Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
152.


__ADS_3

Setelah semua guru besar diperiksa, maka dipastikan mereka semua sudah tertular penyakit yang disebabkan oleh ular putih, jadi hanya Adelia dan Venom yang berjaga untuk mengawasi ujian.


Tetapi karena Venom merasa bahwa terlalu beresiko jika hanya mereka berdua yang berjaga, maka dia memanggil 20 orang pasukan dari kediaman Desmond yang bisa membantu mereka untuk berjaga di tempat itu, sementara Venom bolak-balik dari tempat itu ke kediaman Desmon untuk memastikan dua tempat itu tetap aman terkendali.


Setelah terus berjaga tanpa beristirahat, maka akhirnya ujian sudah selesai lalu semua murid kembali dikumpulkan di lapangan dan Venom mewakili semua guru besar untuk mengatakan masalah yang sedang terjadi.


Dia juga sudah berdiskusi dengan salah satu guru besar, jadi dia mengumpulkan semua inti roh hewan yang didapatkan oleh semua murid lalu mengumumkan pemenangnya adalah tim Adelia.


"Wah,,, ternyata Mereka lagi yang memenangkan ujian kali ini." Semua murid-murid berbisik-bisik karena tak percaya bahwa murid tingkat 1 sudah 2 kali berturut-turut memenangkan kompetisi dalam ujian.


Tetapi, karena saat itu kepala sekolah tidak ada di tempat itu, maka mengatakan bahwa pengumuman selanjutnya akan diucapkan ketika para guru besar sudah pulih dari penyakit mereka dan kepala sekolah sudah kembali ke tempat itu.


"Oleh sebab itu, semua murid tidak akan mendapat bimbingan selama beberapa waktu ke depan dan kalian semua hanya akan melakukan meditasi mandiri setiap hari di bangunan meditasi." Ucap Venom lalu dia bergegas meninggalkan tempat itu dengan semua orang yang kini berbisik-bisik tentang keadaan yang begitu membingungkan.


"Sebenarnya penyakit menular apa yang terjadi sehingga semua guru besar harus dikarantina?"

__ADS_1


"Iya, kita hanya pergi melakukan ujian Lalu setelah kembali terjadi wabah di sekolah jangan-jangan kalau kita tetap berada di sekolah maka kita juga akan tertular wabah itu?"


"Astaga, itu sangat mengerikan. Apakah sebaiknya kita mengajukan diri untuk diliburkan sampai keadaan di sekolah menjadi stabil?"


Para murid mulai menjadi rusuh, sementara Adelia yang mendengarkan percakapan para murid-murid itu, dia hanya bisa menghela nafas lalu berjalan pergi dari tempat itu.


Karina dan Ozon yang melihat kepergian Adelia langsung bergegas menyusul perempuan itu dan tentu saja Karina yang super ingin tahu segala sesuatu langsung bertanya pada Adelia.


"Kau tinggal di sekolah selama ujian berlangsung, jadi katakan pada Kami sebenarnya apa yang terjadi sehingga semua guru besar harus dikarantina?" Tanya Karina yang benar-benar penasaran dengan apa yang terjadi.


"Ah,, iya, kami berdua bekerja sama untuk membunuh naga emas, dan itu adalah naga emas kecil yang memiliki tingkat kekuatan 8. Jadi itu tidak akan berguna untuk 2 murid dengan kekuatan naga emas yang ada di sekolah kita." Ucap Karina dengan wajah yang sangat membanggakan dirinya Karena akhirnya mereka berdua berhasil mencapai tingkat kekuatan 8, bahkan mengalahkan seekor naga emas dengan tingkat kekuatan yang setara dengan mereka.


"Itu sangat bagus, kalian mengalami perkembangan yang sangat pesat dan sepertinya kita akan langsung naik ke tingkat 2 setelah kepala sekolah kembali mengumumkan hasil ujian." Ucap Adelia langsung membuat Karina dan Ozon memperlihatkan wajah bahagia mereka dan rasa tak percayanya mendengar ucapan Adelia.


Belum cukup satu tahun di sekolah dan sudah akan naik ke tingkat 2, itu adalah sebuah prestasi yang sangat gemilang!!!

__ADS_1


Melihat kedua orang itu kini membahas kemampuan mereka yang berada di atas rata-rata, maka Adelia menghela nafas lega karena akhirnya mereka melupakan tentang pertanyaan yang sebelumnya mereka pertanyakan mengenai penyakit yang menyebar di antara para guru besar.


Namun, meski dia tidak khawatir lagi kedua orang itu akan mempertanyakannya, tetapi Adelia tetap merasa khawatir dan bingung bagaimana dengan cara menyelamatkan semua orang yang tertular penyakit itu dan Apa alasannya sehingga dia sendirian di antara semua orang itu yang tidak tertular penyakit tersebut.


'Sepertinya aku harus pergi ke ruang kesehatan dan memastikan sendiri bahwa tubuhku benar-benar kebal terhadap penyakit itu.' ucap Adelia dalam hati yang merasa begitu penasaran tentang dirinya sendiri


Maka, setelah mengantar dua orang itu ke asrama, Adelia kemudian kabur dari asrama dan pergi ke ruang kesehatan untuk menemui tabib kediaman Desmond yang bertugas menjaga semua guru besar yang ada di sana.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....


__ADS_1


__ADS_2