Putri Yang Tersakiti

Putri Yang Tersakiti
Detik-detik Melahirkan


__ADS_3

Putri senang menikah dengan Lutfi walau awalnya terpaksa. Namun suaminya itu selalu pandai mengambil hatinya. apalagi mama mertuanya sangat sayang padanya.


Putri sedang duduk di sofa kamar. Lutfi datang memeluknya dari belakang." Sayang pikirin apa.kok ngelamun?" Tanya Lutfi yang melihat wajah sedih.


Putri memandangi suaminya dengan intens. Lutfi berjongkok di depan istrinya." Cerita lah. ada apa sayang.?" Tanya Lutfi, ia tidak ingin istrinya stres.


" Aku kepikiran kak Sonya." Jawab lirih Putri. Namun Lutfi memahaminya.


" Sayang. mereka sudah dewasa. ingat ada anak yang membutuhkan mu sayang. Aku tidak inginkan terjadi sesuatu pada kalian berdua." Nasehat Lutfi.


Putri pun mengangguk." Maaf.." lirihnya.


Lutfi memeluk istrinya dan mengusap lembut punggungnya.( Arjuna. kau selalu membuat istri aku seperti ini. awas kalau kau macam-macam ) Ancam Lutfi dalam hatinya.


Ia sudah kesal dengan Arjuna. saat datang saja ia sudah senyuman-senyum pada istrinya. walaupun istrinya tidak menanggapinya.


****


Sonya suami dan anaknya sudah sampai di rumah bundanya. Ia langsung masuk ke kamarnya. Karena ia tidak fit hari ini.


Arjuna bermain dengan anaknya. Kalau masalah anak. Arjuna sangat sayang sama Hani. Namun dengan Sonya, ia tidak terlalu perhatian. baginya Sonya telah menyebabkan ia berpisah dengan Putri. Makanya ia santai saja dengan istrinya tersebut.


" Ayah... aku juga pengen punya adik kayak Ais. Ais sebentar lagi mau punya adik. aku nggak punya saudara." Keluh Hani pada ayahnya.


" Sabar ya sayang. mungkin suatu kamu punya adik juga. atau kamu berbagi adik dengan Ais." Ucap Arjuna memberi solusi.


" Apa Ais mau yah. kalau adiknya kita bawa ke Yogya.?" Tanya Hani polos.


Arjuna menggaruk kepalanya yang tidak gatal." Oh. iya boleh. kalau nanti adiknya sudah bisa jalan. Kalau masih bayi siapa yang kasih ASI nya.?" Tanya balik Arjuna.


" Oh.. gitu." Jawab Hani mengangguk. ia tidak mengerti tapi yang ia tahu kalau adik Ais bisa di bawanya.


" Tapi kenapa Ais punya adik ya yah.?" Tanya Hani penasaran, karena ia tidak.

__ADS_1


" Oh. mungkin Ais lagi beruntung. Kalau Hani mau punya adik ya harus rajin berdoa." Jawab Arjuna asal.


Ia bingung mau jawab apa. tapi ia ingat doa. Makanya di jawab seperti itu. Hani tersenyum mendengar jawaban ayahnya.


' Oh. kalau begitu aku harus banyak doa ya yah. biar ada adik di dalam perut bunda." Ucapnya semangat.


Sonya yang kebetulan ke bawah mengambil air minum. kaget mendengar jawaban dari Hani.


" Ada apa ini..?" Tanya Sonya memperhatikan anak dan suaminya.


Arjuna hanya diam saja. sedangkan Hani mendekati bundanya dan mencium perut bundanya spontan.


" Aku doakan. semoga ada adik di perut bunda. seperti mama Ais." Ucap lugu Hani.


Sonya kaget dengan sikap Hani, ia menatap suaminya. Namun Arjuna mengangkat bahunya, seolah-olah tidak paham.


Sonya jongkok di depan anaknya." Sayang.. tidak semudah itu. berdoa saja terus langsung ada adek. butuh juga rasa sayang.cinta yang tulus." Sindir Sonya yang tertuju untuk suaminya.


" Apa itu cinta bunda.?" Tanya Hani yang makin penasaran.


" Nah berarti Hani sayangkan dengan boneka. cinta dan sayang itu beda ya nak. orang yang di sayang belum kita cintai. tapi orang di cintai pasti kita sayang. Nah tadi Hani baru sayang sama boneka bukan cinta. Jadi cinta itu anugrah dari Allah yang harus kita syukuri. Namun tidak semua yang kita cintai bisa kita raih." Ucap Sonya menasehati.


