Putri Yang Tersakiti

Putri Yang Tersakiti
Kehamilan Yang Lemah


__ADS_3

Tidak semua kondisi hamil seseorang itu sama. bahkan pada orang yang sama, juga berbeda setiap kali hamil.


Seperti. ada orang yang hamil biasa-biasa saja. tidak merasa kesulitan dengan kehamilan nya. Namun ada juga kehamilan seseorang yang sangat lemah. dan di sebabkan oleh beberapa hal.


Ciri-ciri kandungan lemah misalnya, adanya sensasi tertekan pada bagian panggulnya.


kandungan lemah juga kerap merasakan sakit punggung,, Kram Perut.Keputihan Berbau. Perdarahan Ringan.


Hal ini di alami oleh Putri. Kandungannya lemah kata dokter saat ia kontrol besoknya setelah sampai di Indonesia. karena saat perjalanan pulang. Putri mengeluh ke sakitan bagian panggulnya. Mungkin karena terlalu lama dengan posisi yang sama.


Itulah yang di sampaikan dokter pada Lutfi. Tanpa sepengetahuan Putri. Sebab dokter menyarankan agar di rahasiakan dulu agar tidak berpikiran sama Putri dan bisa menyebabkannya stress.


' Itulah. makanya kakak meminta mama untuk membatasi pergerakan mu sayang. kakak tidak ingin terjadi apa-apa pada kalian berdua." Ucap Lutfi lembut.


Putri hanya terdiam, ia tidak menyangka. Kalau kondisi kehamilannya seperti itu.


Lutfi memahami keadaan istrinya. Karena ia melihat istrinya yang diam saja.


" Sayang.. makan ya. kasihan calon anak kita. ia butuh nutrisi juga." Bujuk Lutfi menyuapi makanan pada istrinya.


Putri masih tidak bergeming. ia masih terpaku. Lutfi menarik tubuh istrinya dan memeluknya.


Pecah sudah tangis Putri. ia tidak bisa lagi bisa menahan sesak di dadanya. Lutfi membiarkannya, hatinya terenyuh melihat kondisi istrinya.


Cukup lama. Lutfi menenangkannya, ia berusaha memberi pengertian. " Sayang kata dokter, agar calon bayi bertahan. Kamu harus


Menjaga kesehatan. selama kehamilan. Hindari stres dan depresi. Menjaga kesehatan gigi dan gusi. Melakukan olahraga secara teratur. Kalau kamu mau. besok kakak Carikan guru senam khusus bumil, ya." Bujuk Lutfi.


Putri duduk di depan suaminya. ia masih belum juga bicara. " Sayang kata dokter kamu harus banyak istirahat, konsumsi Kacang Kedelai. Jenis kacang yang satu ini memang rendah lemak, namun kacang kedelai memliki kandungan protein yang tinggi.Telur. karena di dalam telur terdapat banyak gizi yang dibutuhkan bumil seperti kandungan omega-3 dan protein. Brokoli, Susu.Ikan Air Tawar. Alpukat. Itulah nasehat dokter pada kakak." Cerita Lutfi pada istrinya.


Setelah mendengar cerita suaminya. Putri mengambil makanan yang di pegang Lutfi. ia membuka mulutnya. Dengan sigap Lutfi menyuapinya.


" Setelah kandunganmu kuat. kita akan refreshing ya. kita cari tempat yang indah namun dekat." Ucap Lutfi berjanji.


" Maaf.." Lirih Putri namun masih di dengarnya.


" Nggak usah minta maaf sayang. kakak mengerti kok. Jadi kakak harap kamu jangan marah ya. nikmati sajalah. kami semua sayang sama kamu" Goda Lutfi.

__ADS_1


Putri mencubit lengan suaminya sebel. dan memukul lengannya. Sedangkan Lutfi malah tertawa, ia bahagia istrinya mulai manja lagi.


Ia tidak marah dengan kemanjaan istrinya. bahkan ia makin gemes dan mencium pipinya yang putih mulus.


****


Sudah tiga bulan kandungan Putri. namun ia masih sering mengeluh dengan panggulnya. Kadang duduk, berdiri, berbaring. nggak betah. padahal kehamilan nya tidak ada bedanya. Hanya rasa ngilu dan nyeri yang ia rasakan pada panggulnya.


" Auw..!" Jeritan Putri mengundang perhatian Ais yang sedang bermain dengan Abiyan.


" Ma.. mama sakit..?" Tanya Ais yang melihat wajah mamanya yang berkeringat menahan sakit.


Abiyan langsung memanggil Omanya yang berada di kamarnya. " Oma.." Teriaknya di depan pintu kamar Omanya. Dengan tergesa-gesa Dian mendekati cucu dan mantunya.


" Ada apa nak. apa yang terjadi..?" Ucap Dian yang melihat kondisi Putri.


