Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
235.


__ADS_3

Adelia: "Aku tidak tahu apakah nantinya iblis akan merasuki orang-orang beracun atau mungkin merasuki manusia hidup lalu berjalan-jalan tanpa kita ketahui di sekitar kita, tetapi akan sangat berbahaya jika--"


"Wrkkhhhhhh!!!!" Adelia terkejut ketika melihat seorang pria berlari ke dalam dengan suara yang begitu aneh dan mengerikan lalu pria itu langsung berlari ke arah Raja untuk menyerang raja.


🌄🌄🌄


"Hentikan dia!!" Teriak salah seorang bawahan Raja langsung membuat Adelia mengeluarkan sebuah cambuk dari dalam cincin ruangannya dan menggunakan cambuk itu ke arah sang pria yang terlihat kerasukan lalu mengikat leher pria itu menggunakan cambuknya.


"Rwakjkkmk rawakkkmkmkkkk wrakkkkkk!!!!" Pria itu meronta-rontah tak karuan dan fokus tujuannya hanya pada sang raja.


"Siapa dia?!!" Tanya raja yang sangat terkejut dengan kelancangan pria itu dan sekarang terlihat bahwa pria itu benar-benar tidak mau berhenti seandainya Adelia tidak dengan kuat menahannya menggunakan cambuk milik Adelia.

__ADS_1


Salah seorang bawahan Raja kemudian berkata, "Dia adalah orang-orang kita yang kembali dari benua Padang Selatan, dia bersikap baik-baik saja tapi entah kenapa sekarang dia tiba-tiba--"


Sang bawahan raja menghentikan ucapannya saat Adelia menarik dengan keras cambuk yang pada tali-tali geriginya telah terpasang besi-besi tajam yang akan mencabik setiap orang yang terkena cambukan.


Dan begitu Adelia menarik cambuknya, kulit leher pria itu pun terkelupas membuat darah berceceran dan bahkan sampai mengenai sepatu Raja.


Pria itu pun tewas seketika, namun betapa terkejutnya mereka ketika saat itu sebuah bayangan hitam terlihat seperti iblis kemudian keluar dari raga manusia itu lalu kemudian melayang di udara seperti mencari mangsa baru.


Semua orang terdiam, bahkan Adelia yang juga melihat iblis itu kini terdiam di tempatnya, dia sama sekali tidak mengerti Bagaimana cara menghentikan iblis itu.


Semua orang yang melihat itu begitu terkejut, karena kalimat itu berkata, *salam dari sarome!*

__ADS_1


Setelah itu, bayangan iblis itu pun menghilang lalu sang raja jatuh ke kursinya dengan tubuh yang lemas dan keringat membanjiri seluruh kening dan lehernya.


"Raja!" Sang tangan kanan Raja langsung menghampiri Raja, lalu dia melihat ke arah tabib hingga sang tadi pun berlari untuk mengecek kondisi kesehatan raja.


Tetapi, tabib itu belum menyentuh tangan Raja ketika Raja kemudian menggelengkan kepalanya lalu dia menatap semua orang yang bersama-sama dengannya sambil berkata, "buat dinding pelindung untuk mengelilingi ibukota Padang barat. Bayangan iblis yang tadi datang itu bukanlah iblis sungguhan, melainkan itu hanya tiruan yang dikirim oleh sarome untuk memperingati kita semua!!!"


Ucapan sang raja langsung di angguki oleh para bawahannya, "baik Raja!" Ucap para bawahan lalu mereka kemudian segera meninggalkan Raja untuk melaksanakan perintah pria itu.


Sementara Adelia yang tertinggal, Dia kemudian menatap raja yang ada di atas singgasananya,, "Mengapa hanya membuat dinding pelindung untuk ibukota saja dan tidak membuatnya untuk seluruh benua Padang barat?" Tanya Adelia yang merasa begitu aneh, karena seharusnya Raja melindungi semua warga benua Padang barat dengan cara membuat pelindung di seluruh lingkaran benua Padang barat. Karena kerajaan pasti bisa melakukan hal itu.


Tetapi sekarang, pria itu malah hanya melindungi ibukota saja, jadi semua orang yang berada di luar ibukota benua pada barat tidak akan aman dari serangan iblis yang mungkin saja sudah semakin dekat ke benua Padang barat.

__ADS_1


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2