
Akhirnya, setelah menghabiskan 3 jam terus berdiri di aula maka semua murid baru kemudian diizinkan untuk pergi ke asrama.
Banyak diantara mereka berbincang-bincang tentang apa yang baru saja mereka dengar dari kepala sekolah dan sebenarnya mereka lebih banyak memperbincangkan tentang ketampanan kepala sekolah yang sudah mereka buktikan pada hari itu.
Sementara Adelia, dia sendirian melangkah dengan santai ke arah asramanya ketika salah seorang perempuan tiba-tiba saja memegang tangannya dan menghentikannya.
Hal itu membuat Adelia menjadi kesal karena tidak suka disentuh secara sembarangan, jadi dia menghempaskan tangan itu sembari mengerutkan ke dunia.
"Ada apa?" Tanya Adelia menoleh pada perempuan cantik yang ada di depannya.
Perempuan cantik itu menggertakan giginya pada Amira, "Heh,, kau ini benar-benar tidak tahu malu ya. Bukankah kau perempuan dari desa maritan yang terkenal sebagai desa yang benar-benar brutal dan tidak memiliki satupun orang berbakat dari sana?
"Tapi dasar tidak tahu diri, beraninya tadi kau menggoda kepala sekolah dengan berdiri di depanmu dan memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhmu padanya?!!!
"Kau pikir kepala sekolah tertarik padamu?!!" Bentak perempuan itu yang merasa kesal pada Adelia karena si dari tadi dia berdiri di samping Adelia dan menyadari bahwa kepala sekolah terus melirik ke arah Adelia.
Dan setelah memperhatikan Adelia dia melihat bahwa pakaian pada tubuh Adelia memang tampak lebih terbuka daripada pakaian miliknya.
__ADS_1
Hal itu membuatnya sangat kesal melihat perempuan itu bisa menarik perhatian kepala sekolah, padahal dia juga tak kalah lebih menariknya untuk dipandang.
Adelia yang mendengarkan itu langsung tertawa terbahak-bahak.
"Ha ha ha!! Apakah kau iri karena aku lebih cantik darimu atau apakah kau iri karena aku memiliki pakaian yang lebih indah darimu? Ataukah kau lebih iri karena kepala sekolah lebih tertarik padaku dibanding padamu?" Ucap Adelia sembari tersenyum memprovokasi perempuan di depannya.
Jelas-jelas pakaian yang ia kenakan saat itu ialah pakaian yang ia dapatkan dari Desmon, Jadi kalau dia memakainya di sekolah,, Bukankah itu adalah hal yang wajar?
Kepala sekolah saja memperbolehkannya memakai pakaian itu di sekolah lalu perempuan di depannya ini....? Mengapa jadi marah?
"Kau!! Dasar perempuan kegatalan, lihat saja nanti aku akan membuatmu menyadari bahwa pakaian yang kau gunakan itu tidak layak untuk digunakan di sekolah!! Dan juga, asal kau tahu saja, aku yang akan dinobatkan sebagai perempuan paling cantik dan paling menarik di angkatan kita!! Sementara kau akan berada di belakangku!!!" Ucap perempuan itu sambil menggerakkan giginya lalu dia berbalik meninggalkan Adelia dengan wajah sombongnya.
"Ah, ya, Memangnya ada apa?" Tanya Adelia dengan raut wajah yang santai.
Dia tidak mengenali perempuan itu, jadi menurutmu tidak ada yang perlu dibasa-basikan dengan perempuan itu.
Dan jangan sampai dia mala seperti perempuan tadi yang datang mengajaknya bicara hanya untuk membuat keributan.
__ADS_1
"Ah,, Aku senang saja bertemu dengan orang dari desa maritan. Ibuku juga berasal dari desa maritan, tetapi setelah dia menikah dengan ayahku, kami tinggal di kota. Oya,, perkenalkan namaku Karina. Kalau kau tidak keberatan kita bisa berteman." Ucap Karina mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Adelia.
Adelia memperhatikan perempuan di depannya dan merasa bahwa perempuan itu adalah perempuan yang baik dan memiliki sifat yang riang, jadi dia menerima jabatan tangan Karina sembari berkata, "namaku Adelia, semoga kita bisa jadi teman."
"Salam kenal Adelia!!" Seru Karina yang merasa senang bisa mendapat teman pertama di sekolah barunya.
Maka kedua orang itu melangkah ke arah asrama sambil berbincang-bincang.
"Oya, perempuan yang tadi berbicara denganmu Itu namanya Agatha. Dia adalah cucu dari wakil kepala sekolah. Dia sangat sombong dan arogan dan dari cerita yang aku dengar, dia adalah perempuan yang akan dinobatkan sebagai perempuan tercantik dari angkatan kita.
"Juga, aku dengar dia berantusias sekali untuk menjadi murid bimbingan kepala sekolah. Katanya dia akan melakukan segala cara untuk menjadi murid bimbingan kepala sekolah. Oh ya, dan satu lagi, katanya dia adalah murid baru yang paling berbakat di tahun ini." Ucap Karina memulai gosipnya dengan Adelia.
Sementara Adelia, dia menganggukkan kepalanya, "kalau begitu aku akan merebut semua yang ia inginkan," kata Adelia dengan penuh percaya diri langsung membuat Karina tercengang menatap Adelia.
"Uhh,, aku rasa itu bukan hal yang mudah karena dia mendapat dukungan dari seluruh guru sekolah kita. Bahkan kakaknya adalah senior tingkat 7 di sekolah kita." Ucap Karina yang merasa cemas dengan Adelia yang akan memulai peperangan dengan orang yang memiliki dukungan luas.
"Bahkan jika dia adalah anak dewa, aku akan tetap mengalahkannya!!" Tegas Adelia.
__ADS_1
Karina, "..."
Tidak bisa lagi berkata-kata untuk mengomentari rasa percaya diri yang tinggi yang dimiliki oleh Adelia!!!!