-mana suka memadu padankan. Hingga sangat cocok menurut Lutfi memberikan tanggung jawab ini. Yang juga di dukung sahabatnya teman dari Lutfi.


Sementara Arjuna mengamuk sendiri di ruangannya. karena ia akan mengambil uang untuk kebutuhannya, ia sudah janji dengan pacarnya. akan hiling ke luar negeri.


Karena Sonya telah pindah ke Jakarta. jadi kesempatan baginya untuk membawa sang ke kasih pergi dengan alasan pergi tugas.


Namun, rencanabya gagal. Karena untuk pencairan uang untuk ke rekeningnya tidak bisa lagi. apalagi kartu kreditnya sudah membengkak. dan Pihak perusahaan tidak mau lagi untuk membayarnya.


"Kenapa sih. apa Sonya telah membeku kan kartu kredit ku.?" Tanya nya pada asistennya yang masih patuh padanya. Karena Arjuna selalu memberikan bonus padanya.


"Bukan buk Sonya lagi pak. Kan Saham Perusahaan ini sudah di beli oleh Bu Haiko. untuk menutupi ke rugian yang di timbulkan beberapa tahun ini." Terang asistennya.


Karena bosnya tidak ada di tempat saat penjualan saham tersebut, hanya buk Sonya yang datang memberikan tanda-tangan. Sedangkan Arjuna keluar daerah entah ke mana.


Oleh karena sikap Arjuna yang makin ngelunjak. makanya ia mau menerima ajakan adiknya untuk pindah ke Jakarta.


"Kalau benar sudah di Jual. tentu Sonya banyak uang.?" Tanyanya yang tak peduli dengan perasaan istrinya.


"Saya nggak tahu pak. yang saya lihat waktu itu. uang atas penjualan saham tersebut di gunakan untuk menutupi pengeluaran yang membengkak akibat...." Ucap Asistenbya yang tak mau meneruskan. Takut nanti Arjuna marah.


"Karena aku maksudmu.?" Tanyanya menghardik.


Asistennya hanya mampu mengangguk tanpa bisa bicara lagi. Arjuna meremas rambutnya sendiri karena kesal. Semua yang ada di atas meja ya ia lempar hingga berserakan.


"Sial.. awas. Sonya. aku akan mencari tahu ini semua.!" Kesalnya malah di limpahkan pada istrinya.


*****


Setelah Lutfi berbicara dengan istrinya. selain mengurus perusahaan mertuanya. Ia juga meminta sang pengacara untuk mengajukan surat perceraian atas nama Sonya.

__ADS_1


Dan Sonya telah pasrah, ia telah menyerahkan semuanya pada adik dan iparnya. yang penting ia bisa jauh dan tidak berurusan lagi dengan Arjuna yang telah menghancurkan hidupnya selama ini.


Lutfi telah meminta pengacaranya untuk mengirimkan surat perceraian atas nama Sonya untuk Arjuna.


Saat ia marah-marah ada seorang kurir mengantarkan surat dari pengadilan.


"Permisi pak. ini ada surat atas nama bapak." Ucap pegawainya pada Arjuna.


Arjuna melihat amplop warna coklat tersebut. "Pengadilan Agama.?" Tanya Arjuna lirih.


Ia membukanya, ternyata surat gugatan cerai dari istrinya. "Ha..ha.. kau mau gugat cerai saat semua bangkrut. hebat kau Sonya. apakah kau ingin berlindung dengan adik mu yang cantik itu.ha..ha.." Arjuna tertawa seperti orang stres.


Ia melemparnya hingga semuanya berserakan. Asisten Arjuna pun terperanjat. ia diam-diam keluar dari ruangan tersebut. Daripada ia akan jadi sasaran.


Benar saja. Arjuna teriak nggak jelas, hingga karyawan yang mendengarkan menjadi takut. Bertepatan dengan kedatangan Haiko.


Haiko mendengar ada keributan di ruangan Direktur yang akan menjadi ruangannya. Ia berhenti di depan pintu. Asisten Arjuna membuka kan pintu.


Saat pintu itu terbuka. asistennya kaget karena ada kursi yang akan melayang ke arahnya.


