
"Itu adalah racun yang kudapatkan dari lembah iblis, begitu menyentuh tubuh maka pembusukan akan cepat berlangsung dan jika sudah terkena pembusukan maka satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran nya ialah dengan memotong bagian tubuh yang terinfeksi!" Kata Desmon membuat sang pria ketakutan.
Tentunya tidak ada yang mau dirinya menjadi busuk, jadi dari pada menunggu pembusukan semakin menjalar ke bagian atas tubuhnya, maka Amaratus langsung berkata "baik,, aku akan mengaku. Aku diperintahkan oleh seseorang datang kemari mencari informasi tentang keberadaan Guru besar Beloma dan Selir Ananiah!"
🏔️🏔️🏔️
"Siapa yang menyuruhmu?" Tanya Desmon membuat Amaratus semakin ketakutan karena pembusukan pada kakinya semakin melebar hingga kini Dia hanya bisa bertahan dengan berdiri menggunakan satu kakinya saja.
"Aku tidak tahu, tapi dia seorang perempuan yang terlihat berasal dari keluarga kaya raya. Dia memberiku sekantong uang untuk datang kemari mencari tahu mengenai selir Ananiah dan juga seorang pria yang pernah dibawa diculik dan dibawa ke tempat ini!!!" Ucap Amaratus dengan kecepatan berbicara sudah mencapai 5 kali lipat dari biasanya, sebab pria itu ketakutan sekali dengan pembusukan pada kakinya yang terus menjalar.
Desmon yang mendengar itu berpikir beberapa saat, lalu dia kemudian menatap kaki sang pria bahwa pembusukan sudah mencapai pertengahan kakinya jadi pria itu melepaskan kekuatan yang mengikat tubuh Amaratus hingga Amaratus terjatuh.
__ADS_1
"Ahh!!!" Pria itu ketakutan melihat ulat yang keluar dari sebelah kakinya Tetapi dia tidak punya kesempatan untuk terus ketakutan, Dia kemudian mengeluarkan sebuah pedang dan memotong kakinya yang kesakitan.
Desmon yang melihat itu hanya bisa tersenyum dingin sambil berkata, "aku akan membiarkanmu pergi dari sini hidup-hidup kalau kau menandatangani surat ini."
Desmond mengeluarkan sebuah surat lalu memberikannya pada sang pria, dan tanpa basa-basi pria itu langsung menandatanganinya menggunakan tangannya yang telah mengeluarkan darah.
Baru saja selesai menempelkan tangannya yang berlumuran darah maka kertas itu langsung menghilang dari hadapannya hingga membuat pria itu terkejut.
"Kau sudah menandatanganinya, yang artinya bahwa nyawamu ada pada kertas itu, mulai sekarang kau akan pergi dari sini dan mencari tahu siapa yang telah memerintahkanmu untuk datang kemari, apapun informasi yang sudah Kau dapatkan harus kau sampaikan padaku dalam waktu 1 hari.
Tetapi, ketika Desmon memasuki kediaman, dia memerintah kan pada bawahannya agar dia mengobati pria itu, jadi para bawahan Desmond langsung datang membantu Amaratus mengobati kakinya sambil menahan mual Mereka melihat kaki Amaratus yang telah dipotong dari tubuh pria itu.
__ADS_1
Kaki yang telah terpisah dengan tubuh Amaratus penuh dengan ulat dan sudah sangat busuk, bahkan tulang-tulang pria itu juga tak luput dimakan oleh ulat yang ada di sana.
Hal itu sangat membuat syok Amaratus hingga ketika dia selesai diobati, pria itu butuh waktu lama untuk menenangkan diri sampai akhirnya dia bisa mencerna semua kejadian yang baru saja ia alami.
"Kami akan membawa kau pergi dari tempat ini," ucap seorang pelayan yang datang membawa sebuah kursi roda, lalu Amaratus dipindahkan ke kursi roda itu dan dibawa ke dalam kereta.
Amaratus duduk dalam kereta sambil menggigit jarinya sendiri dan kini sangat ketakutan memikirkan apa yang akan terjadi padanya Jika dia melanggar kontrak dari Desmond.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️
__ADS_1
Jangan lupa juga kepoin novel teman otor di bawa ini ya...