
Setelah meninggalkan keenam murid tingkat 10 yang telah diberi pelajaran oleh Adelia, maka Adelia langsung kembali ke pohon tempat ular Putih dan kedua temannya berada.
Begitu dia tiba di pohon itu, didapatinya beberapa murid tingkat 9 sedang berjalan mendekati pohon itu.
'Gawat,' ucap Adelia dalam hati yang merasa cemas jika para murid tingkat 9 itu mengganggu ular putih pemilik pohon tersebut.
Dia berlari cepat untuk mencegah para murid itu mendekati pohon, Tetapi dia sudah terlambat karena ular putih sudah keluar langsung mengejutkan Ketiga murid tingkat ke-9 itu.
Karena ketakutan dan terkejut melihat ular putih yang mendekati mereka dengan cepat, maka secara refleks ketika murid tingkat 9 itu mengeluarkan kekuatan dalam mereka hingga membuat sang ular menyadari bahwa Ketiga makhluk hidup di depannya itu hendak berniat jahat terhadapnya.
Jadi ular putih itu mempercepat rayapannya ke arah murid tingkat 9 itu langsung membuat murid tingkat 9 itu melepaskan kekuatan mereka ke arah ular.
Tetapi, ular itu juga mengeluarkan kekuatannya hingga dengan cepat membuat Ketiga murid tingkat 9 itu terlempar jauh dan terpental keras ke tanah hingga membuat mereka terbatuk-batuk memuntahkan darah berwarna hitam.
Adelia yang melihat itu hanya bisa terdiam di tempatnya saat ular putih itu semakin mendekat ke-3 orang itu, lalu dengan cepat Ketiga murid itu mengeluarkan kembang api mereka dan meletuskannya ke udara.
__ADS_1
Maka tiga orang guru besar datang langsung menyelamatkan mereka dan mereka semua juga sangat terkejut melihat ular putih yang semakin mendekat ke arah tiga murid itu.
Untungnya para guru besar itu langsung menghilang sebelum ular itu sempat mengeluarkan kekuatan terakhir untuk membunuh ketiga orang itu.
"Untunglah mereka selamat, tapi,,," Adelia langsung menelan air liurnya kala ia melihat ular putih itu berjalan cepat ke arah pohon.
Tentu saja ular putih itu akan menyadari bahwa Ketiga murid tingkat 9 itu berasal dari tempat yang sama dengan Ozon dan Karina yang sedang bermeditasi di pohon miliknya.
Maka Adelia dengan cepat mengejar ular putih itu hingga ular putih itu memasuki pohon dan ular putih itu menyadari kehadirannya.
'Ular putih ini pasti berpikir bahwa kami datang kemari untuk memancing murid-murid yang lain datang kemari agar bisa membunuh ular putih ini dan menghancurkan sarang serta telur-telurnya yang belum menetas.' ucap Adelia dalam hati yang merasa cemas bahwa mereka juga harus menyalahkan kembang api mereka jika sampai ular putih itu tidak mau mendengarkan ucapannya.
Ozon dan Karina yang baru saja selesai bermeditasi dan mendengar ucapan Adelia langsung membuka mata mereka dan melihat ke bawah.
"Ada apa?" Tanya Karina yang sangat terkejut ketika dia melihat ular putih yang ada bersama Adelia tampak begitu marah pada Adelia.
__ADS_1
Ular putih itu mendekati Adelia dan mendekatkan wajahnya ke wajah Adelia.
Adelia bersikap tenang dan tidak bergerak sedikit pun, ia juga mengendalikan dirinya agar tidak gugup maupun tegang.
"Apa yang terjadi?" Kini, Ozon juga ikut bertanya setelah melihat Adelia tidak menjawab pertanyaan dari Karina, sedangkan mereka begitu takut melihat ular yang sedang berada di depan Adelia.
Adelia tidak mengatakan apapun, dia bahkan tidak repot-repot menoleh ke atas dan hanya diam di tempatnya menatap ular di depannya yang tampak begitu marah padanya.
Hal itu membuat Ozon menjadi sangat khawatir, jadi dia yang sudah selesai bermeditasi dan merasakan kekuatannya naik dua tingkat kini turun dari pohon dan dia bergerak ke bawah untuk melihat lebih jelas apa yang terjadi.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....
__ADS_1