Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
238


__ADS_3

"Kalau begitu, Kenapa kau mengatakan rahasia sebesar itu padaku?" Tanya Adelia.


"Di saat ini, tidak ada lagi yang bisa kulakukan selain mencari sekutu untuk membantuku menyelamatkan rakyat-rakyat benua Padang barat supaya mereka tetap aman dari serangan iblis yang berasal dari benua Padang Selatan. Dan aku melihat kau adalah orang yang tepat karena kau terlihat seperti bisa melawan Raja meski Kau berasal dari benua Padang Selatan, tetapi aku bisa membantumu untuk melakukan apapun supaya kita bisa menyelamatkan semua rakyat." Ucap sang pria kemudian membuat Adelia menganggukkan kepalanya.


🏖️🏖️🏖️


"Kalau begitu, Aku ingin kau mengantarkan aku pada kolam yang bisa menyembuhkan luka yang ada pada tubuh pewaris tahta," ucap Adelia membuat sang pria begitu terkejut.


"Tempat itu tidak bisa dimasuki oleh sembarang orang kecuali pewaris tahta sendiri, bahkan Raja saat ini juga tidak bisa memasukinya, sebab tempat itu dikuasai oleh kekuatan Dewi matahari, sehingga orang biasa yang berusaha masuk ke dalam akan mati hanya dengan satu langkah kaki saja. Jadi aku rasa pergi ke tempat itu bukanlah sebuah ide yang baik." Ucap sang pria.


Tetapi Adelia menggelengkan kepalanya, "antarkan saja aku ke sana, aku tidak perduli Apakah aku bisa memasukinya atau tidak. Aku hanya ingin melihat tempat itu lebih dulu sebelum mencari jalan keluar untuk masalah saat ini," ucap Adelia sambil mengepal kuat tangannya karena dia merasa bahwa dia perlu menyembuhkan luka yang ada di tangannya, sebab luka itu terlalu berbahaya jika nantinya dia berhadapan dengan iblis.

__ADS_1


Bagaimanapun, terakhir kali dia melihat bahwa dia terluka karena luka yang ada di tangannya menjadi titik masuknya racun ke tubuhnya.


Itulah sebabnya dia harus berjaga-jaga dengan menyembuhkan luka itu terlebih dahulu sebelum pergi untuk mencari tahu cara menghadapi iblis yang telah dibangkitkan oleh Sarome.


"Baiklah, aku akan mengantarmu, tetapi penjagaan di sana sangat ketat Jadi mungkin kau yang berasal dari benua Padang Selatan tidak akan diizinkan untuk pergi. Oleh sebab itu, aku akan menyuruh seseorang untuk membuatmu terlihat seperti pejabat di tempat ini sebelum kita pergi ke sana." ucap sang pria itu kemudian pergi meninggalkan Adelia untuk memanggil seseorang agar menata Adelia sesuai dengan keinginannya.


Adelia tidak mengatakan apapun, tetapi perempuan itu hanya duduk di kursinya sembari menunggu pria itu kembali lagi menghampirinya.


'Aku harap saat ini Desmon baik-baik saja, dan semoga dia berhasil melindungi semua orang yang berada di sekolah petarung kota Padang Selatan,' ucap Adelia dalam hati yang kini mengingat Bagaimana Karina dan Ozon serta beberapa rekan-rekannya masih berada di tempat itu.


Setelah selesai, Adelia berdiri di depan cermin dan melihat dirinya yang sudah tampak sangat berbeda, lalu dia kembali menghampiri sang pria sambil berkata, "kau belum mengatakan namamu dan jabatanmu di tempat ini."

__ADS_1


Sang pria yang mendengar itu kemudian baru tersadar bahwa dia belum memperkenalkan dirinya, jadi pria itu kemudian berkata, "namaku bartonius. Aku menjabat sebagai pejabat paling muda di sini yang bertugas untuk mengirimkan semua perintah dari satu tempat ke tempat lain di mana para pejabat sering melakukannya secara rahasia."


Adelia menganggukkan kepalanya, "kalau begitu kita bisa pergi sekarang." Ucap perempuan itu diangkuti bartonius lalu mereka kemudian keluar dari ruangan tersebut.


Begitu keluar dari ruangan, bartonius kemudian berkata, "orang-orang di tempat ini tidak akan menggunakan bahasa umum untuk berbicara denganmu, apalagi kalau dia melihatmu sebagai seorang pejabat dari benua Padang Barat. Oleh karena itu, Kau harus mengerti sedikit bahasa benua Padang barat supaya kau bisa berbicara dengan mereka."


Adelia yang mendengar itu kemudian menganggukkan kepalanya, "katakan saja apa yang perlu ku pelajari," ucap perempuan itu membuat bartonius kemudian mengatakan beberapa hal yang merupakan pertanyaan umum yang sering ditanyakan oleh para penjaga.


Maka Adelia berusaha mengingat semuanya dan terus mengikuti pria itu melangkahkan kaki mereka ke sebuah gedung yang berada di belakang istana raja.


Adelia bisa melihat bahwa semakin masuk ke dalam gedung itu maka jumlah pengawal yang ditempatkan untuk berjaga juga semakin banyak, jadi perempuan itu menatap sekelilingnya dan memperhatikan tempat itu dengan hati-hati sebab dia berpikir bahwa mungkin saja ia akan mendapatkan sesuatu yang bisa membantu mereka.

__ADS_1


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2