
Adelia bersama kedua temannya yang memasuki labirin langsung muncul di sebuah hutan dekat danau.
"Wahh!!! Bunga itu sangat indah!!" Teriak Karina langsung berlari ke arah taman Bunga yang berada di dekat danau.
Ozon yang melihat itu merasa sangat cemas karena dia takut jika saja di tempat itu ada seekor hewan buas yang tiba-tiba muncul.
Apalagi, mereka baru pertama kali datang ke tempat itu, jadi belum terbiasa dan mengenal tempat itu.
Hewan-hewan asing yang terkejut dengan kedatangan mereka yang tiba-tiba pun pasti akan merasa terganggu dan terancam, hingga bisa saja langsung menyerang mereka.
"Jangan khawatir, aku memperhatikan langkahku!!" Teriak Karina langsung memetik beberapa bunga karena merasa sangat senang dengan bunga-bunga berwarna pink keputihan yang terlihat cantik di padang itu.
Mendengar itu, Ozon hanya bisa menghela nafas, lalu dia dan Adelia menyusul Karina yang sudah semakin jauh dengan tumpukan bunga sudah berada di pelukannya. .
"Aku akan membawa kembali bunga ini ke sekolah kita dan menanamnya di sana!!! Mungkin saja samping kamar kami bisa menjadi taman bunga yang cantik!!!" Seru Karina dengan hati perempuan itu berbunga-bunga karena merasa sangat senang.
Tetapi, tiba-tiba saja perempuan yang sedang berjalan mundur sembari melihat Adelia dan Ozon dikejutkan oleh munculnya sesosok ular dari balik pohon yang ada di belakang Karina.
Sssshhhh!!!!
Sssshhhh!!!!
__ADS_1
Karina langsung menghentikan langkahnya dengan mendengarkan suara aneh dari belakangnya.
"Jangan bergerak!!" Ucap Ozon kini menghentikan langkahnya sembari melihat ke arah ular yang ada di belakang Karina.
Sssshhhh!!!!
Sssshhhh!!!!
"A,, apa yang kalian lihat di belakangku?" Tanya Karina dengan tubuh gemetar, karena dari suara yang ia dengar dia bisa menebak bahwa itu adalah sebuah ular yang sangat besar dan mengerikan.
"Jangan khawatir, Pokoknya kau hanya tetap diam di tempatmu!!" Ucap Ozon meski pria itu juga kebingungan harus melakukan apa untuk menyelamatkan perempuan yang semakin didekati oleh ular.
Hal itu tentu saja mengejutkan Ozon dan juga Karina, karena dua orang itu sedang berada dalam keadaan yang sangat panik, tetapi salah satu orang diantara mereka malah tampak begitu tenang seolah tidak ada ancaman di sekitarnya.
"Adelia,, itu, Apa yang harus kita lakukan pada ular itu?" Tanya Ozon sembari menatap Adelia dengan sangat bingung karena sikap tenang perempuan itu.
Namun setelah Ozon selesai berbicara, Adelia langsung mengangkat tangannya dan mengarahkannya ke arah ular.
Ssssyuuuhhhh....!!!
Dua anak panah meluncur dari telapak tangan Adelia yang merupakan dua anak panah berwarna emas yang dibuat dari kekuatan dalam yang dikumpulkan oleh Adelia. .
__ADS_1
Karina yang melihat itu sangat terkejut dan dia pikir kedua anak panah itu akan menusuk matanya jadi dia mengunci tubuhnya dan menutup erat matanya.
Ssssyuuuhhhh....!!!
Ssssyuuuhhhh....!!!
Sak!!!
Sak!!!
Karina langsung merasakan seluruh tubuhnya melemas ketika dia mendengar anak panah itu menusuk sesuatu di belakangnya.
Lalu dengan cepat Ozon berlari ke arah Karina dan menyambar perempuan itu sebelum ular yang terkena anak panah di kedua matanya langsung memberontak secara sembarangan karena tidak bisa lagi melihat.
Ozon langsung mendudukkan Karina di tempat yang aman, lalu pria itu menata balik ke arah ular yang sudah meronta-rontak sembarang arah.
"Dasar ular sialan!!! Rasakan ini!!!" Teriak Ozan langsung berlari ke arah ular itu dan membuat sebuah pedang menggunakan kekuatan dalamnya lalu menyerang ular tersebut.
"Bodoh!" Ucap Adelia dalam hati langsung bergerak ke arah Ozon dan melemparkan sebuah jaring yang membuat Ozon terlempar ke samping.
"Apa yang terjadi?!!" Tanya Karina yang tidak mengerti dengan tindakan Adelia, tetapi setelah Ozon terlempar ke samping maka Adelia juga langsung meninggalkan ular itu.
__ADS_1