
Akhirnya, setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam, maka Adelia bersama dengan Desmon kini tiba di kuil yang terletak di atas puncak gunung.
Begitu mereka memasuki gerbang kuil, mereka langsung disambut oleh seorang pendeta kecil yang sudah mengetahui kabar kedatangan mereka sebab di bagian bawah jalan menuju kuil memang sudah tersedia salah satu pendeta kecil yang selalu bertugas untuk menyampaikan kabar kedatangan tamu.
Pendeta kecil itu langsung membawa Adelia dan Desmon ke dalam sebuah ruangan yang merupakan tempat seluruh pendeta tua berkumpul jika ada tamu penting yang datang.
"Salam semuanya," ucap Adelia menatap semua pendeta yang sudah berkumpul di tempat itu.
Semua orang membalas salam Adelia lalu kemudian Adelia dan Desmon duduk bersama dan Adelia lalu menceritakan perihal apa yang sudah terjadi tentang kebangkitan iblis.
Begitu mendengar kabar dari Adelia, maka semua pendeta yang ada di sana langsung berpandangan satu sama lain dan terlihat kecemasan di dalam mata mereka masing-masing.
__ADS_1
"Kami kemari untuk menanyakan Jika saja ada hal yang bisa kita lakukan untuk mengalahkan iblis yang telah dibangkitkan itu. Karena belum ada informasi Apakah hanya ada satu iblis yang dibangkitkan atau Mungkinkah ada lebih dari satu iblis yang dibangkitkan oleh pria bernama sarome," ucap Desmon.
Pendeta tua yang memimpin semua para pendeta yang ada di kuil itu kemudian berusaha bersikap tenang sambil berkata, "sudah sangat lama sejak dunia ini pernah didatangi oleh iblis, dan pembasmian iblis dulu dilakukan oleh orang-orang yang memiliki kekuatan yang sangat tinggi dan mereka semua mengorbankan darah dan nyawa mereka untuk melakukannya.
"Segala sesuatu yang digunakan untuk memanggil iblis telah dimusnahkan, tapi kalau saat ini masih ada seseorang yang bisa melakukan pemanggilan iblis, maka ini akan sangat sulit karena satu-satunya cara untuk membasmi iblis adalah dengan cara menyegelnya di dalam sebuah formasi yang sampai saat ini belum diketahui cara membentuk formasi itu." Ucap pendeta tua sembari menoleh ke arah salah satu pendeta memberi kode pada pria itu agar meninggalkan ruangan untuk mengambil sesuatu.
Sang pendeta yang diberi kode langsung menganggukkan kepalanya, lalu dengan tenang pendeta itu kemudian meninggalkan ruangan.
Adelia kemudian menatap Desmond dan melihat pria itu tampak sangat khawatir.
"Apakah menggunakan formasi adalah satu-satunya cara? Tidak ada acara lain yang bisa menggantikan formasi itu untuk menyegel iblis?" Tanya Desmond langsung dijawab gelengan kepala pendeta tua.
__ADS_1
"Menyegel iblis dalam formasi adalah satu-satunya cara yang bisa dilakukan tanpa menumpahkan darah, sementara yang lainnya maka harus menumpahkan darah dan mengorbankan nyawa. Oleh sebab itu, formasi yang mengorbankan nyawa itu telah dihilangkan oleh orang-orang terdahulu yang menyegel iblis, lalu mereka menyempurnakan formasi itu ke dalam formasi yang menggunakan tiga benda bersejarah untuk menyegel iblis.
"Namun sayang sekali bahwa benda itu tidak disimpan dengan baik hingga hanya tersisa satu benda yang kami ketahui." Ucap pendeta tua berbarengan dengan pendeta yang tadi meninggalkan ruangan kini kembali memasuki ruangan sambil membawa sebuah peti kayu yang terlihat tua, namun dirawat dengan sangat baik.
Pendeta itu kemudian menyerahkan peti kayu itu kepada pendeta tua dan pendeta tua kemudian membuka perlahan peti itu.
Pendeta tua kemudian mengeluarkan sebuah benda yang terlihat seperti pedang antik yang berwarna emas.
"Ini adalah salah satu benda untuk membentuk formasi penyegelan iblis, benda ini akan dipegang oleh orang yang berdiri pada bagian tengah, sementara dua lainnya yang berada di sisi kiri dan kanan akan memegang sebuah tombak dan busur panah. Tetapi kedua benda itu telah menghilang dan tidak diketahui lagi keberadaannya jadi akan sulit untuk membentuk formasi penyegalan iblis." Ucap sang pendeta tua.
@info
__ADS_1
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow otor agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga melihat novel otor yang lain, apa lagi novel tamatnya ya... silakan buka profil otor untuk melihatnya...❤️❤️❤️