Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
160.


__ADS_3

"Tidak!" Sela Venom, "itu terlalu beresiko, Bagaimana kalau kita menunggu pendeta dari kuil untuk membuka petinya? Pendeta dari kuil pasti bisa melakukannya, daripada mencari resiko yang terlalu berbahaya." Tegas Venom.


Adelia menggelengkan kepalanya, "tidak, aku rasa aku perlu membuktikan diriku sendiri. Kemarin aku sudah kebal terhadap racun yang disebabkan oleh serangan ular putih jadi sekarang aku akan mencobanya terhadap racun yang ada pada tubuh selir Ananiah." Ucap Adelia langsung membuat wajah Venom menjadi pucat pasi.


🏜️🏜️🏜️


"Pokoknya tidak!!! Aku sudah menyuruh seseorang untuk pergi jadi sebentar lagi pendeta dari kuil pasti akan tiba dan akan membantu kita untuk membuka peti ini." Ucap Venom dengan tegas yang tidak akan pernah membiarkan Adelia menyentuh sesuatu yang berbahaya lagi.


Mendengar itu, maka Adelia hanya bisa menghela nafas dan berkata, "Baiklah, kalau begitu kita tunggu saja."


Venom merasa begitu lega mendengar ucapan Adelia, lalu akhirnya mereka menunggu selama 1 jam sampai akhirnya pendeta dari kuil kini tiba, dan yang tiba saat ini ialah pendeta kecil dan seorang pendeta tua yang sudah memakai tongkat.


"Salam," ucap kedua pendeta memberi salam pada semua orang.

__ADS_1


Ketika orang yang ada di sana langsung berkata, "Salam."


"Pendeta, Kami ingin membuka peti selir Anania untuk memberikan sebuah pil yang kemungkinan bisa mencegah perkembangan racun dalam tubuhnya. Tetapi karena kami di sini tidak bisa melakukannya sebab racun yang terlalu kuat maka kami ingin meminta bantuan kalian untuk membuka peti ini dan memberikan pil yang telah kami sediakan." Ucap Venom langsung membuat pendeta tua dan pendeta kecil menganggukkan kepala mereka.


Pendeta kecil kemudian mendekati peti yang ada di sana Lalu memperhatikan tubuh selir Ananiah yang ada di dalam peti.


"Perkembangan racunnya lebih cepat dari perkiraanku," ucap pendeta kecil langsung membuat pendeta tua yang ada di sana memperhatikan juga perempuan cantik yang terbaring di dalam peti.


Pria tua berkepala botak itu menyipitkan matanya selama beberapa saat sampai akhirnya dia menatap 3 orang yang berdiri di sisi lain peti, "ini benar-benar mengerikan, umat manusia telah dibutakan oleh kedudukan dan kekuasaan hingga membuat mereka melakukan ritual terlarang seperti ini.


Adelia yang ada di sana mengepal kuat tangannya, dan karena tentu saja jika hal itu terjadi, maka bukan hanya benua Padang Selatan yang terancam tetapi keempat benua yang ada di bumi juga akan terancam dikuasai oleh iblis.


"Jadi, kami harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan dunia ini, saat ini juga, ada pil yang bisa digunakan untuk melawan racun yang kuat, Jadi kami berniat untuk memberikannya pada selir Ananiah yang kemungkinan bisa memperlambat perkembangan racun dalam tubuhnya." Ucap Adelia langsung diangguki oleh sang tabib.

__ADS_1


Tabib itu mengeluarkan sebuah pil yang telah Ia racik dengan sempurna lalu berkata, "pil ini bahkan bisa menyembuhkan racun mematikan yang disebabkan oleh ular putih, jadi jika kita mencobanya pada Selir Ananiah, maka mungkin saja pil ini bisa bereaksi untuk memperlambat perkembangan racunnya atau mungkin sedikit menetralisir racun dalam tubuh Selir Ananiah."


Kedua pendeta yang mendengar itu sangat terkejut, lalu mereka memperhatikan pil yang diperlihatkan oleh sang tabib.


Setelah beberapa saat meniti pil tersebut, pendeta tua kemudian berkata, "itu pilih yang sangat luar biasa, racun dari ular putih adalah salah satu racun dari yang masuk dalam kategori 3 racun paling mematikan. Jika serangannya terlalu fatal maka akan langsung membunuh seseorang di tempat, tetapi jika ular putih menahan serangannya maka akan membuat orang yang masih bisa bertahan 3 hari. Tetapi meskipun bisa bertahan 3 hari hanya darah ular putih bisa menyembuhkannya.


"Yang artinya bahwa tidak ada satupun obat di dunia ini yang bisa menyembuhkan racun ular itu selain menggunakan darah ular putih sendiri." Ucap sang tabib yang benar-benar terpukau akan pil yang dibuat oleh orang-orang itu.


@info


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!


Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....

__ADS_1



__ADS_2