Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
135.


__ADS_3

Setelah Adelia meninggalkan Ozon dan Karina di tempat yang aman, maka perempuan itu segera pergi untuk mencari inti Roh hewan buas.


Beberapa saat berkeliling, Adelia kemudian melihat sekelompok murid tingkat 5 yang sedang bertarung dengan seekor hewan buas dengan tingkat kekuatan 14.


Adelia duduk di atas pohon sembari memperhatikan mereka sampai akhirnya hewan buas itu berhasil dikalahkan dan salah satu dari murid itu mengambil inti roh hewan buas tersebut.


'Hm, mereka cukup pandai.' ucap Adelia sambil tersenyum, lalu dia kemudian pergi dari tempat itu dan melanjutkan perjalanannya untuk mencari hewan buas lainnya.


Setelah beberapa waktu, dia kemudian mendapatkan 5 inti roh hewan buas dengan tingkat kekuatan rata-rata 15 sampai 27.


Dan setelah dia menemukan hewan buas keenam, dia hendak menyerang nya ketika tiba-tiba dari arah lain sekelompok murid tingkat 9 tiba-tiba saja muncul dan mendahuluinya menyerang hewan buas tersebut.


"Hah,,, apakah mereka akan menang?" Ucap Adelia yang bisa melihat bahwa hewan buas tersebut memiliki tingkat kekuatan 30, jelas jauh di atas tingkat kekuatan Ketiga murid tingkat 9 yang ada di sana.


Oleh sebab itu, Adelia memutuskan untuk memperhatikan pertarungan itu dan melihat bahwa Ketiga murid tingkat 9 itu sudah mulai kewalahan menghadapi hewan buasnya.


'Sudah kuduga,' ucap Adelia dalam hati kemudian menggunakan kekuatannya agar dia tidak terlihat dan berjalan mendekati ketiga murid tingkat 9 itu.


Buk!!!!


Salah satu murid terlempar dengan keras hingga Dia kemudian batuk berdarah membuat kedua temannya menjadi panik.


Salah satu diantaranya kabur meninggalkan hewan buas itu karena dia sadar betul bahwa dia tidak akan bisa mengalahkannya.


Sementara murid yang lainnya yang tertinggal kemudian langsung diserang oleh hewan buas itu dan di hampir saja terkena selundupan hewan buas berbentuk banteng itu ketika Adelia menghentikannya.

__ADS_1


Syut!!!!


Hanya dengan satu tebasan pedang kecil hewan buas itu langsung runtuh di tanah, kemudian mengejutkan 3 murid tingkat 9 yang melihat hal itu.


"Bagaimana kau melakukannya?" Tanya murid yang sebelumnya kabur sembari menghampiri temanya dan dia merasa sangat senang melihat hewan buas di depannya tewas dan inti rohnya telah melayang.


Murid tingkat 9 yang hampir saja mati di seluduk oleh hewan buas itu langsung berdiri dan membersihkan kotoran dari pakaiannya dengan wajah yang begitu bangga.


"Hah,,, gampang saja, aku hanya menggunakan sedikit kekuatanku Dan dia langsung tartebas seperti itu."


"Lalu Mengapa kau terjatuh seperti itu tadi?" Tanya murid yang tadinya kabur.


"Hah,, aku berpura-pura jatuh hanya untuk mengalihkan perhatiannya dan ketika Dia melihatku lemah maka dia merasa terlalu semangat untuk melawan, padahal itu hanya sebuah trik terkecil saja." Ucap murid tingkat 9 itu sembari berjalan untuk mengambil inti roh hewan buas ketika Adelia yang melihatnya langsung tersenyum mengejek.


"Itu,, inti roh hewannya menghilang!!!"


"Ini,, Bagaimana bisa menghilang begitu saja? Padahal baru beberapa saat yang lalu aku menghabisi nyawanya!!!"


"Apakah ada orang yang diam-diam mengambilnya?" Ucap murid tingkat 9 yang tadi memuntahkan darah.


"Omong kosong!!! Dari tadi kita hanya bertiga di sini, Jadi tidak mungkin ada orang yang datang mengambilnya!! Lagi pula, akulah yang membunuh hewan buas itu, Jadi bagaimana bisa seseorang merampas inti roh hewan milikku?!!!"


"Tapi tidak ada siapa-siapa ri sini!!!"


Ketiga orang itu terus merasa heran di tempat mereka, sementara Adelia yang meninggalkan tempat itu kemudian bertemu dengan sekelompok murid tingkat 10 yang sedang berjalan-jalan sambil bercakap-cakap.

__ADS_1


"Kita sudah boleh bersantai, karena kita sudah mengumpulkan 5 inti roh hewan buas dengan tingkat kekuatan 30. Lima lainnya dengan tingkat kekuatan 27. Aku rasa kali ini kita lah yang akan memenangkan ujian kali ini dan berhak lulus secara terhormat." Ucap salah seorang murid tingkat 10 itu.


"Tapi aku merasa cemas dengan kelompok Adelia yang kemarin bahkan bisa mendapatkan inti roh hewan sampai puluhan, entah kenapa aku merasa bahwa kita mungkin tidak bisa mengandalkan 10 inti roh hewan ini untuk melawan mereka." Kata salah seorang murid memperlihatkan wajah cemasnya.


"Ahh, kau benar, murid tingkat 1 itu benar-benar merupakan ancaman, jadi haruskah kita mencari mereka dan mengambil inti roh hewan milik mereka?"


"Benar, ayo kita cari mereka!"


Percakapan Ketiga murid tingkat 10 itu langsung membuat Adelia menghela nafas lalu dia kemudian tersenyum memikirkan sesuatu dan kemudian berlari mendahului murid tingkat 10 itu.


Dia kemudian meninggalkan sebuah tanda miliknya untuk mengarahkan murid tingkat 10 itu ke suatu tempat yang akan menjadi tempat dimana Adelia merampas inti roh hewan milik murid tingkat 10 itu.


Dan benar saja, ketiga murid tingkat 10 itu melihat tandanya, mereka bersorak kegirangan, "Bukankah ini milik Adelia?" Ucap salah seorang mengambil sebuah benda yang ditinggalkan oleh Adelia.


"Benar, ini jepit rambut berwarna emas yang selalu ada di kepala Adelia!!!"


"Kalau begitu kita hanya perlu mengikuti jejak ini!!!" Ucap salah satu murid tingkat 10 lalu mereka kemudian berlari cepat mengikuti jejak kaki Adelia yang sengaja ditinggalkan.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_1


__ADS_2