Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
237


__ADS_3

Adelia yang keluar dari istana raja kemudian melangkahkan kakinya dengan perasaan yang amat kesal setelah mengetahui bahwa Raja tidak berniat untuk melindungi semua orang dan hanya ingin melindungi orang-orang yang ada di dalam ibukota.


Jadi perempuan itu berniat untuk keluar dari ibukota dan mencari cara lain melindungi orang-orang yang ada di luar ibukota ketika di tengah perjalanannya dia dihampiri oleh salah seorang pria yang tadinya dilihat Adelia juga berada di dalam ruangan tempat ia berbicara dengan raja.


"Bisakah kita berbicara sebentar?" Tanya pria itu dengan tatapan yang mengamati sekeliling mereka seolah-olah pria itu takut ketahuan telah berbicara dengan Adelia.


Adelia memperhatikan pria di depannya pria muda yang tampak berusia 20-an tahun dan terlihat merupakan seorang pria yang memiliki kepintaran.


Maka Adelia merasa bahwa dia perlu mendengarkan ucapan pria itu hingga dia menganggukkan kepalanya lalu mengikuti pria itu ke dalam sebuah bangunan yang ada di istana.


Bangunan itu kosong dan hanya ada mereka berdua di dalam, lalu kemudian Adelia duduk di salah satu kursi dan melihat buku-buku yang terdapat di dalam perpustakaan itu.

__ADS_1


"Apa yang ingin kau bicarakan?" Tanya Adelia tanpa memandang pria yang ada di depannya karena dia sibuk memperhatikan tempat itu, sebab dia berpikir bahwa mungkin saja dia akan menemukan sesuatu diantara tumpukan-tumpukan buku yang dipajang di tempat itu.


Sementara pria yang bersama Adelia kemudian berkata, "aku melihat bahwa kau sepertinya tidak setuju dengan cara raja yang hanya akan melindungi warga ibukotanya saja, jadi aku merasa kita bisa bekerja sama untuk melakukan sesuatu supaya orang-orang yang ada di luar ibukota bisa tetap aman dari serangan iblis."


Ucapan pria di depannya langsung membuat Adelia menatap pria itu dan sedikit mengerutkan keningnya Dia kemudian berkata, "kau mau membantuku melakukan sesuatu?"


Sang pria menganggukkan kepalanya, "Tentu saja aku akan membantumu, karena sudah dari dulu aku juga tidak setuju dengan apapun yang dilakukan oleh raja, karena melakukan apapun yang ia inginkan tanpa memperdulikan rakyat dan juga para pejabat-pejabat. Kekuasaannya condong pada hanya satu sisi saja yaitu untuk meningkatkan kekuasaannya dan membuat semua orang terus bertekuk lutut padanya." Ucap pria di depan Adelia kemudian membuat Adelia berpikir beberapa saat.


"Baiklah, lalu katakan padaku apa saja yang kau ketahui tentang raja?" Ucap Adelia yang merasa bahwa dia perlu melihat Apakah pria di depannya benar-benar bersungguh-sungguh untuk membantunya atau pria itu hanya seorang pria yang diutus oleh raja untuk menjebaknya.


Maka sang pria yang ada di depan Adelia kemudian berkata, "Aku adalah putra dari sepupu pertama Raja terdahulu. Raja terdahulu hanya memiliki satu orang Putra saja. Tetapi dia kemudian dibunuh dan anaknya yang belum lahir pun dibunuh oleh seseorang yang sepertinya bekerja sama dengan raja saat ini.

__ADS_1


"Raja saat ini tidak memiliki kekuatan seperti yang diturunkan oleh Dewi matahari terhadap semua pewaris tahta. Itu sebabnya, selalu ada tabib yang berjaga disampingnya, karena biasanya ada banyak orang yang datang mencobainya dengan menaruh racun di makanannya hingga perlu tabib untuk selalu berjaga-jaga dan melihat segala sesuatu yang ia makan dan semua orang yang bersentuhan dengannya.


"Tetapi karena saat ini sudah tidak ada lagi calon pewaris tahta untuk kerajaan ini karena semuanya telah dimusnahkan oleh seseorang di belasan tahun yang lalu, maka akan terjadi kekacauan di benua Padang barat karena semua orang pasti akan memperebutkan tahta ketika rahasia Raja saat ini terbongkar.


"Sayang sekali, tidak ada satupun pejabat yang berani mengatakan hal itu pada siapa pun, karena mereka semua telah diancam oleh raja akan dipecat dan semua keluarga mereka akan dibunuh jika mereka membuka mulut." Ucap pria di depan Adelia benar-benar membuat Adelia mengerutkan keningnya menatap pria itu.


"Kalau begitu, Kenapa kau mengatakan rahasia sebesar itu padaku?" Tanya Adelia.


"Di saat ini, tidak ada lagi yang bisa kulakukan selain mencari sekutu untuk membantuku menyelamatkan rakyat-rakyat benua Padang barat supaya mereka tetap aman dari serangan iblis yang berasal dari benua Padang Selatan. Dan aku melihat kau adalah orang yang tepat, karena kau terlihat seperti bisa melawan Raja meski Kau berasal dari benua Padang Selatan, tetapi aku bisa membantumu untuk melakukan apapun supaya kita bisa menyelamatkan semua rakyat." Ucap sang pria kemudian membuat Adelia menganggukkan kepalanya.


@info

__ADS_1


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2