Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
55.


__ADS_3

Tepat pada jam 08.00 malam, Adelia tiba di kediaman Desmon melalui jalur rahasia yang telah ditunjukkan pria itu pada Adelia.


Hap!


Seorang pria tiba-tiba saja datang menyambarnya, dan seperti biasanya, Adelia sudah mengetahui siapa orang itu, jadi dia hanya tenang di gendongan pria itu dan menunggu di bawah ke suatu tempat sesuai dengan keinginan pria itu.


Dan akhirnya dia dibawa ke sebuah perahu yang telah terletak di tengah danau.


Begitu didudukan di sebuah kursi, Adelia langsung melihat sekelilingnya dan menatap pria yang kini duduk di depannya.


"Itu,, Bagaimana kamu melewati air yang begitu luas ini?" Tanya Adelia yang tadi merasakan bahwa pendengarannya yang tajam sama sekali tidak mendengar percikan air.


Padahal jika pria itu berlari di atas air maka seharusnya ada sedikit saja bunyi percikan air yang dihasilkan oleh langkah kaki Desmon.


"Hm,, Tentu saja aku terbang," ucap Desmond langsung membuat Adelia kebingungan.

__ADS_1


Terbang memang bukan hal yang mustahil, tetapi terbang yang sangat jauh itu adalah sebuah hal yang belum pernah ia lakukan, bahkan di kehidupan pertamanya.


"Kau terbang dari pinggir danau sampai ke perahu ini sambil menggendongku?" tanya Adelia sembari melihat ke arah pinggir danau yang kira-kira berjarak 100 meter dari tempat mereka berada.


"Hm," jawab Desmond dengan santai langsung membuat Adelia menjadi sangat penasaran.


"Bagaimana kamu melakukannya?" Tanya perempuan itu.


Seperti biasa, Desmon tersenyum ke arah Adelia dan berkata, "Kalau kau mau menciumku 3 kali maka aku akan memberitahumu rahasianya. Dan Kalau kau mau menciumku sebanyak 10 kali maka aku akan mengajarimu sampai kau bisa melakukannya."


'Sialan!! Pria ini selalu saja menukar segala sesuatu dengan ciuman!! Tapi bagaimana ini??? Aku sangat penasaran dengan cara Dia terbang sejauh 100 m. Padahal itu adalah sesuatu yang sangat mustahil, bahkan di kehidupan pertamaku ketika aku sudah menjadi seorang jenderal.' pikir Adelia dalam hati sembari memandang ke arah pria yang masih tersenyum ke arahnya.


"Jangan terlalu banyak berpikir, bagaimana kalau kita makan dulu lalu membahas masalah ini nanti saja?" Ucap Desmon kemudian memperbaiki duduknya lalu pria itu mengambil sumpit dan meletakkan sepotong daging di piring Adelia.


Adelia menghembuskan nafasnya dan dengan panjang, lalu perempuan itu pun mulai makan karena dia memang merasa lapar.

__ADS_1


"Aku dengar kau baru saja memenangkan pertarungan dengan cucu dari wakil kepala sekolah?" Tanya Desmon langsung membuat Adelia menganggukkan kepalanya.


"Bagus sekali,, Aku menyukai wanita yang hebat." Ucap pria itu sembari tersenyum mengambil segelas anggur dan meneguknya perlahan.


"Kalau aku sendiri, Aku menyukai pria yang lebih lemah dariku," ucap Adelia langsung membuat Desmon yang sedang menunggu anggur langsung terbatuk-batuk karena tersedak oleh anggur yang ia minum.


Uhuk....! Uhuk....! Uhuk....!


"Sial,, aku ini benar-benar pria yang lemah!! Minum anggur saja sampai tersedak seperti ini!!" Kata Desmond langsung membuat Adelia tercengang hingga sepotong sayur yang ada di sumpit yang hendak ia makan langsung jatuh kembali ke piringnya.


'Sialan!!! Selain memiliki kekuatan yang bagus, pria itu juga memiliki gaya merayu yang bagus!!!' ucap perempuan itu dalam hati sembari menatap tajam Desmond.


"Sudah berapa banyak perempuan yang kau rayu dengan kata-katamu itu?" Tanya Adelia pada pria di depannya.


Desmond tersenyum, "Apakah sekarang kau sudah mulai penasaran denganku?" Tanya pria itu dengan wajah yang terlihat bangga.

__ADS_1


Hal itu membuat Adelia menjadi semakin kesal, jadi perempuan itu langsung membuang muka sembari mengambil gelas anggurnya dan berpura-pura menaruh semua perhatiannya pada anggur yang ada di gelasnya.


__ADS_2