
"Jadi sekarang hanya ini permintaanku, aku ingin membawa jenazah Ibuku dan meninggalkan kerajaan ini!!! Lalu di waktu ke depannya, aku tidak punya alasan lagi untuk kembali ke tempat ini!!!" Tegas Desmon yang begitu marah pada sang raja sebab pria itu sudah membuatnya berpisah dengan ibunya sejak ia masih remaja.
Dia disingkirkan ke desa dan terpaksa harus hidup sendirian di sana, namun pada suatu ketika dia kemudian mulai membangun sekolah di sana dan mulai berkelana untuk mendapatkan lebih banyak ilmu serta mendapatkan lebih banyak uang untuk memperbesar sekolah yang ia bangun.
Ia menjadi kuat, dan sekarang tidak ingin lagi di tekan.
🐾🐾🐾
Sang raja yang melihat kekecewaan putranya dan juga jenazah yang terbaring di dalam peti, ia kini berdiri mengepalkan tangannya Dan Dia benar-benar tidak rela menuruti keinginan putranya, sebab putranya itu adalah yang paling ia sayangi diantara semua putranya.
Tetapi dia tidak bisa membuat pria itu tetap tinggal di kerajaan karena akan terlibat peperangan saudara memperebutkan jabatan Jika saja Putra hanya tetap berada di kerjaan.
Namun dia juga tidak bisa membuat puteranya membawa selir kesayangannya, sebab dia terlalu egois dan tidak bisa jika hidup sehari saja tanpa ada selir Anania di kerajaannya.
"Aku akan memikirkannya dan memberimu jawaban besok pagi-pagi sekali," ucap sang raja kemudian keluar dari tempat itu untuk meninggalkan putranya.
__ADS_1
Sebab, dia berpikir untuk menaruh jenazah selir kesayangannya di dalam pemakaman yang paling dekat dengan kediamannya, agar sesekali dia bisa pergi ke sana mengunjunginya dan melihat wajah Anania yang terbaring di dalam peti transparan.
Sementara Desmon yang melihat kepergian ayahnya, pria itu kembali melihat ke arah Ibunya dan dia jelas bisa melihat bahwa ibunya telah diracuni.
Memang terlihat bahwa perempuan itu tampak baik-baik saja, tetapi ketika dia memperhatikan warna kukunya maka dia bisa melihat garis hitam kecil yang terletak pada bagian tengah kukunya menandakan bahwa itu adalah efek dari racun.
"Jangan khawatir Ibu, aku akan membawa Ibu pergi dari sini dan mencari tahu penyebab kematian ibu. Aku akan mencari orang yang berani mencelakai Ibu dan membuatnya membayar sama dengan yang telah ia lakukan!!!" Ucap Desmond sembari mengepal erat tangannya memandangi wajah ibunya yang tampak damai di dalam tidurnya.
Pria itu kemudian terjaga di samping peti ibunya sampai pagi menjelang dan seorang pria memasuki ruangan tersebut, pria itu tak lain adalah sang raja yang datang untuk mengatakan keputusan nya.
Melihat itu, maka Desmond langsung berdiri menatap ayahnya dan menunggu kata-kata keluar dari mulut pria itu.
"Ibumu akan di tetap dimakamkan sesuai dengan ritual kerajaan, dan mulai sekarang aku akan membiarkanmu keluar masuk ke istana untuk melihat ibumu di pemakaman istana." Ucap sang Raja langsung membuat Desmond tertawa.
"Apa?!! Ketika Ibuku hidup, Ayah bahkan tidak pernah membiarkanku bertemu dengan ibuku kecuali saat ulang tahunnya saja, Bahkan ulang tahunku kurayakan sendirian saja, dan sekarang ketika Ibuku meninggal barulah ayah mengizinkanku untuk bertemu dengannya setiap hari?
__ADS_1
"Ha ha... Aku merasa cukup senang untuk itu, tetapi ibuku tidak akan senang. Jadi kalau Ayah masih punya hati dan masih menyayangi Ibuku maka biarkan aku membawanya pergi dari tempat ini dan Jangan pernah lagi mencariku.
"Tapi, meskipun Ayah juga tidak menyetujuinya maka aku tetap akan membawanya." Ucap pria itu disertai beberapa orang yang langsung masuk ke dalam ruangan itu yang merupakan Venom dan orang-orang kepercayaan Desmond yang langsung memenuhi tempat itu.
Raja sangat terkejut, karena dia tidak menyangka bahwa ternyata ada orang-orang lain yang bisa masuk ke istana itu tanpa seizinnya.
"Sekarang juga aku berpamit pada ayah, dan semoga kehidupan Ayah menyenangkan setelah Apa yang Ayah lakukan padaku dan ibuku." Ucap Desmond sembari memberi kode pada seluruh bawahannya agar mereka membawa ibunya pergi dari tempat itu.
Maka saat itu juga, sang raja yang ditinggalkan sendiri dalam ruangan kini runtuh ke lantai dan tidak bisa lagi mencegah putranya sebab dia tahu bahwa pria itu sudah sangat marah.
"Aku memang Ayah yang egois, sekarang aku bisa merasakan kesedihan Putraku setelah aku juga dipisahkan dengan istriku yang paling kucintai." Ucap pria itu menahan air matanya karena dia terakhir mengingat Desmond datang ke tempat itu di tahun yang lalu tepat ketika ulang tahun Ibunya.
Namun pria itu sama sekali tidak tahu bahwa sebenarnya setiap bulan Desmon selalu datang diam-diam mengunjungi ibunya, namun dia dan ibunya selalu merahasiakannya.
Oleh sebab itu, sang Raja hanya terdiam dalam rasa penyesalannya dan berharap bahwa saat itu dia segera mati saja.
__ADS_1
@info.
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.