Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
222


__ADS_3

Buk!!!


Ugh!!!


Adelia berusaha bangkit berdiri, lalu dia melihat pria di depannya yang tampak tenang melangkah ke arahnya.


"Kau hanya gadis yang memiliki tingkat kekuatan 30-an, tidak akan mampu melawanku yang sudah memiliki tingkat kekuatan paling tinggi dari yang bisa dicapai oleh manusia!!!" Ucap pria itu sambil mengangkat tangan kanannya mengumpulkan kekuatan di tangan kanannya untuk menyerang Adelia.


🥶🥶🥶


Tetapi, saat itu juga Adelia kemudian mengeluarkan sesuatu dari ruang cincinnya dan melemparkan benda itu ke arah dinding.


"Kaulah yang akan mati!!!" Ucap Adelia bersamaan dengan sebuah letusan yang membuat dinding kediaman tersebut menjadi runtuh.


Boommm!!!!!!


Sang pria sangat terkejut, apalagi ketika para manusia beracun melihat ke arah mereka, maka semuanya langsung bergerombol menghampiri mereka untuk menerkam Sarome.


Sarome yang panik kemudian mengarahkan kekuatan di tangan kanannya ke arah para makhluk beracun itu lalu dia segera berlari ke arah pintu untuk kembali ke ruang bawah tanah.


Sementara Adelia dia pun pergi ke ruangan lain menutup pintu dan mendengar suara riuh dari luar.

__ADS_1


Dor dor dor...


Suara gedoran pintu diabaikan oleh Adelia dengan perempuan itu duduk tenang untuk memulihkan tenaganya dan luka dalam yang ia derita karena sentrangan dari seorang Sarome dengan tingkat kekuatan 99.


Sementara itu, di luar, sarome yang berlari menuju pintu yang mengarah ke ruang bawah tanah langsung mengetuk pintu itu.


"Asaram!!!" Teriak pria itu yang merupakan kode untuk membuka pintu.


Tetapi sayang sekali, karena tadinya Adelia yang sudah berusaha membuka pintu itu, maka sang pelayan yang ada di belakang pintu sudah pergi dari sana dan duduk bersama dengan ratu di sebuah ruangan dengan perasaan gugup mereka.


"Bagaimana dengan tuan sarome? Apakah dia tidak akan kembali lagi?" Tanya sang pelayan kepada Ratu yang merasa bahwa mungkin saja sarome sudah akan kembali dan tidak ada yang menjaga di pintu untuk membukakan pintu bagi pria itu.


Tapi Ratu yang duduk di kursi dengan tenang menatap sang pelayan sambil berkata, "kalau dia masih hidup dia tidak akan membiarkan seseorang datang untuk berusaha membuka pintu. Kalaupun dia masih hidup, masih ada pintu lain yang bisa ia buka," ucap Ratu yang tak mau mengambil resiko.


Baru beberapa detik selesai berbicara lalu seorang pria yang bertugas untuk bersemedi tiba-tiba saja menghampiri Ratu hingga membuat Ratu terkejut.


"Kau meninggalkan semedimu?" Tanya Ratu sambil berdiri menatap pria yang kini berdiri di depannya.


Pria itu menghela nafas, "Saya sudah selesai, semua orang beracun yang saya kendalikan telah mati, jadi tidak ada gunanya lagi--"


"Sial!!! Bagaimana bisa dari 100 orang yang kau kendalikan bisa mati semua?!!" Bentak Ratu pada pria di depannya yang benar-benar tak percaya bahwa ada orang yang bisa membunuh 100 orang beracun, sementara tidak ada satupun orang yang bisa menyentuh orang beracun.

__ADS_1


Bahkan jika mereka menggunakan kekuatan yang dikendalikan dari jarak jauh, maka tidak mungkin secepat itu untuk membasmi 100 orang.


"Itu,, tapi--"


"Bunuh dia!!" Perintah Ratu pada pelayanannya langsung membuat pria yang baru saja melaporkan kini terkejut di tempatnya.


Tetapi dia tidak bisa berbuat apa-apa, Karena setelah mengendalikan orang beracun maka kekuatan dalam akan pulih hanya jika meminum ramuan yang disiapkan oleh Sarome. Sementara saat itu sarome masih berada di lantai atas jadi dia tidak bisa menemukan obat tersebut.


Maka dengan cepat, sang pelayan yang melayani Ratu kini mendekati pria itu dan hanya dengan satu cekalan, pria itu dipatahkan lehernya.


Krak!!!


Buk!


Jenazah pria itu terkapar di lantai lalu sang pelayan yang menatap Ratu, "Saya akan membersihkan mayat ini dulu," ucap pelayan itu dianggap oleh Ratu.


Maka dengan segera pelayan itu menyingkirkan mayat pria tersebut.


Sementara Ratu, perempuan itu kembali duduk di kursinya dia menggigit kukunya dengan perasaan cemasnya.


'Ini benar-benar kacau, ada orang yang bisa menerobos ke dalam kediaman ini, padahal semua kediaman telah dipasangi mantra dan kediaman ini ialah tempat munculnya orang-orang beracun. Kalau aku sampai kalah dalam pertarungan ini, maka tidak akan ada lagi tempat bagiku di seluruh benua!!!' ucap ratu dalam hati yang kini merasa sangat cemas jika kedudukannya yang sudah sangat tinggi yaitu menjabat sebagai Ratu akan musnah jika sampai pemberontakan mereka tidak berjalan dengan mulus.

__ADS_1


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️


__ADS_2