Putri Yang Tersakiti

Putri Yang Tersakiti
Masa Lalu Lutfi


__ADS_3

Sampai di rumah Sonya, suasana kembali heboh. karena semuanya jadi ngumpul di rumah Sonya, penasaran melihat rumah baru Putri yang sedang di renovasi. Mereka antusias dengan rumah baru mereka. Dan tak sabar mau pindah Minggu depan. Sudah ada perabot juga yang datang. hingga suasana seperti baru lagi.


Setelah selesai melihat-lihat rumah baru, semuanya pindah ke rumah Sonya yang tentu saja Sonya senang, jarang-jarang mereka ngumpul kalau nggak ada acara. Anak-anak heboh di kamar.


Laki-laki ngumpul di kamar Galuh main PS, begitu juga anak perempuan ngumpul juga bersama di kamar Hani.


Putri dan bundanya menemaninya Sonya masak cemilan. karena kebiasaan bunda kalau ada anak dan cucunya datang, ia selalu buat cemilan untuk di santap bersama saat santai menemani minuman.


Sedangkan Lutfi duduk di taman belakang. yang juga terlihat dari rumah sebelah. Rencananya mereka akan membuka pagar tersebut, jadi kalau mau ke sebelah. bisa lewat belakang dan tidak perlu lagi melewati pagar depan.


"Gimana bro. kondisi kakinya, apa masih sakit.?" Tanya Aryo saat mereka duduk santai bersama di taman balekambang.


"Alhamdulillah sudah membaik lagi. moga tidak ada lagi insiden dengan kaki ku ini." Jawab Lutfi apa adanya.


Putri datang membawakan minuman buat mereka berdua. mendengarkan ucapan suaminya. Putri pun duduk dan menatap ke duanya bergantian. membuat keduanya bingung melihat tatapan Putri pada mereka.


"Ada apa sayang.. kok lihat curiga gitu.?" Tanya Lutfi heran.


"Apa ada yang kalian berdua sembunyikan.? Kenapa ada insiden lagi, apa ada insiden sebelumnya tentang kaki ini.?" Tanya Putri memegang kaki Lutfi.


Aryo yang baru menyadari, pamit mau ke kamar kecil. sebelum ia juga ikut di salahkan oleh putri. Lutfi yang melihat Aryo pergi jadi salah tingkah menghadapi amukan istrinya.


"Oh. nggak.. dulu sih waktu kuliah, pernah jatuh juga saat kita mendaki. Namun tidak separah ini." Jawab Lutfi menghindari tatapan istrinya.


Putri menatap curiga pada suaminya dan ia merasa ada yang di sembunyikan." Apakah itu rahasia sehingga istri sendiri tidak boleh tahu. ?" Tanya Putri mengintimidasi suaminya.

__ADS_1


Lutfi mengambil minuman yang baru saja di letakkan istrinya. dia bingung harus dimulai dari mana, ia tidak tahu apakah ini baik di ceritakan. sedangkan peristiwa itu tidak terduga dan bukan kehendaknya.


Lutfi masih terdiam membuat Putri makin menatapnya. Lutfi memegang tangan istrinya lembut dan menciumnya.


"Sudah ya. itu hanya insiden yang tak sengaja, dan lagian masa lalu yang tidak berharga. Kan mas sudah bilang dari dulu. mas tak pernah mencintai wanita mana pun. karena sudah jatuh cinta pada gadis kecil mas dulu." Jawab Lutfi tanpa ia sadari malah membuat Putri makin penasaran.


"Jadi, kaki mas dulu pernah sakit karena wanita.?" Tanya Putri membuat Lutfi mematung. ia baru sadar ceritanya malah membuka tabir lama. dan itu akan membuat Putri kecewa secara tidak langsung, walau itu hanya masa lalu.


"Sayang kamu ingat nggak dengan wanita yang bernama Sesi. yang mengacaukan di kafe mu dulu.?" Tanya Lutfi. Dia harus cerita, takut nanti jika ada yang lain yang bercerita dan malah membuat situasi makin tidak baik.


Putri hanya mengangguk, perasaan mulai tak enak. ada rasa sakit di dadanya. walau itu masa lalu. entah kenapa, padahal suaminya belum cerita tapi seolah ada peristiwa yang membuatnya akan terluka.


"Waktu kuliah. sesi dari dulu selalu menggangguku, dia ingin sekali mendekati ku. walau aku berusaha menghindarinya. suatu kita ada acara mendaki, mas berjalan dengan Aryo dan membawa tongkat masing-masing. kamu asyik bercerita tanpa memperhatikan orang yang ada sekitar kami.


Kita sampai tertawa bercerita ke sana kemari. untuk menghilangkan rasa capek." Lutfi menghentikan ceritanya dan minum. rasanya kerongkongannya sangat kering


"Apa ada yang aneh.?" Tanah Putri mengangetkan suaminya.


