Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
170.


__ADS_3

Setelah Venom mengantarkan kedua pendeta ke ruangan yang dimaksud, maka pria itu pergi ke depan kamar Desmond untuk mendapatkan hukuman dari pria itu ketika Desmon selesai berganti pakaian.


Tetapi, dia sangat terkejut ketika pintu kamar terbuka lalu ternyata yang keluar ialah Adelia dengan dibelakang perempuan itu ialah Desmon yang membuka pintu.


Tetapi dia tidak mengatakan apapun dan hanya membungkuk saja pada Desmond karena dia benar benar sudah siap untuk menerima hukumannya.


"Pergi ke ruang hukuman dan dapatkan hukuman tingkat 10!!!" Ucap Desmond dengan tegas langsung diangguki oleh Venom.


"Baik Tuan," jawab Venom meski dia tahu bahwa hukuman tingkat 10 bahkan bisa membunuh seseorang dengan tingkat kekuatan 80.


Tetapi pria itu tidak melakukan protes dan langsung pergi dari tempat itu ke ruang hukuman.


Adelia yang melihat itu hanya diam saja, karena dia tahu bahwa dia tidak berhak mencampuri urusan kedua orang itu, jadi dia hanya melangkahkan kakinya bersama dengan Desmond untuk pergi ke tempat di mana peti selir Anania diletakkan.

__ADS_1


Sementara dalam perjalanan, Adelia kemudian berkata, "menggunakan sisa darahku yang digunakan untuk menyembuhkan para guru besar, tabib kediaman membuat pil yang bisa menekan racun pada tubuh selir Ananiah, jadi aku memberikannya setiap hari hingga saat ini perkembangan racun benar-benar bisa di tekan dan sudah sembuh sedikit demi sedikit."


Desmon mengepal kuat tangannya mendengar penjelasan Adelia, dan dia merasa begitu marah setelah tahu darah Adelia dimanfaatkan untuk menyembuhkan orang lain, apalagi ketika luka yang ada di tangan Adelia yang hanya luka kecil tak kunjung sembuh setelah berhari-hari berlalu.


Tetapi dia tidak bisa melakukan apapun, karena dia juga merasa bersalah pada perempuan itu sebab ibunya turut andil menggunakan darah perempuan itu demi membuat ibunya terus bertahan hidup.


Maka dia hanya bisa berjanji dalam hati bahwa kedepannya dia akan memperlakukan Adelia seperti barang yang paling berharga baginya bahkan akan lebih berharga dari dirinya sendiri.


"Bagaimana dengan ujian yang berlangsung? Juga, apa yang terjadi sehingga ular putih bisa menyerang para guru besar?" Tanya Desmond yang merasa penasaran Bagaimana bisa mereka berjumpa dengan ular putih yang terkenal sangat menakutkan, bahkan racun ular putih ialah salah satu dari tiga racun paling mematikan di dunia.


Tetapi pria itu hanya menyimpan kemarahannya dalam hati hingga mereka akhirnya tiba di depan Peti selir Ananiah dengan sang tabib yang terus berjaga di sana.


"Tuan," ucap sang tabib langsung memberi hormat pada Desmond.

__ADS_1


Desmond hanya menganggukkan kepalanya, lalu dia menatap ibunya yang terbaring di dalam peti mati dan tatapannya langsung tertuju pada kuku ibunya yang tampaknya racun pada perempuan itu benar-benar semakin menghilang dengan bantuan darah Adelia.


"Beberapa hari yang lalu kukunya sangat gelap, tetapi sekarang sudah berangsur-angsur menjadi lebih terang, tetapi menurut pendeta yang memeriksanya dua hari yang lalu, katanya mungkin saja racunnya memang dinetralisir oleh darahku. Namun kertas mantra yang ada di dalam tubuh selir tidak akan bisa dihilangkan begitu saja. Oleh sebab itu, bunga kelopak iblis yang kau bawa dari lembah iblis sangat penting bagi kita." Ucap Adelia sembari menyentuh kaca peti yang sebelumnya telah dibersihkan oleh para pelayan ketika Adelia selesai memberikan pil untuk selir Ananiah.


"Kalau begitu, kita hanya perlu menunggu beberapa jam lagi dan melihat Apa yang akan terjadi setelah kedua pendeta selesai meramu bunga kelopak iblisnya. Kita harus pergi ke sekolah petarung kota Padang Selatan," ucap Desmon yang teringat akan segala kekacauan yang terjadi di sekolah, maka kedua orang itu segera pergi ke sekolah petarung kota Padang Selatan dengan cara memencar karena tentu saja Adelia belum mau hubungannya dengan Desmond terungkap.


Bagaimanapun, Jika hubungan mereka terungkap, maka akan menimbulkan riuh diantara para murid dan para guru besar yang mungkin akan menimbulkan banyak kebencian.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....

__ADS_1



__ADS_2