Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
272


__ADS_3

Setelah matahari mulai agak tinggi, maka semua orang di sekolah petarung kota Padang Selatan meninggalkan tempat tersebut untuk memeriksa keadaan keluarga mereka yang belum diketahui keadaannya.


Desmon dan Adelia pun menaiki kereta mereka untuk pergi ke benua Padang barat bertemu dengan keluarga mereka yang ada di sana.


Dalam perjalanan, Desmond terus berbaring di pangkuan Adelia karena pria itu merasa sangat mengantuk setelah cukup lama tidak tidur, sebab dia terus berjaga selama iblis berkeliaran.


"Dia yang menyuruhku cepat-cepat tidur kemarin malam, tapi sekarang dia yang malah terlihat seperti orang yang sudah tidak tidur berminggu-minggu," tetapi perempuan itu tetap tidak melepaskan kepala Desmond dari pangkuannya dan dia hanya mengamati wajah pria itu.


Dia cukup kagum melihat bahwa meski pria itu sudah memiliki usia yang cukup tua dibanding pria-pria muda lainnya, tetapi pria itu memiliki wajah yang sangat awet bahkan masih terlihat seperti pria berumur 20 tahun.


Perempuan itu terus mengamati wajah Desmon sampai akhirnya mereka tiba di sebuah tempat untuk beristirahat.

__ADS_1


Para pengawal dan pelayan yang menemani kepergian Desmon dan Adelia langsung membangun tenda, lalu mereka kemudian bermalam di tempat itu sampai besok pagi lalu melanjutkan lagi perjalanan mereka.


"Bagaimana menurutmu?" Tanya Desmon memperlihatkan sebuah benda yang ia buat untuk Adelia selama perempuan itu berada di benua Padang Barat.


Adelia memperhatikan gantungan buatan tangan Desmond lalu perempuan itu tersenyum, "Aku saja tidak bisa membuat barang sebagus ini, tapi aku sangat salut kau bisa membuatnya seperti ini," ucap Adelia yang merasa senang mendapat hadiah dari pria itu.


"Biar aku membantumu memakainya," ucap Desmond mengambil gantungan itu dari tangan Adelia lalu dia Kemudian memasangkannya pada pakaian Adelia dan terlihat sangat serasi pada pakaian yang dipakai Adelia hari itu.


Setelah dipasang, Adelia bersandar di bahu Desmon dan perempuan itu memejamkan matanya sambil berkata, "ke depannya kita tidak akan sering-sering bertemu karena aku harus mengurus banyak hal di benua Padang barat sebab setelah ayahku meninggal segala sesuatu dan peraturan yang berlaku di benua Padang barat telah dirubah oleh pamanku sehingga tidak sesuai lagi dengan peraturan yang seharusnya ditegakkan di sana."


"Kau tenang saja, aku akan memberikanmu semua sumber daya yang kau perlukan, juga akan memerintahkan para prajurit untuk membantu di benua Padang Selatan memperbaiki semua fasilitas yang telah rusak." Ucap Adelia.

__ADS_1


"Terima kasih," kata Desmond kemudian memeluk erat perempuan itu dan mereka terus duduk bersama di dalam kereta sampai akhirnya kereta tiba di benua Padang Barat.


Setelah memasuki istana, kedua orang itu kemudian turun dari kereta dan langsung disambut oleh para pejabat dan terlebih oleh selir ananiah dan kedua orang tua Adelia.


Semua orang merasa senang melihat kedua orang itu kembali dengan selamat dan mereka berpelukan satu sama lain.


"Bagaimana dengan iblis iblis itu? Apakah kalian berhasil membasmi mereka?" Tanya Selir Anania yang masih cemas dan kepikiran kalau iblis-iblis itu masih hidup dan kemungkinan besar akan menyerang benua-benua lainnya.


"Ibu jangan khawatir, semuanya telah dibasmi jadi mulai hari ini kita akan aman dari para iblis-iblis itu," ucap Desmond.


@interaksi

__ADS_1



Bulan 12 bulan sibuk, sabtu minggu otor banyak kegiatan, jadi harus ninggalin dunia halu dulu sesaat supaya fokus ke dunia nyata. Jadi mohon bersabar karena otor hidup di dua dunia🤭


__ADS_2