
Setelah bertemu dengan Ozon dan menjelaskan semua situasi yang terjadi, maka Ozon pun sangat terkejut, jadi dia berhati-hati menatap sekelilingnya karena terlalu takut jika di sekelilingnya masih ada murid-murid lain yang sedang mencari mereka dengan niat yang buruk.
Setelah memastikan situasi aman maka mereka bertiga pun berjalan bersama-sama dan akhirnya menemukan sebuah tempat yang aman untuk bermeditasi.
"Itu,,, kalian yakin bermeditasi di atas pohon ini?" Ucap Karina menunjuk sebuah pohon besar yang sangat rindang hingga daun dan akarnya sampai menyentuh tanah.
Ozon mengangukkan kepalanya, "Hm,, pohon ini tidak akan disentuh oleh banyak orang karena--"
"Ahhh!!!" Karina sangat terkejut ketika dia melihat seekor ular putih keluar dari sana langsung membuat perempuan itu berlari ke belakang dan tersandung hingga terjatuh ke tanah.
Buk!!
"Ular lagi!!" Jerit Karina yang merasa begitu trauma akan ular, karena di ujian sebelumnya mereka juga pertama kali disambut oleh ular beracun, tetapi sekarang kembali lagi disambut oleh ular sebagai hewan pertama yang mereka temui dalam ujian.
Perempuan itu sangat terkejut ketika dia berbalik dan ular itu malah mendekatinya dan menggunakan kepalanya mengelus pelan kakinya.
Hal itu membuatnya sangat geli, hingga tanpa sadar dia mundur tergesa-gesa langsung membuat Adelia dan Ozon menghela nafas dengan kelakuan gadis itu.
__ADS_1
"Jangan bergerak dan jangan mengeluarkan kekuatanmu sedikitpun, dia hanya ingin berkenalan denganmu." Ucap Ozon langsung membuat Karina menatap pria itu dengan kebingungan.
"A,,,apa katamu?" Tanya Karina dengan dada yang bernafas sesak sembari melihat ular di depannya semakin mendekatinya lalu kembali menyentuh kakinya dan merayap semakin mendekatinya.
Karina berdada dalam situasi yang tegang sembari menatap ular di depannya yang tampak sangat putih dan juga sangat menggelikan melihat sisik-sisiknya yang besar.
"Itu adalah ular putih penunggu pohon ini, dia tidak akan pernah menyakiti siapapun kecuali orang itu lebih dulu menyakitinya. Ular yang melihatmu tanpa ketakutan seperti itu, maka akan semakin penasaran denganmu, jadi jaga sikapmu supaya dia tidak semakin menyukaimu." Ucap Adelia yang merasa cemas Jika ular itu terlalu menyukai Karina maka ular itu mungkin tidak akan mengizinkan mereka pergi dari tempat itu jika meditasi Karina dan Ozon sudah selesai.
Mendengar penjelasan Adelia, maka Karina menganggukkan kepalanya lalu dia berusaha untuk rileks.
Dan benar saja, ular itu hanya berputar mengelilinginya lalu kembali lagi ke arah Ozon dan Adelia.
"Ular memiliki penglihatan yang buruk, Tetapi mereka memiliki indra penciuman yang sangat kuat, itu sebabnya ular putih ini ingin mengenali kita dengan baik." Kata Ozon menjelaskan langsung membuat Karina mengangguk lalu dia merasa sangat lega karena ular itu benar-benar tidak seperti ingin menyakiti mereka.
Setelah agak lama di dekati oleh ular itu, maka ular itu kembali masuk ke dalam pohon yang kemudian Adelia mengikutinya dengan Karina dan Ozon pun mengikuti di belakang Adelia.
Saat mereka melewati daun pohon yang menjalar ke tanah maka Karina langsung dikejutkan oleh bagian dalam pohon yang ternyata di beberapa sisi telah terbentuk sebuah sarang yang masing-masing sarang berisi satu telur.
__ADS_1
"Naik ke atas puncaknya dan bermeditasilah di atas, jika ada orang lain yang datang kemari, maka ular ini akan melindungi kalian. Ingat untuk menghafal catatannya di luar kepala sebelum melakukan meditasi." Kata Adelia langsung diangguki oleh Ozon dan Karina.
Kedua orang itu lalu dengan hati-hati naik di atas puncak pohon dan sesekali melihat ke arah timur yang berada di ranting paling ujung.
Ular yang tadi Bersama dengan mereka sudah naik ke atas pohon dan sedang melilit salah satu ranting pohon sembari kepalanya berada di bagian ujung ranting yang mana Di situ terdapat sebuah telur.
Karina menghela nafas, lalu dia terus naik sampai mereka melewati ular putih itu lalu duduk di sebuah ranting pohon yang cukup nyaman untuk ditempati bermeditasi.
Beberapa saat kemudian Karina menatap Ozon yang berada di seberangnya, "Itu,, Bagaimana ular itu bisa mengetahui kalau kita tidak berniat jahat padanya?" Tanya Karina yang bisa mengetahui bahwa ular itu memiliki tingkat kekuatan yang sangat besar.
"Gampang saja, ular itu akan mendeteksi kita melalui kekuatan dalam kita, jadi kalau dia mendekati kita dan melihat kita mengeluarkan kekuatan dalam maka dia akan langsung mengetahui bahwa kita berniat melukainya, namun kalau kita tetap tenang maka dia akan menganggap bahwa kita datang untuk berteman dengannya." Ucap Ozon langsung membuat Karina mengangguk-anggukkan kepalanya dan dia bersyukur karena tadinya ketika dia melihat ular itu dia sangat panik hingga lupa untuk menggunakan kekuatannya sebagai pertahanan diri.
Lebih tepatnya, karena Adelia ada di situ maka dia merasa bahwa Adelia yang akan melindunginya, jadi dia tidak perlu menggunakan kekuatannya yang bertingkat rendah.
@interaksi
__ADS_1
Maaf atas ketidaknyamanannya ya,, biasanya otor up 4 bab untuk setiap novel on going otor. Tapi beberapa waktu ini karena otor kurang fit makanya susah banget ngetiknya, cuma berusaha up satu bab setiap novel. tapi kedepannya semoga gak ada halangan lagi supaya updatenya tetap lancar ya.... Terima kasih terus mendukung novel otor.