Melihat kedatangan Haiko. Arjuna terpaku, ia terkesima melihat kecantikan wanita yang ada di depannya.


"Oh. maaf, tadi saya kesal dengan asisten saya yang tak becus." Ucapnya semangat menghadap Haiko.


"Oh." Jawab Haiko cuek.


Untung saja Lutfi telah memberitahu karakter Arjuna. yang playboy. Dan suka ganti pasangan. makanya perusahaan mertuanya bangkrut.


"Maaf nona. berantakan. hai kamu rapi kan kembali!' Hardik Arjuna pada asistennya .


"Tidak perlu. saya hanya mampir." Jawab ya cuek dan berlalu meninggalkan Arjuna.


Dengan cepat Arjuna menarik tangan Haiko. Namun kecepatan tangan Haiko mendahului Arjuna. tangannya di pelintirnya, hingga ia mengerang kesakitan.


"A.....Du..uh.. sakit. lepaskan nona." Mohonnya nggak tahan menahan sakit ulah Haiko.

__ADS_1


"Oh maaf. respek." Ia tak peduli meninggalkan Arjuna yang kesal.


"Cewek gila. namun menarik juga." Sarkasnya sambil tersenyum. Ia pun tersenyum dengan pikirannya.


Haiko pun kembali masuk ke mobilnya. ia menelpon Lutfi tentang ke adaan perusahaan dan ruangan yang akan ia tempati serta kondisi Arjuna. semuanya di ceritakan Hoiko.


"Begitulah Mas. saya jadi takut menghadapi laki-laki gila tersebut. kalau orang gila beneran akan saya antar ke rumah sakit jiwa. tapi gila wanita. saya jadi takut mas." Adu Haiko yang malah membuat Lutfi tertawa.


"Ha..ha.. baiklah. kamu tahu beres saja. untuk beberapa hari ini. nggak usah dulu datang. biar aku bereskan dulu di sana." Jawab Lutfi.


"Tapi mas. jangan terlalu lama. aku tak mau makan gaji buta." Jawabnya membuat Lutfi kembali tertawa.


"Nggak masalah. anggap saja itu bonus mu. saya akan cerita dulu sama istri dan kakaknya." Jawab Lutfi. dan Haiko pun setuju.


Sedangkan Arjuna yang melihat kedatangan Haiko yang merupakan incaran berikutnya. m mbuat ia semangat kembali. emosi yang meledak-ledak tadi hilang sudah.


Namun Lutfi pun tak tinggal diam. dengan mengumpulkan bukti-bukti penyelewengan Arjuna. karena sudah korupsi. Telah menyalah gunakan yang perusahaan untuk kebutuhan sendiri.


Semuanya sudah di serahkan ke pengadilan. ada dua pihak yang menuntutnya. tentang janjinya yang akan mengirimkan barang pada saat sudah transfer uang. namun sudah satu bulan pengiriman, belum juga ada pengiriman barang. itu ada dua perjanjian.Belum yang lainnya.


Jadi saat ini pun. Polisi sudah datang mencari Arjuna. yang tak lain berada di sebuah bar. tempat ia biasa nongkrong dengan kekasih barunya.


"Maaf pak. sebaiknya anda menyerahkan diri saja, dan harap kerja samanya." Ucap polisi saat mendatangi Arjuna.


"Bapak nungkinsalah orang. lagian apa bukti bapak menangkap saya." Ucap Arjuna membela diri


"Ini bukti penangkapan anda. yang telah menggelapkan uang perusahaan. dan ini atas tuntutan Klian bapak." Ucap polisi saat polisi menjelaskan.


Arjuna tidak mau. ia pun dengan cekat melarikan diri. naas karena tidak ingin di penjara. terpaksa polisi menembak ke bawah.


Untuk menghindari tembakan polisi. ia menghindar. Namun kepalanya terjedot pintu. ia pun jatuh pingsan.


Suara teriakan dari pengunjung membuat suasana bar tersebut makin heboh. karena suara musik yang memekakkan telinga bercampur dengan suara jeritan orang yang melihat kejadian.


Ada yang lari menghindar. ada yang malah penasaran mencari informasi. semuanya kacau.

__ADS_1


__ADS_2