Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
174.


__ADS_3

Sementara itu, dari kejauhan Adelia memperhatikan Desmond yang tergesa-gesa meninggalkan sekolah petarung kota Padang Selatan dan bergerak kembali ke kediamannya.


"Sepertinya ada masalah besar," ucap Adelia.


🧱🧱🧱


Adelia sangat penasaran dengan Apa yang membuat kepala sekolah terburu-buru kembali ke kediamannya, jadi dia pergi ke sana dan mendapat informasi bahwa Desmon telah meninggalkan kediamannya menggunakan cermin penyintas.


Hal itu membuat Adelia tidak bisa bertanya apapun pada Desmond, jadi perempuan itu hanya pergi ke ruang peti selir Ananiah untuk menunggu di sana, karena dia yakin kalau Desmon kembali, maka pria itu pasti akan pergi ke tempat itu.


Sementara itu, Desmond yang meninggalkan kediamannya kini telah tiba di dalam istana dan dia langsung pergi ke kediaman para tabib.


Dia menanyakan keberadaan tabib Aang pada semua orang hingga membuat mereka semua kebingungan karena sebelumnya mereka tidak pernah bertemu dengan Desmon.

__ADS_1


"Ah,, pangeran ke-9 ada di sini?" Tiba-tiba ucap salah seorang yang mengenali Desmon langsung membuat Desmond berbalik dan menatap orang yang memanggilnya ternyata adalah ratu.


Maka Desmon mendekati perempuan itu dan hormat yang singkat padanya, "Aku terburu-buru melakukan sesuatu, Jadi aku pergi," ucap Desmond segera berbalik untuk meninggalkan Ratu ketika dia menghentikan langkahnya setelah mendengar ucapan Ratu.


"Sepertinya kau bersenang-senang di luar, dan sekarang kau datang ke sini setelah ibumu meninggal. Ahh,,, aku dengar juga kau membawa mayat ibumu pergi keluar, dan Apakah saat ini Raja mengetahui bahwa kau datang kemari?" Ucap Ratu benar-benar membuat Desmond tersenyum menatap Ratu.


"Sepertinya Ratu kekurangan pekerjaan di istana ini makanya sangat suka mencampuri urusan orang lain. Setelah aku selesai mengerjakan urusanku maka aku akan menghampiri raja dan mengatakan pada raja agar memberikan pekerjaan tambahan untuk Ratu." Ucap Desmon lalu dia terus berjalan meninggalkan Ratu untuk mencari tabib Aang.


Ketika dia akhirnya mendapat informasi bahwa tabib Aang sedang berbicara dengan kepala tabib istana, maka Desmon langsung pergi menemui pria itu di ruang kerja kepala tabib istana.


Namun, kepala pelayan tidak terlalu mempedulikannya dan dia langsung mengetuk pintu ruang kerja dan memberitahukan kehadiran pangeran kesembilan.


Tabib Aang yang berada di dalam ruangan langsung pamit pada kepala tabib untuk membiarkan kepala tabib menemui pangeran ke-9.

__ADS_1


Namun, begitu dia keluar dia sangat terkejut melihat pria tampan dan gagah di depannya, karena tidak menyangka bahwa ternyata pangeran ke-9 yang dibuang terkini memiliki perawakan yang begitu sempurna di matanya.


"Tabib Aang tidak perlu meninggalkan ruangan karena aku juga ada perlu denganmu," ucap Desmond sangat mengejutkan tabib Aang karena dia tidak mengerti mengapa pangeran ke-9 memiliki urusan dengannya.


Padahal, dia sama sekali tidak mengenal pria itu sebab tabib Aang dan para guru besar yang ada di sekolah petarung kota Padang Selatan juga tidak mengenali Desmon sebagai pangeran kesembilan.


Hanya wakil kepala sekolah terdahulu yang mengetahui status pria itu, tapi tentunya dia tidak pernah mengatakannya pada siapapun dan sebenarnya itulah alasan wakil kepala sekolah terdahulu berada di sekolah petarung kota Padang Selatan karena dia ditugaskan oleh Raja untuk mengawasi pangeran ke-9.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....

__ADS_1



__ADS_2