Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
158.


__ADS_3

"Dari mana kau mendapat luka itu?" Tanya Karina dengan nada suara yang biasa-biasa saja karena dia hanya penasaran Bagaimana bisa Adelia terluka.


Meski luka di tangan Adelia cukup kecil, tetapi tetap saja itu adalah sebuah luka yang dirasakan Karina begitu aneh jika Adelia sampai dilukai oleh sesuatu. Padahal, Adelia selalu berhati-hati dalam bertindak, Jadi tidak mungkin sampai terluka seperti itu.


🏜️🏜️🏜️


"Aku tanpa sengaja tergores." Jawab Adelia.


"Apa?!" Karina sangat terkejut, "kau tidak sengaja tergores? Memangnya Apa yang kau lakukan hingga bisa tergores seperti itu?" Tanya Karina yang begitu penasaran.


"Hm,, ya, aku memegang pisau lalu tergores. Tapi itu tidak terlalu penting,, sekarang Ayo kita makan malam lalu tidur." Ucap Adelia langsung diangguki oleh Karina, tetapi mereka belum keluar dari asrama untuk pergi makan malam ketika pelayan dari kediaman basman tiba-tiba menghampiri mereka.


"Bisakah Nona mengikuti saya?" Langsung membuat Adelia menatap Karina.


"Kau makan malam lah duluan, tidak perlu menungguku." Ucap Adelia Lalu dia pergi bersama sang pelayan dengan Karina yang berdiri memandangi kepergian perempuan itu.


'Memangnya siapa yang menjadi teman Adelia hingga Adelia terlalu sering dipanggil?' ucap Karina dalam hati yang begitu penasaran, jadi dia kemudian berniat untuk mengikuti Adelia untuk meredakan rasa penasarannya terhadap perempuan itu.

__ADS_1


Tetapi, dia belum setengah jalan mengikuti Adelia ketika Ozon tiba-tiba saja datang menghampirinya dan menahannya.


"Minggirlah, aku harus mengikuti Adelia untuk mengetahui kemana dia selalu dipanggil oleh pelayan!" Ucap Karina mendorong Ozon dari depannya untuk mengikuti Adelia ketika dia melihat Adelia dan pelayan yang bersamanya sudah menghilang.


Karina berusaha mencari keduanya di sekitar tempat itu, namun tidak menemukannya hingga membuat Karina menjadi marah dan menatap Ozon dengan kesal.


"Gara-gara kau! Aku gagal mengikuti mereka!!!" Kesel Karina langsung membuat Ozon mengangkat bahunya.


"Mana ku tahu kalau kau sedang mengikuti seseorang? Tapi, kenapa kau mengikuti Adelia? Apakah kau curiga akan sesuatu?" Tanya ozon.


"Ahh,, lalu menurutmu siapa orang kaya itu?" Tanya Ozon yang kini juga sangat penasaran.


Karina melangkahkan kakinya menuju kantin sambil berkata, "entahlah, tapi di tempat kita menyelamatkan anak-anak aku sempat melihat kepala sekolah berada di sana. Apakah menurutmu orang kaya itu adalah kepala sekolah atau mungkin kerabat kepala sekolah?"


"Kepala sekolah?" Tanya Ozon dengan raut wajah tak percayanya.


Karena bagaimanapun, mereka mengetahui bahwa kepala sekolah bukan orang yang suka bersosialisasi. Bahkan dia yang memiliki sekolah petarung kota Padang Selatan pun tak pernah muncul di sekolah, kecuali tiga kali berturut-turut yang sudah terjadi saat ujian.

__ADS_1


"Hm,,, menurut rumor kepala sekolah tidak pernah mengambil bagian dalam masalah yang terjadi di sekolah petarung kota Padang Selatan, dia selalu menyerahkannya pada wakil kepala sekolah dan para guru besar. Tetapi, semenjak kita masuk ke sekolah, kepala sekolah terus melakukannya dan kepala sekolah juga terlihat memperhatikan kita meskipun itu tidak bisa tertebak dia memperhatikan aku atau Adelia, tetapi ini sangat aneh. Kebetulan yang terjadi benar-benar membuatku curiga bahwa Adelia memiliki hubungan dengan kepala sekolah." Ucap Karina menjelaskan.


Ozon yang bersama dengan perempuan itu menganggukkan kepalanya, "benar, tapi karena sekarang kepala sekolah sedang pergi untuk melaksanakan urusan pribadinya dan tidak kembali, tapi Adelia masih dipanggil kekediamannya, itu berarti bahwa mungkin saja ada kerabat kepala sekolah yang lain yang berhubungan dengan Adelia. Tetapi mungkin saja kerabat itu meminta kepada sekolah untuk memperhatikan Adelia di sekolah." Ucap Ozon menebak.


"Ahh,, iya, semoga saja tebakanmu itu benar, karena aku akan sangat patah hati kalau seandainya selama ini kepada sekolah sebenarnya memperhatikan Adelia dan bukannya melihat ke arahku." Ucap Karina sambil tersenyum melangkah dengan cepat ke arah kantin.


Ozon yang berjalan di belakang perempuan itu tampak berpikir-pikir, dan dalam hatinya dia merasa cemas kalau sampai kedua gadis itu akhirnya bertengkar kalau saja sebenarnya Adelia memiliki hubungan dengan kepala sekolah.


'Tapi kalau Adelia memiliki hubungan dengan kepala sekolah, maka dia pasti akan mengatakannya karena beberapa kali Karina terus berterus terang tentang dia yang menyukai kepala sekolah. Tapi kalau dipikir-pikir juga, Adelia adalah orang yang selalu menyimpan pemikirannya dalam hati, dia tak pernah 100% terbuka pada orang lain. Jadi mungkin saja dia sengaja menyembunyikannya.' ucap Ozon dalam hati yang kini merasa khawatir akan hubungan kedua orang itu jika suatu saat benar-benar terjadi bahwa Adelia dan kepala sekolah memiliki hubungan.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_1


__ADS_2