Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
52.


__ADS_3

Gong!!!!!!


Gong!!!!!!


Gong!!!!!!


Suara gong menandakan pertandingan antara Adelia dan Agatha telah dimulai.


Salman duduk di salah satu kursi penonton melihat ke arah dua perempuan yang ada di bawah.


'Heh,, aku sudah menanyakannya pada beberapa orang dan ternyata dia masuk ke tempat ini hanya dengan kekuatan tingkat 8. Meski itu adalah yang paling tinggi di antara semua murid baru yang di tes, tetapi dia tidak menyadari bahwa adikku tidak masuk melalui tes tersebut.


'Jadi tidak ada orang yang mengetahui bahwa saat ini adikku sebenarnya sudah berada dalam tingkat kekuatan 12.' ucap pria itu dalam hati sambil tersenyum meremehkan Adelia.


Dia sangat percaya diri bahwa adiknya bisa memenangkan pertarungan pertamanya di sekolah petarung kota Padang Selatan.


Dan perempuan yang telah memprovokasi adiknya itu akan dibuat hancur dan malu berkali-kali lipat, karena berani membawa sedikit ilmu yang ia miliki untuk menentang seseorang yang memiliki ilmu yang lebih tinggi darinya.

__ADS_1


Sementara di arena pertarungan, Agatha sedang tersenyum lalu perempuan itu mengumpulkan kekuatannya pada kedua tangannya.


"Aku tidak suka berbasa-basi Jadi aku akan mengakhirinya dalam satu serangan saja!" Ucap Agatha mulai mengumpulkan kekuatannya hingga membentuk cincin besar berwarna kuning terang sebagai lambang dari kekuatannya yang merupakan naga emas.


"Woh!!! Ternyata dia memang mewarisi warisan kekuatan keluarganya secara turun-temurun!!! Itu naga emas yang menjadi simbol dari keluarga Zarano."


"Aku dengar umurnya masih 12 tahun, tetapi sepetinya tingkat kekuatannya sudah mencapai 12. Lihat kekuatan yang benar-benar hebat itu. Bahkan junior tingkat 3 pun belum tentu memiliki kekuatan seperti itu!!!"


"Aku kasihan sekali dengan perempuan yang telah menyinggung adik dari teman kita. Dia akan hancur karena serangan itu, apalagi jika level kekuatannya tidak mencapai 10!"


Mereka semua terkagum-kagum dengan kekuatan yang dimiliki oleh perempuan berumur 12 tahun yang ada di depan mereka.


"Hanya itu saja yang kau punya?" Tanira Adelia sembari tersenyum merendahkan pada perempuan yang ada di depannya.


Dengan kekuatan seperti itu, bahkan dengan satu tangannya saja dia bisa dengan mudah menghalaunya, jadi Adelia merasa bahwa pertarungan hari itu tidak akan berjalan dengan menyenangkan, tetapi akan sangat membosankan baginya.


"Ha ha ha..." Agatha tertawa, "kau bilang hanya ini saja? Apa kau tahu kalau sekarang tingkat kekuatanku sudah mencapai 12? Lingkaran ini barulah perisai dari serangan yang aku buat. Karena serangan yang sesungguhnya ialah ini!!!" Teriak Agatha mengangkat kedua tangannya hingga lingkaran itu terbang di atas udara lalu sebuah cahaya putih terbentuk secara perlahan di dalam lingkaran itu.

__ADS_1


Awalnya hanya setitik cahaya lama-lama membesar dan berubah menjadi naga emas yang sangat berkilau dengan keagungannya.


"Ya ampun!!! Itu naga emasnya!!! Ini adalah jurus yang pernah digunakan oleh Salman untuk mengalahkan senior tingkat 8 kita!!! Jurus ini membuat Salman menjadi murid paling berbakat di sekolah kita dan bahkan membuatnya mengalahkan semua senior yang ada di tingkat 8 sampai tingkat 10!!!"


"Perempuan itu akan mati hanya dalam satu jurus saja!!!" Semua orang merasa kasihan pada Adelia, tetapi mereka juga sangat kagum terhadap bentuk naga yang dimiliki oleh Agatha.


Jadi di wajah mereka lebih banyak ekspresi kekaguman mereka terhadap Agatha daripada rasa kasihan mereka terhadap Adelia.


Sementara Karina yang melihat itu, dia merasakan seluruh tubuhnya lemas dan perempuan itu duduk di kursi dengan jiwa yang terasa melayang dari tubuhnya.


"Belum sehari masuk sekolah, aku sudah menyinggung seorang perempuan dengan kekuatan yang besar. Bagaimana ini?!!" Ucap Karina hendak menangis dan perempuan itu memejamkan matanya saat dia melihat Agatha telah berteriak.


"Rasakan ini!!!!" Teriak Agatha ke arah Adelia lalu dia langsung menghempaskan kekuatannya hingga membuat naga emasnya meluncur ke arah Amira.


Naga yang meluncur itu langsung dibungkus oleh cincin yang sangat transparan dan indah hingga memperlihatkan kekuatan yang begitu besar dari jurus yang dikeluarkan oleh Agatha.


"Matilah kau!!!" Ucap Agatha sembari tertawa bahagia menantikan naga emasnya menelan Amira dan meremukkan tulang perempuan itu.

__ADS_1


__ADS_2