" Ma. sakit...." Keluh Putri memegang panggulnya.


Dian memanggil sopir dan suaminya di ruang kerjanya. Karena semenjak ada Lutfi. Johan banyak kerja di rumah saja. Agar kalau capek bisa langsung istirahat.


Dengan cepat. Putri di bawa ke rumah sakit Dian sudah memberi kabar pada Lutfi.


" Ma. bagaimana kondisi Mereka ma.?" Tanya Lutfi saat sampai di depan kedua orangtuanya.


Kedua anak mereka di jaga oleh ART. Dian telah memberi kabar pada Vanessa. Karena ia berhak tahu tentang Putri.


Tak lama datang dokter yang memeriksa Putri. Semuanya menghampirinya. " Keluarga pasien?" Tanya dokter.


" Ya. saya suaminya." Jawab singkat Lutfi.


"Kalau begitu, kuti saya.!" Ucap dokter dan berlalu keruangan nya.


Lutfi mengikuti langkah dokter dengan hati berdebar. ia berdoa agar keduanya selamat.


" Ya Allah Ku Mohon. Kabulkanlah doaku." Lirih Lutfi sepanjang jalan.


Setelah sampai, dokter mempersilahkan Lutfi duduk." Begini pak. sepertinya kondisi pasien butuh istirahat yang benar total. jika ingin menyelamatkan calon bayinya. Karena keadaanya sangat rentan dengan keguguran." Ucap dokter. membuat tubuh Lutfi lemah tak bertulang.

__ADS_1


" Apa jalan terbaiknya dok.?" Tanya Lutfi sangat syok.


"Untuk sementara, pasien istirahat di sini dulu untuk beberapa hari ini. kita lihat kondisinya. Jika tidak bertahan. terpaksa kita kurek. Tapi jika tidak terjadi kejang seperti tadi, maka kita pertahankan calon bayinya. tergantung rezekinya." Ucap dokter. yang menyadarkan Lutfi.


"HM. lakukan yang terbaik dok. kami akan serahkan pada dokter dan juga yang Kuasa. rezeki tidak akan pergi. jika ia ada untuk kami." Jawab Lutfi. dokter tersenyum mendengar jawaban keluarga pasien yang sangat lugas dan bermakna.


" Baiklah. semoga ia ada untuk anda dan keluarga." Ucap dokter mengulang kembali ucapan Lutfi.


" Amin." Jawab Lutfi cepat.


Sementara Putri sudah sadarkan diri. ia melihat kedua mertuanya berada di sampingnya. namun tidak ada suaminya.


Matanya kesana kemari mencari sosok seseorang.


Dian menyadari hal demikian." Lutfi di panggil dokter nak." Ucap Dian membuat Putri tersenyum.


" Ma. apa yang terjadi pada ku.?" Tanya Putri. Dian bingung mau menjawab. Begitu juga Johan bungkam.


" Kita tunggu Lutfi dulu ya nak. mungkin ada informasi yang bagus." Jawab Dian berusaha tersenyum.


Terdengar suara pintu di buka dari luar. ketiganya menoleh kearah pintu. Dian dan Johan menarik nafas dalam-dalam. Mereka berdua memberi tempat untuk Lutfi.


" Sayang.. kamu sudah sadar.. bagaimana rasanya sekarang.?" Tanya Lutfi, ia mencium kening istrinya lembut.


" Apa yang sebenarnya terjadi kak.?" Tanya Putri penasaran.


Lutfi membelai rambut istrinya yang hitam.


"Kata dokter kamu istirahat total dulu di sini untuk beberapa hari. Agar calon bayi kita tenang di dalam. karena ia sangat rentan dengan pergerakan yang berat.Kondisinya lemah sayang. jadi kamu harus sabar istirahat di sini ya. agar dia kuat di dalam." Bujuk Lutfi mencium perut istrinya yang sudah mulai berisi.


" Kak.maaf. jika aku bandel." Ucap Putri lirih.


Putri ingat tadi pagi. ia berusaha mengangkat sebuah pot bunga. karena beberapa hari ini. ia sedang asyik menanam bunga di taman. Namun siapa sangka. kegiatanbya malah berdampak pada kehamilannya.


" Nggak perlu minta maaf sayang. kita doakan moga ia rezeki kita ya.makanya kamu harus nurut ya." Ucap Lutfi berharap.


Putri menganggukkan kepalanya. ada air mata yang menetes di pipinya. dengan cepat Lutfi menghapusnya.

__ADS_1


"I love you. and i will always love you. ( ."saya suka kamu. dan saya akan selalu mencintai mu .") Bisiknya. saat ia menghapus air mata istrinya.


Putri tersenyum. ia menggengg tangan suaminya dan butuh kekuatan, Lutfi membalasnya dan mencium tangan istrinya.


__ADS_2