
Adelia hanya duduk di depan Karina sambil berkata, "Apakah kau pernah mendengar tentang manusia yang menggunakan kekuatan iblis?" Tanya Adelia.
"Manusia menggunakan kekuatan iblis? Apakah itu bisa?" Tanya Karina yang sama sekali tidak mengerti dengan ucapan Adelia yang menurutnya sangat tidak masuk akal.
"Hm,, seorang pendeta berkata seperti itu, tetapi sangat sulit untuk memahaminya." Jawab Adelia.
🏵️🏵️🏵️
"Hm,,, Kata ayahku di zaman dulu sekali banyak nenek moyang yang dirasuki oleh iblis. Lalu mereka menyerang manusia-manusia yang normal dan membunuhnya secara brutal. Apakah itu maksudnya mereka menggunakan kekuatan iblis karena iblis merasuki mereka?" Ucap Karina langsung membuat Adelia menatap perempuan itu dan memikirkan hal tersebut.
'Benar, jika seseorang kerasukan iblis maka dia akan menggunakan kekuatan iblis untuk melakukan apapun yang ia lakukan. Tetapi saat itu orang tersebut bertindak bukan sesuai keinginannya melainkan sesuai keinginan iblis, mana mungkin hal itu bisa digunakan untuk mengambil kertas mantra yang ada pada serpihan tubuh guru besar Beloma?' ucap Adelia dalam hati yang kini merasa bahwa apa yang dikatakan oleh guru pendeta kecil ada kaitannya dengan kerasukan iblis.
Hanya saja, dia harus mencari penghubung antara kedua hal tersebut, lalu bisa memecahkan masalahnya.
"Hah,, tapi kenapa kau tiba-tiba membahas kekuatan iblis?" Tanya Karina yang merasa ngeri dengan pembahasan mereka.
"Seseorang yang kukenal akan pergi ke lembah iblis untuk mendapatkan bunga kelopak iblis. Selain itu, ada sebuah masalah yang perlu diselesaikan dengan kekuatan iblis." Ucap Adelia sangat mengejutkan Karina.
__ADS_1
"Pergi ke lembah iblis? Lembah yang dikenal sebagai lembah kematian, lembah yang di mana semua orang akan mati setiap menginjakkan kakinya di sana?" Ucap Karina langsung membuat Adelia menatap perempuan itu.
'Karina saja mengetahui sesuatu tentang lembah iblis, sedangkan aku yang tidak mengetahui apapun tentang hal-hal seperti itu malah diramalkan melawan iblis?' ucap Adelia dalam hati yang merasa begitu aneh.
Menurutnya dirinya sama sekali tidak memiliki kemampuan apapun untuk melakukan hal tersebut, jadi Tentu saja dia tidak bisa 100% mempercayai apa yang diramalkan oleh guru Pendeta kecil.
"Hm, lembah kematian itu, tapi apa kau punya saran dimana aku bisa mendapatkan informasi tentang kekuatan iblis?" Tanya Adelia.
"Perpustakaan. Tapi belum tentu juga ada di sana. Karena sejak ratusan tahun lalu buku tentang iblis telah di musnahkan. Tak ada lagi yang diizinkan untuk mempelajari apapun tentang iblis, karena iblis sudah tidak ada di dunia, jadi pihak kerajaan sudah memusnahkan semua buku yang membahas tentang iblis supaya tidak ada lagi orang yang berniat untuk membangkitkan iblis." Ucap Karina langsung membuat Adelia menganggukkan kepalanya.
"Aku mengerti," jawab Adelia sambil menghela nafas dan dia hendak pergi tidur ketika tiba-tiba saja pintu diketuk oleh seseorang.
Begitu pintu kamar terbuka, langsung didapati Karina seseorang yang asing baginya, "maaf, ada apa ya?" Tanya Karina yang kebingungan.
Bagaimanapun, asrama mereka tak bisa dimasuki lagi oleh orang asing pada tengah malam seperti itu, sebab penjaga asrama dalam mengunci pintu dan tak mungkin ada yang diizinkan lagi untuk masuk ke dalam ruangan.
"Saya di sini untuk mencari Nona Adelia." Ucap perempuan itu langsung membuat Karina menoleh ke dalam kamar dan melihat Adelia telah bangun dari tempat tidur.
__ADS_1
Adelia mendekati kedua orang yang ada di ambang pintu. Belum saja perempuan itu tiba, sang perempuan yang ada di depan pintu langsung membungkuk hormat pada Adelia.
"Saya diperintahkan untuk menjemput Nona," ucap perempuan itu langsung membuat Adelia menganggukkan kepalanya.
"Aku akan berganti pakaian," ucap Adelia kembali masuk ke dalam kamar untuk mengambil satu stel pakaiannya.
Sementara Karina, dia yang kebingungan dengan orang asing itu langsung menghampiri Adelia, "kemana kau akan pergi? Dan Siapa perempuan yang datang itu?" Tanya Karina yang jelas bisa melihat dari pakaian perempuan itu terlihat jelas bahwa Dia seorang pelayan dari kediaman bangsawan.
"Itu pelayan temanku, Sepertinya dia memanggilku untuk melakukan sesuatu. Pokoknya aku harus pergi sekarang, jadi kau langsung tidur saja dan tidak perlu menungguku kembali." Ucap Adelia dengan buru-buru menyelesaikan ganti bajunya lalu perempuan itu segera pergi bersama pelayan yang dikirim oleh Desmond.
Karina yang melihat itu begitu penasaran, dia penasaran sekali dengan teman Adelia yang berasal dari kalangan bangsawan.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....
__ADS_1