
"Kalian semua, ini merupakan perintah dari Raja bahwa siapapun yang berusaha untuk keluar dari ibukota maka dia akan dibunuh di tempat!!!" Teriak salah seorang yang mana kemudian anggota-anggotanya membangun sebuah tempat eksekusi di dekat gerbang.
Semua orang yang melihat alat eksekusi itu dan mendengarkan ucapan dari sang pria yang berbicara langsung terdiam di tempat mereka dan mereka hanya bisa meratapi nasib bahwa keluarga mereka yang ada di luar tidak akan bisa untuk diselamatkan.
Adelia yang melihat itu tidak mengatakan apapun, dia hanya pergi ke tempat penjagaan yang paling longgar lalu dia kemudian keluar dari ibukota dan kembali menghampiri tempat keramaian di mana semua orang-orang sedang berkumpul dan mereka semua sedang duduk dengan lesu.
💥💥💥
Bartonius yang melihat kedatangan Adelia langsung menghampiri perempuan itu, "bagaimana?" Tanya bartonius yang penasaran Apakah perempuan itu berhasil masuk ke dalam ibukota ataukah dia tidak berhasil melakukannya.
"Semuanya sama seperti yang kau katakan, dan sekarang Aku mendapatkan ini," ucap Adelia memperlihatkan api merah yang bisa ia bentuk di telapak tangannya hingga membuat batonius sangat terkejut dan begitu terkagum-kagum melihat api merah itu.
__ADS_1
"Wah,,, ini api merah pertama yang kulihat dibuat oleh orang lain selain Raja terdahulu. Dulu waktu aku kecil aku selalu merengek pada ayahku agar di bawah ketika dia menghadap Raja, hanya untuk melihat api merah yang selalu diletakkan di tungku dalam ruangan. Dulu Aku sangat ingin menyentuhnya Tetapi entah kenapa Raja melarang siapapun untuk menyentuh api merah itu sehingga aku tidak bisa melakukannya." Ucap Bartonius yang sebenarnya masih sangat penasaran dengan alasan raja tidak memperbolehkan siapapun menyentuh api merah yang menurut gosip konon katanya bisa memberikan kekuatan.
Adelia yang mendengarkan ucapan baratonius kemudian berkata, "mungkin ayahku tidak ingin api merah ini menelan korban. Karena bagaimanapu, setiap orang yang menyentuh api merah ini dengan niat buruk maka mereka akan terbakar oleh api merah ini dan hanya dalam beberapa detik semua tubuhnya akan berubah menjadi abu. Tetapi orang-orang yang menyentuh api merah ini dengan hati yang tulus dan niat yang sangat baik maka mereka akan mendapatkan manfaat baik dari api merah ini."
Ucapan Adelia benar-benar membuat kagum bartonius, lalu dia kemudian menatap Adelia dengan mata berbinar-binar sambil berkata, "Kalau begitu, bolehkah aku menyentuhnya?"
Adelia menganggukkan kepalanya, "asal kau berniat baik dan tidak akan membuat api ini mala menyakitimu," ucap Adelia langsung diangguki oleh bartonius.
"Bagaimana?" Tanya Adelia.
"Benar-benar menakjubkan, ini benar-benar menakjubkan!!!" Ucap Bartonius yang merasa benar-benar takjub dengan apa yang ia lihat dan rasakan.
__ADS_1
Adelia yang mendengar kan itu kemudian memperbesar api merah di tangannya, "menurut buku yang kudapatkan dari perpustakaan bahwa api merah ini bisa melindungi kita dari iblis jadi aku akan membuat api merah ini melindungi semua orang-orang yang ada di sini," ucap Adelia langsung dijawab anggukan oleh bartonius.
Adelia yang melihat kesetujuan pria itu kemudian berkata, "tetapi api ini tidak boleh sembarang disentuh apalagi jika ada yang berniat jahat dan hanya meremehkan api merah ini, maka dia pasti akan terbakar dan habis menjadi debu hanya dalam hitungan detik. Perlu pemahaman terhadap semua orang yang ada di sini supaya mereka tidak menyentuh api merah ini."
Bertonius yang mendengarkan itu sangat setuju dengan ucapan Adelia, karena tentunya mereka hanya ingin membuat api merah itu untuk melindungi semua orang dan jangan sampai ada yang malah terluka ataupun meninggal karena api merah yang mereka gunakan untuk melindungi orang-orang yang ada di sana.
"Kalau begitu, aku akan berbicara pada para pejabat supaya mereka menentukan orang-orang yang bisa menjaga api yang kita letakkan di dalam tungku-tungku untuk menjaga tempat ini supaya tidak dimasuki oleh iblis." Ucap Bartonius diangguki oleh Adelia lalu Adelia kemudian membiarkan pria itu pergi berbicara dengan para pejabat yang sedang berkumpul di sebuah tenda yang telah dibuat.
Sementara Adelia, perempuan itu kembali masuk ke dalam ibukota dan dia berniat untuk pergi ke perpustakaan menemui selir ananiah supaya dia mendapatkan beberapa informasi dari perempuan itu Jika ada hal yang ditemukan oleh selir ananiah saat membaca buku dalam perpustakaan.
@info
__ADS_1
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️