Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
109. Adelia menghilang


__ADS_3

Di kediaman kepala sekolah, peti jenazah milik selir Anania telah dibuka, lalu sang pendeta yang berasal dari kuil langsung memperhatikan keadaan perempuan itu.


Dia memeriksa beberapa bagian tubuhnya hingga akhirnya pria itu mundur dan berkata, "tutup petinya sekarang!!!"


Maka beberapa pengawal Desmon langsung menutup petinya dan sang pendeta kemudian dengan cepat mengambil botol dari dalam sakunya lalu menghabiskan air di dalam botol itu.


Desmond langsung mengerutkan keningnya melihat pendeta itu, karena meskipun dia adalah pria yang sangat hebat dalam bertarung namun dia sama sekali tidak memiliki kemampuan dalam mengenali racun.


"Ada apa?" Tanya Desmon ketika sang pendeta selesai menghabiskan minumannya, lalu pria terduduk di kursi sembari menatap Desmon dengan wajah yang prihatin.


"Selir Anania masih hidup, tetapi kita tidak bisa menyentuhnya karena dia dikuasai oleh racun yang sangat mematikan dan terlebih dia ditidurkan menggunakan mantra, dan sepertinya orang yang menidurkannya berniat untuk melakukan sesuatu padanya di kemudian hari." Ucap Pendeta itu langsung mengejutkan Desmond.


Dia langsung menatap ibunya yang terbaring di dalam kaca dan dia merasa cukup senang karena ternyata ibunya masih hidup, tetapi dia begitu sedih membayangkan ibunya yang dikuasai oleh racun mematikan hingga siapapun yang menyentuhnya mungkin akan mati jika tidak segera meminum obat penawar.


Lebih dari itu, tubuh ibunya dipasangi mantra, yang artinya bahwa ibunya hanya ditidurkan untuk sesaat dan kemudian beberapa waktu akan kembali dibangunkan entah dengan cara bagaimana dan apa tujuannya.

__ADS_1


"Lalu apa yang harus kita lakukan?" Tanya Desmond pada pendeta.


Sang pendeta menghela nafas, "Ada cara untuk melakukannya tetapi sekarang aku tidak bisa melakukannya karena saat ini tubuhku masih dipenuhi racun, jadi aku harus kembali ke kuil dan menenangkan diriku lagi sebelum kembali lagi memeriksanya.


"Tetapi itu membutuhkan waktu selama 3 bulan semua beracun ini terlalu kuat. Aku juga tidak bisa lagi berjalan sekarang karena kakiku mungkin akan lumpuh sampai 1 bulan ke depan." Ucap Pendeta itu sangat mengejutkan Desmond karena dia tak percaya bahwa efek dari racun yang diberikan pada ibunya Ternyata begitu ganas.


Namun dia tetap mengikuti saran dari sang pendeta, lalu dia segera menyuruh beberapa bawahannya untuk mengantar pendeta itu ke kuil, sementara dia menyuruh seluruh pasukan untuk berjaga di tempat itu agar Ibunya tetap aman.


'Mungkin saja Adelia mengetahui sesuatu tentang ini, karena dia adalah perempuan yang tak terduga.' ucap Desmond segera pergi dari kediamannya untuk menemui Adelia.


Yang terjadi malah kehebohan karena itu pertama kalinya para murid melihat kepala sekolah berjalan-jalan di sekolah.


Dan tak terkecuali Karina yang juga ada di sana untuk berlatih meditasi, Dia sangat senang melihat kedatangan kepala sekolah karena berpikir pria itu datang untuk melihatnya.


'Apakah sekarang waktu yang tepat untukku menemui kepala sekolah?' ucap Karina dalam hati dengan jantung yang berdagup-degup kencang karena dia benar-benar ingin menyapa kepala sekolah secara pribadi.

__ADS_1


Namun, baru saja perempuan itu akan melangkahkan kakinya mendekati kepala sekolah, maka kepala sekolah sudah pergi meninggalkan tempat itu dan seolah-olah tidak memperdulikannya.


"Hm, dia pasti tidak ingin membuat semua orang curiga bahwa dia datang kemari melihatmu." Tiba-tiba suara Ozon yang menghampirinya langsung membuat Karina menghela nafas dengan panjang.


"Hah,, kalau begitu seharusnya dia mengirim pesan padaku agar kami bertemu di tempat sepi. Tapi ini sangat menyenangkan, dia datang kemari untuk melihatku beberapa saat dan aku tidak mengerti mengapa dia menyukaiku,, tetapi aku merasa bahagia." Ucap Karina dengan wajah yang merona kemudian kembali ke tempatnya untuk melakukan meditasi dengan tenang.


Sementara Desmon yang meninggalkan aula, meditasi, pria itu merasa sangat heran Karena setelah dia berjalan-jalan di seluruh tempat di sekolah itu, dia tidak menemukan Adelia, seolah perempuan itu telah menghilang.


'Apakah dia pergi keluar sekolah untuk melakukan sesuatu?' ucap Desmond dalam hati yang kemudian merasa bahwa dia tidak perlu mencari perempuan itu dan kembali ke kediamannya.


Namun begitu, dia tetap menyuruh seseorang untuk mencari Adelia agar memastikan bahwa perempuan itu baik-baik saja di luar sekolah.


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.

__ADS_1


__ADS_2