Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
49.


__ADS_3

"Ada apa?" Tanya Adelia sembari perempuan itu turun dari tempat tidur dan memperbaiki gaunnya yang kusut.


"Adelia!!!" Langsung teriak Karina karena merasa sangat senang melihat Adelia sudah bangun.


🐾🐾🐾


Mendengar suara Adelia, Karina langsung menoleh ke arah perempuan itu dan dia merasa sangat lega karena akhirnya ada orang yang akan membantunya untuk menghadapi perempuan pemarah yang ada di depan kamar mereka.


Perempuan itu berlari menghampiri Adelia sambil berkata, "Gawat!! Agatha si perempuan yang menyebalkan itu sudah berada di depan pintu kamar kita! Dia pasti datang untuk merebut kamar kita!!!"


Dengan tatapan acunya pada pintu yang terus digedor-gedor, Adelia kemudian berkata, "jangan takut, aku akan membuatnya tak mampu berkutik."


Karina yang mendengar ucapan Adelia merasa sangat bingung di tempatnya karena dia tidak menyangka bahwa Adelia akan dengan sangat santai berkata seperti itu.


Padahal, dia sudah menjelaskan pada perempuan itu bagaimana Agatha merupakan cucu wakil kepala sekolah di tempat itu.


Jadi tentulah Adelia harusnya tahu bahwa Agatha bukanlah murid baru biasa yang bisa dihadapi dengan cara biasa.


"Tapi, Bagaimana caranya? Dia datang bersama kakaknya yang merupakan senior tingkat 7. Ini akan buruk!!!" Ucap Karina yang sangat ketakutan.


Satu kali saja Kakak dari Agatha mengeluarkan jurus maka mereka berdua pasti akan hancur berkeping-keping sebab tingkat kekuatan mereka sangat jauh berbeda.


Tetapi Adelia tetap bersikap tenang lalu perempuan itu berjalan ke arah pintu untuk menemui orang yang sudah mengacaukan tidurnya.

__ADS_1


"Kau yakin mau meladeni mereka?" Tanya Karina yang sangat cemas.


Dia sangat cemas jika sampai terjadi sesuatu pada mereka, apalagi jika sampai mereka dikeluarkan dari sekolah yang baru mereka masuki.


Akan sangat memalukan bagi mereka karena belum satu hari berada di tempat itu dan sudah diusir dari tempat itu karena pengaruh kekuasaan dari perempuan yang mereka lawan.


"Tentu saja, Aku tidak pernah memberikan milikku pada orang lain." Ucap Adelia sembari membuka pintu membuat jantung Karina seolah meletup-letup tak karuan.


Peperangan akan terjadi dan sulit bagi mereka untuk menang.


Mereka hanya murid tingkat 1 yang berasal dari desa kecil dan tidak punya pengaruh apapun di sekolah petarung kota Padang Selatan.


Sementara lawan mereka adalah cucu wakil kepala sekolah dan juga memiliki seorang kakak yang sudah berada di tingkat 7.


Akhirnya pintu kamar terbuka dan suara gedoran sudah berhenti, namun mereka disambut oleh dua orang yang menatap mereka dengan tetapan paling tajamnya.


"Hei!! Dasar perempuan-perempuan tidak berguna!! Cepat tinggalkan tempat ini karena kamar ini akan menjadi kamarku!!!" Bentak Agatha sembari melototi Adelia yang tampak tenang di tempatnya.


Dia benar-benar kesal karena sudah dibiarkan berdiri di situ selama hampir 10 menit dan Bahkan dia harus menggedor-gedor pintu itu dengan keras agar dua orang itu keluar menemuinya.


"Kamarmu? Siapa yang mengatakan kalau ini kamarmu? Tidakkah kau melihat kunci ini? Kunci ini berada di tanganku yang artinya kamar ini adalah milikku!!!" Tegas adelia langsung membuat semua orang yang ada di sana melotot kan matanya.


Terutama Karina yang tidak percaya bahwa adelia akan berkata seperti itu di depan cucu wakil kepala sekolah.

__ADS_1


Dia pikir Adelia setidaknya akan menyelesaikan masalah itu secara baik-baik, tapi sekarang perempuan itu malah semakin memprovokasi dua orang yang ada di depan mereka.


Tikus pun tidak akan bisa lari dari masalah seperti ini!!!!!


"Apa katamu?!! Beraninya kau membantahku, apakah kau tidak tahu siapa aku dan siapa kakakku?!!" Teriak Agatha pada Adelia.


Seumur hidupnya, ini pertama kalinya dia melihat seseorang yang berani berteriak padanya bahkan bersikap sombong di depannya!!!


Adelia terkekeh, "Apakah aku harus mengenalmu? Bahkan anak raja sendiri pun,, aku tidak berniat untuk mengenalnya, apalagi kau yang bukan apa-apa. Jadi sekarang, cepat tinggalkan kamar ini sebelum aku memberimu pelajaran!!!" ancam Adelia benar-benar mengejutkan semua orang.


Seseorang ternyata berani meneriaki dan membentak serta mengancam cucu perempuan dari wakil kepala sekolah!!!


Oleh sebab itu, Salman yang berdiri di belakang Agatha langsung menatap Adelia dengan tajam dan berkata, "Apakah kau sungguh-sungguh dengan ucapanmu itu?"


Adelia tersenyum menghina, lalu dia hendak berbicara ketika Karina mendekatinya dan berbisik padanya, "dia adalah kakaknya Agatha, senior tingkat 7 yang aku bicarakan itu!" Bisik Karina dengan tubuh Perempuan itu agak gemetar karena ketakutan.


Bagaimanapun, jika Adelia benar-benar membuat kedua orang di depan mereka menjadi marah maka bukan hanya Adelia saja yang akan terkena imbasnya.


Tetapi dia yang adalah teman sekamar Adelia pasti juga akan ikut terkena imbasnya dan paling tidak mungkin dia akan dikeluarkan dari sekolah itu!!!


"Ah,, jadi maksudmu karena Agatha tidak mampu melawan aku sendirian, makanya dia datang membawa kakaknya? Dan juga, tidakkah laki-laki ini akan malu kalau dia datang untuk melawan seorang gadis?" Ucap Adelia sembari melemparkan tatapan menghinanya pada pria bernama Salman yang adalah senior mereka.


Ucapan Adelia langsung membuat semua orang yang berkeliling di tempat itu menonton perdebatan kini menganggukkan kepala mereka, karena sangat memalukan bagi seorang pria dari tingkat 7 jika datang untuk melawan seorang murid baru yang terutama adalah seorang perempuan.

__ADS_1


"Apa katamu?!! Beraninya kau bilang kalau aku takut padamu!!! Aku tidak pernah takut pada siapapun apalagi pada seekor tikus pencuri sepertimu!!!" Teriak Agatha yang begitu marah pada Adelia.


__ADS_2