
"Astaga,, palunya bahkan pecah!!!"
"Ya ampun,, panas sebesar itu pecah karena memukul dinding yang terbuat dari kayu?"
Orang-orang kini menjadi heboh dan tatapan mereka semua tertuju pada dinding yang sangat aneh karena seluruh bagian penopang dari dinding itu telah dirobohkan, namun dinding itu tetap berdiri kokoh bahkan setelah dipukul dengan keras menggunakan palu besar yang berisi kekuatan dalam dari seorang pria dengan tingkat kekuatan 65.
Guru besar beloma yang menyadari hal itu kemudian gemetar di tempatnya karena akhirnya sesuatu yang ia tutupi kini terbongkar.
... * * * ...
Desmon yang melihat pria di depannya semakin gemetar saat dinding itu terbongkar, ia langsung berjalan meninggalkannya Lalu dia pergi ke dinding itu.
'Ini adalah dinding yang terakhir kali kulihat tadi, aura yang tadi berada pada dinding ini tidak sepakat ini, apakah mungkin karena dinding ini sudah menerima pukulan hingga dindingnya semakin mengeluarkan aura yang aneh?' ucap Desmond dalam hati kemudian mengulurkan tangannya untuk meraba dinding itu ketika tiba-tiba saja dia merasakan tangannya tidak bisa semakin dekat ke dinding tersebut.
Maka dia mengumpulkan kekuatan dalamnya dan memusatkannya pada telapak tangannya.
Lalu dengan keras dia mendorong tangannya ke arah dinding itu.
__ADS_1
Wwiwnhgh......!!!!
Suara yang aneh tiba-tiba saja muncul dan suara aneh itu langsung membuat semua orang menutup telinga mereka karena terganggu dengan suara tersebut.
Lebih parahnya lagi, Karina yang berdiri di tempatnya langsung merasakan darah keluar dari telinganya dan rasa sakit yang begitu kuat hingga kepalanya lelaki kemudian membuatnya pingsan.
Bukan hanya Karina yang pingsan, semua murid tingkat 1, 2 dan 3 yang tidak kuat menahan tekanan tersebut, mereka jatuh lemas membuat para guru besar menjadi panik menyelamatkan semua murid-murid tersebut.
Sementara itu, dinding yang disentuh oleh Desmond kini akhirnya menjadi runtuh lalu dinding itu memperlihatkan sebuah pintu yang berada di sana ternyata ditutupi oleh kertas-kertas mantra yang dipasang menutupi pintu itu.
"Tidak!!!" Teriak guru besar Beloma yang tidak mau jika pintu itu dibuka jadi dia langsung berlari ke sana untuk menghentikan Desmond.
Venom yang melihat itu langsung mendekati guru besar beloma dan menahan pria itu agar tidak bisa lagi bergerak.
Sementara Desmond, dia langsung melepaskan kertas-kertas mantra pada pintu itu lalu dia membuka pintunya.
Krriiett.......
__ADS_1
Pintu kemudian terbuka memperlihatkan jalan menuju bawah tanah dan aura yang tadi dirasakan oleh Desmond kini menghilang.
Pria itu kemudian melihat Venom yang sudah berdiri di belakangnya, "jauhkan semua orang dari tempat ini dan kunci area ini agar tidak dimasuki oleh siapapun!" Perintah pria itu.
"Baik Tuan," jawab Venom, lalu pria itu segera melaksanakan perintah dengan menyuruh semua bawahannya membawa semua orang dari tempat itu.
Sementara dia dan beberapa bawahan lainnya, berjaga di tempat itu menunggu Desmond yang kini melangkah memasuki ruang bawah tanah.
Para guru besar yang melihat perihal itu tidak bisa berkata-kata meskipun mereka sangat penasaran dan mereka hanya menerologi perintah kepada sekolah membawa semua murid pergi dari tempat itu dan merawat para murid yang telah pingsan dan mengeluarkan darah dari telinga mereka.
Sementara guru besar Beloma, dia yang telah dilumpuhkan di tempatnya kini menatap Desmon yang memasuki ruang bawah tanah, dan pria itu semakin gemetar di tempatnya Karena ajal akan segera menjemputnya.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....
__ADS_1