Namun Arjuna yang malah tersinggung. Ia menarik nafas dalam mendengar jawaban istrinya.


Menurut Seorang pakar psikologi Zick Rubin menjelaskan bahwa cinta merupakan sebuah emosi yang terbentuk dari tiga perasaan yaitu perhatian, kasih sayang, dan keintiman. Sementara menurut kamus Merriam- Webster, definisi cinta berarti rasa sayang yang konstan dan ditunjukkan bagi seseorang.


Cinta adalah suatu emosi dari afeksi yang kuat dan ketertarikan pribadi. Cinta juga dapat diartikan sebagai suatu perasaan dalam diri seseorang akibat faktor pembentuknya. Dalam konteks filosofi, cinta merupakan sifat baik yang mewarisi semua kebaikan, perasaan belas kasih dan kasih sayang.


Sonya pun berlalu ke kamarnya. Sedangkan Arjuna terdiam mendengar penjabaran Sonya yang sepertinya menyindir dirinya. Ia menarik nafas dalam dan membuangnya kembali.


****


Menurut prediksi dokter kandungan, Putri akan lahiran beberapa bulan lagi. Lutfi makin protektif, padahal ini kehamilan kedua bagi istrinya. Tapi entah kenapa..ia sangat khawatir.

__ADS_1


Istilah medis dari rahim lemah adalah inkompetensi serviks. Kondisi ini adalah komplikasi kehamilan yang bisa berakibat serius. Ketika rahim lemah, risiko persalinan prematur, bayi lahir mati (stillbirth), dan keguguran di trimester kedua akan meningkat.


Putri seharian ini terasa agak aneh. seolah ada tanda lahiran. padahal kandungannya masih delapan bulan.


Putri merasakan mual, Saat kandungan lemah, serviks akan memendek dan terbuka lebih awal sebelum HPL, biasanya terjadi tanpa ada kontraksi dan rasa sakit. Akibatnya, bayi akan lahir prematur. Gejala Bunda mengalami kondisi ini adalah: Ada rasa tidak nyaman dan bercak-bercak saat usia kehamilan 14-20 minggu.


Lutfi sangat khawatir melihat kondisi istrinya yang mengeluh mual. " Sayang.. kita ke rumah sakit ya.aku khawatir sekali." Ucap Lutfi khawatir.Putri pun mengikuti saran suaminya.


Akhirnya mereka langsung ke rumah. Sampai di rumah sakit, dokter yang biasa menangani kehamilan Putri langsung mengirimnya ke ruang persalinan. Tentu saja Lutfi merasa khawatir. Tapi ia tidak bisa bertanya, karena dokter sangat sibuk sekali.


Terpaksa Lutfi menunggu saja di luar. Putri di bawa ke ruang operasi. setelah Putri masuk. ada perawat yang menemui Lutfi.


"Bapak suaminya Bu Putri.?" Tanya Suster tersebut.


" Ya sus, ada apa.?" Tanya Lutfi penasaran.


" Bapak ikut saya ya. karena ada yang harus bapak tanda tangani. ini darurat kata dokter Hari. dokter Hari yang biasa mengontrol perkembangan kandungan istrinya selama ini.


" Baiklah." Lutfi pun pasrah. ia tidak bisa berbuat apa-apa selain menyetujuinya.


Setelah Lutfi menandatangani surat perjanjian kalau Putri harus di operasi. maka suster tersebut membawa Lutfi ke ruang Operasi.


Dari jauh Lutfi melihat istrinya yang sangat cemas. dokter Hari pun memanggil Lutfi.


"Pak. beri dukungan pada istri dulu. sepertinya, istri bapak butuh dukungan. Sebelum akan di operasi." Ucap dokter Hari.


Lutfi pun mendekati istrinya. Putri memeluk tangan suaminya. ada terasa takut terlihat dari wajahnya.


" Sayang. sabar ya. ini demi anak kita. kamu harus kuat, aku akan selalu mendampingi mu. aku akan duduk di sana ya." Tunjuk Lutfi. Sebab ia tidak bisa berdiri dekat istrinya. Namun karena ia dekat dengan dokter Hari


maka ia bisa melihat istrinya di operasi di sebuah ruangan dekat ruang operasi.


" Aku takut kak." Lirihnya lagi.

__ADS_1


Lutfi memeluk istrinya. "Jangan takut ya sayang.Sini aku bantu ganti bajunya. Karena bagi yang mau operasi. sang pasien akan di ganti dengan baju operasi.


__ADS_2