"Eh nggak sih. karena tidak fokus pada yang lain. ada sebuah tangan menarik mas dari belakang, mas yang tidak siap. akhirnya terjatuh berguling-guling berdua dengan seseorang yang mas tidak tahu siapa. Kita saling berusaha berpelukkan. takut jatuh ke jurang dan akhirnya mas dapat memegang akar pohon yang menjuntai dan kami tidak jati jatuh. Mas baru menyadari siapa orang yang ada di pelukan mas. setelah kita dapat berpegangan pada akar pohon. dan mas tidak bisa berbuat apa-apa sebelum ada orang yang bisa menyelamatkan kami. Aryo segera memberikan tali yang cukup panjang. Mas meminta dia memeluk mas, agar mas fokus menarik tali. Mas tidak sedikitpun berniat apa-apa selain untuk menyelamatkan diri. hingga pas akhir kita hampir sampai, mas berusaha membawanya ke atas. mas hentakkan kaki ini yang malah membuat terjulur. untung Aryo dengan sigap menarik hingga mas tidak kembali jatuh." Cerita Lutfi agak sesak.


Ia melihat wajah istrinya yang berubah."Jadi wanita itu Sesi. wanita yang mengaku mas kekasihnya.?" Tanya Putri menyelidik.


Aryo datang dan menenangkan." Benar Put Sesi wanita yang ambisius. dia tergila-gila pada suami mu dan berusaha menarik perhatian suaminya dengan berbagai cara.. Namun Lutfi tak sedikitpun membuka hati pada Sesi. hatinya mentok pada mu." Ucap Aryo menjelaskan.


"Apakah bisa di percaya. kenapa wanita itu masih mengejar mas. kalau mas tidak memberinya harapan.?" Cecar Putri. Lutfi terdiam, ia menunduk.

__ADS_1


Dulu ia tidak pernah memberikan harapan pada Sesi. namun ia orangnya tidak tega an, Setiap Sesi mendekatinya, Lutfi selalu menghindar dengan berbagai cara. namun saat Sesi memberikan sesuatu ia tak berani menolak, karena dalam pikirannya tidak baik menolak rezeki. mungkin itu harapan bagi Sesi. padahal tak sedikitpun ia bermaksud demikian.


"Iya kan mas. apa mas pernah memberinya harapan.? kalau tidak mana mau dia mengejar mas sampai segitunya.?" Curiga Putri.


Lutfi menarik nafas dalam. ia mencoba menjelaskan." Bukan sayang. dan mas tak pernah berniat memberinya harapan. mas hanya tak tega menolak pemberiannya, saat ia menawarkan makanan walau tidak mas makan dan berikan pada yang lain. Ya kan Aryo.?" Tanya Lutfi pada Aryo dan di anggukan kakak iparnya.


"Ya put. dan mas pernah sih bilang kalau Lutfi tidak perlu lagi menerimanya. walau tidak di makan. namun itu jadi bumerang nantinya. buktinya ia kan, ia bisa bertemu kembali. padahal dia kabarnya menikah dengan pengusaha di Malaysia." Jawab Aryo dan juga disesali Lutfi.


"Maaf.! jika mas telah membuat mu sedih dan sakit hati, mas tidak pernah mencintai wanita manapun selain kamu sayang. jangan marah ya sayang. itu hanya masa lalu." Mohon Lutfi memegang tangan istrinya dan menciumnya.


Putri menatap suaminya sendu, walau itu masa lalu. sepertinya berdampak pada saat sekarang. buktinya ia nekat di kafe dulu.


Melihat tatapan istrinya yang kecewa, Lutfi memeluk istrinya." Maaf. jika masa lalu mas membuat mu kecewa. maaf jika mas tidak cerita sebelumnya. maaf jika mas belum bisa jadi suami yang baik." Bisik Lutfi pada istrinya.


walau Aryo mengetahui permasalahannya. Ia tak ingin masalahnya yang pribadi tidak mau Aryo tahu. dan dia mencium kedua pipi istrinya.


"Maaf ya sayang.. mulai sekarang mas akan cerita apa saja pada mu." ucap Lutfi sedangkan Putri hanya diam.


Ada luka di hatinya. ada kecewa yang merajut hatinya. Namun ia tak bisa pungkiri,ia sendiri juga punya masa lalu dengan Arjuna


hingga menikahi kakaknya.


Hidup itu memang penuh teka teki. dan selalu ada peristiwa yang tidak bisa kita duga atau prediksi.


Itulah Hidup, semuanya rahasia Allah sang pencipta. Kita hanya bisa menjalani, berusaha dan berdoa.serta berikhtiar.

__ADS_1


Kemana jalan yang akan kita tempuh, maka harus kita pikirkan dulu sebab akibatnya. apakah jalan yang akan kita tempuh ada resikonya dan seberapa besar, apakah kita sanggup. jadi semua tantangan itulah yang akan di tempuh. apakah kita lulus atau selamat lada tujuan.


__ADS_2