Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
129.


__ADS_3

Sementara Karina, dia yang kebingungan dengan orang asing itu langsung menghampiri Adelia, "kemana kau akan pergi? Dan Siapa perempuan yang datang itu?" Tanya Karina yang jelas bisa melihat dari pakaian perempuan itu terlihat jelas bahwa Dia seorang pelayan dari kediaman bangsawan.


"Itu pelayan temanku, Sepertinya dia memanggilku untuk melakukan sesuatu. Pokoknya aku harus pergi sekarang jadi kau langsung tidur saja dan tidak perlu menungguku kembali." Ucap Adelia dengan buru-buru menyelesaikan ganti bajunya lalu perempuan itu segera pergi bersama pelayan yang dikirim oleh Desmond.


Karina yang melihat itu begitu penasaran, dia penasaran sekali dengan teman Adelia yang berasal dari kalangan bangsawan.


💥💥💥


"Adelia 'kan berasal dari desa maritan, dia berasal dari keluarga yang kecil dan miskin, jadi bagaimana bisa dia bertemu dengan seorang dari keluarga bangsawan? Kalau aku pikir-pikir lagi, tempat kami menampung anak-anak kecil yang diselamatkan itu juga berada di kediaman yang terlihat dimiliki oleh orang yang kaya.


"Aku juga pernah melihat kepala sekolah berada di sekitar itu, Apakah jangan-jangan teman Adelia adalah anak dari kepala sekolah? Tapi Bukankah rumor mengatakan bahwa kepala sekolah belum berkeluarga dan masih seorang lajang?


"Ataukah jangan-jangan sebenarnya Adelia memiliki hubungan yang dekat dengan kepala sekolah?" Ucap Karina kini memilih memperlihatkan wajah yang begitu terkejut dan tak percaya.


Namun, beberapa detik kemudian ia menggelengkan kepalanya, "mana ada hal seperti itu, tidak mungkin Adelia memiliki hubungan khusus dengan kepala sekolah. Seandainya dia memiliki hubungan itu, dia pasti memberitahuku karena beberapa kali terakhir Aku mengatakan padanya bahwa aku sangat menyukai kepada sekolah." Ucap Karina menenangkan dirinya sendiri lalu perempuan itu kembali duduk di kursi dan berusaha memfokuskan dirinya pada catatan yang harus ia hafal di luar kepala.

__ADS_1


Tapi meski berkali-kali memfokuskan diri, namun dia tetap saja kembali mengingat rahasia yang disembunyikan oleh Adelia, jadi perempuan itu merasa stres dan berpikir bahwa dia tidak akan bisa menghafal apapun pada malam hari itu.


Bahkan ketika dia mencoba untuk tidur, dia tetap tidak bisa tidur dan hanya membuka matanya di atas tempat tidur.


Sementara itu, Adelia yang berarti bersama pelayan Desmond kini sudah tiba di sebuah ruangan yang mana ada semen telah siap untuk berangkat ke lembah iblis Deni mendapatkan bunga kelopak iblis.


"Kau benar-benar akan pergi?" Tanya perempuan itu memperhatikan pria yang berdiri di depannya sementara di sekitar mereka ada banyak orang-orang yang sedang menyediakan berbagai perlengkapan untuk mengawal Desmon ke lembah iblis.


Desmond yang melihat perempuan di depannya langsung mendekati Adelia dan memeluknya secara tiba-tiba.


Entah kenapa, di dalam hatinya Dia sangat merasa sangat tidak rela Kalau pria itu pergi ke lembah iblis di mana lembah itu terkenal sebagai lembah kematian. Dia takut kalau terjadi apa-apa pada pria itu, dan lebih takut lagi kalau pria itu tidak bisa kembali dari sana.


Namun, Adelia tidaklah bersikap cengeng, dia berusaha kuat dan tersenyum, lalu menatap pria yang memeluknya sambil berkata, "Jangan khawatir, aku akan menunggumu di sini."


Setelah mendengar ucapan Adelia maka Desmon merasa amat senang, jadi tanpa bisa menahan diri Ia menundukkan kepalanya mencium bibir perempuan itu langsung membuat Adelia merasa begitu malu dicium di depan banyak sekali orang.

__ADS_1


Namun ketika dia milik semua orang, tampaknya mereka tidak memperdulikan apa yang baru saja terjadi Adelia langsung mendorong Desmon dan menarik pria itu agar mereka menjauh dari tempat itu.


Desmond tidak menahan perempuan itu dan membiarkan Adelia menariknya sampai mereka tiba di tempat yang sepi lalu tiba-tiba saja Adelia menghentikan langkahnya dan berbalik memeluknya serta mendaratkan ciuman di bibirnya.


Tentu saja Desmon merasa sangat senang dengan itu jadi dia merangkul tinggal Adelia dan membalas ciuman perempuan itu dengan sangat lembut.


'Seandainya gadis ini sudah berumur 17 tahun, maka saat ini juga aku akan menyeretnya ke kamarku, sayang sekali dia masih terlalu muda,' ucap Desmond dalam hati yang sudah tidak sabar lagi menunggu perempuan itu menjadi dewasa agar dia bisa segera menikahinya dan memiliki anak bersama dengan Adelia.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_1


__ADS_2