Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
50.


__ADS_3

"Ah,, jadi maksudmu karena Agatha tidak mampu melawan aku sendirian, makanya dia datang membawa kakaknya? Dan juga, tidakkah laki-laki ini akan malu kalau dia datang untuk melawan seorang gadis?" Ucap Adelia sembari melemparkan tatapan menghinanya pada pria bernama Salman yang adalah senior mereka.


"Apa katamu?!! Beraninya kau bilang kalau aku takut padamu!!! Aku tidak pernah takut pada siapapun apalagi pada seekor tikus pencuri sepertimu!!!" Teriak Agatha yang begitu marah pada Adelia.


🐾🐾🐾


"Ahhh,, jadi kau tidak takut padaku? Kalau begitu, bagaimana kau akan merebut kamar ini tanpa melibatkan orang lain? Karena sekarang kuncinya ada di tanganku!!" Ucap Adelia memainkan kunci di tangannya.


Maka sambil menggertakan giginya Agatha mengulurkan tangannya untuk merebut kunci itu.


Set!


Dengan santai Adelia menghindarkan kunci itu dari gerakan tangan Agatha.


"Opps,,, gerakanmu kurang cepat Nona!!!" Ucap Adelia dengan senyum menghina.

__ADS_1


Senyum provokasi dari Adelia langsung membuat amarah Agatha kini memuncak sampai ubun-ubunnya jadi perempuan itu menatap Adelia dengan tatapan penuh kemarahan.


"Dasar kau!! Rasakan ini!!!" Teriak Agatha mengumpulkan kekuatannya untuk menyerang Adelia, tetapi Salman yang ada di belakang gadis itu langsung menahan Agatha.


"Apakah kau membuat kepala sekolah menjadi marah karena Kau menghancurkan asramanya???" Ucap Salman langsung membuat Agatha menyadari kesalahannya dan membuat redup kekuatan yang telah terkumpul di tangannya.


Perempuan itu menatap kakaknya dengan kesal, "Lalu bagaimana aku akan menangani masalah ini?!! Perempuan itu sudah membuatku sangat marah!!!" Teriak Agatha pada Adelia sembari menggertakan giginya.


Tangannya sudah sangat gatal untuk memberi pelajaran pada Adelia agar bisa menyumbat mulut menjijikan perempuan itu, tapi sekarang dia malah dihalangi, jadi dia merasa bahwa dirinya perlu tempat untuk melampiaskan amarahnya.


"Begini saja, bagaimana kalau kalian bertarung dan siapapun yang menang akan mendapatkan kamar ini. Lagi pula aula pertarungan selalu terbuka untuk siapapun yang ingin menguji kekuatan mereka." Ucap Salman langsung membuat Agatha menatap Adelia dengan tajam.


"Hei kau tikus pencuri,, Kau pasti tidak akan berani bertarung denganku kan? Jadi sebelum kita bertarung sebaiknya kau mengaku kalah lebih dulu dan serahkan kunci kamar itu padaku!!!" Ucap Agatha dengan suara penuh ancaman.


Meski Dia sangat ingin membuat pertarungan di aula pertarungan, tetapi dia juga ingin lebih cepat mendapatkan kamar miliknya, jadi perempuan itu dengan antusias menatap Adelia dengan tatapan menghinanya.

__ADS_1


Tetapi Adelia tersenyum, "sudah lama juga aku tidak bertarung, jadi tentu saja kita harus bertarung. Bagaimana kalau sekarang kita pergi ke aula pertarungan?" Tanya Adelia langsung membuat Agatha menggertakan giginya sebab Dia tak percaya bahwa Adelia benar-benar mau menantangnya.


Tetapi perempuan itu juga tak mau kalah, bagaimanapun membawa masalah itu ke aula pertarungan akan memberi keuntungan yang berlipat-lipat ganda padanya.


Jadi dia segera berkata, "kalau begitu kita pergi ke olah pertarungan dan melihat Siapa yang paling kuat untuk mendapatkan kamar ini!!!"


"Sepakat!" Ucap Adelia sambil tersenyum langsung membuat Agata berbalik pergi sambil menggertakkan giginya.


'Tikus pencuri itu, pokoknya aku akan membuatnya merasakan kekuatanku yang sebenarnya!!!' ucap Agatha dalam hati sembari mengepal erat tangannya karena rasa marahnya terhadap Adelia.


Seumur hidupnya, Ini pertama kalinya dia menginginkan sesuatu dan dia harus mendapatkan sesuatu itu melalui sebuah pertarungan!!!


Sementara Adelia yang ditinggalkan oleh Agatha, perempuan itu langsung ditatap oleh Karina dengan tatapan cemas.


"Astaga Adelia, Bagaimana bisa kau menyetujuinya? Dia itu adalah gadis berbakat yang berasal dari ibukota. Dia tidak masuk ke sini melalui pemeriksaan tingkat kekuatan, tetapi dia masuk ke sini karena dipanggil oleh kakeknya. Bahkan tingkat kekuatannya mungkin berada di atas 10!!!" Ucap Karina yang tahu bahwa murid terbaik tahun itu hanya memiliki tingkat kekuatan 8.

__ADS_1


Dan karena Adelia mengatakan bahwa dia memiliki tingkat kekuatan paling tinggi di antara para murid yang diterima maka tentu saja tingkat kekuatan Adelia adalah 8.


Namun dengan tatapan penuh percaya dirinya Adelia berkata, "Aku tidak pernah memberikan milikku pada orang lain!" Ucap Adelia segera menutup pintu kamar lalu perempuan itu mengganti pakaiannya sebelum pergi ke aula bertarung.


__ADS_2