
"Ahh,, Tentu saja aku tahu, semua orang mengetahui bahwa selir Ananiah adalah selir yang paling disayangi oleh raja. Itu sebabnya semua rakyat di benua Padang Selatan dilarang memberi nama anak-anak mereka dengan nama tersebut." Ucap Karina.
"Ahh,, selir kesayangan?" Tanya Adelia kembali memperjelas pendengarannya, karena tidak mungkin jika perempuan yang tadi diracuni adalah selir kesayangan.
Selir yang paling di sayangi raja haruslah mendapat pelayan terbaik dan memastikan keselamatan nya.
🔥🔥🔥
Karina mengangguk, "Iya, katanya dia adalah perempuan yang berasal dari rakyat biasa, namun posisinya di istana tidaklah rendah. Dia adalah selir tingkat 1 yang memiliki kediaman yang paling bagus di antara serir-selir lainnya, bahkan kediamannya hampir sama bagus dengan kediaman Ratu.
__ADS_1
"Pelayannya juga hampir sama banyak dengan pelayan di kediaman ratu dan untuk menemuinya juga itu memerlukan izin langsung dari Raja. Jadi tidak sembarang orang bisa pergi menemuinya, bahkan putranya sendiri pun rumornya dicemburui oleh raja karena bisa dekat-dekat terus dengan selir itu.
"Itulah sebabnya sampai sekarang pangeran ke-9 tidak pernah diizinkan untuk pergi menemui selir Anania. Bahkan menurut rumor, katanya pangeran kesembilan sudah tidak tinggal lagi di kediamannya di istana, dan katanya sejak pangeran ke-9 remaja, dia telah diusir dari istana dan diasingkan ke desa terpencil.
"Dan lagi-lagi, ada rumor yang mengatakan bahwa Raja nekat melakukan semua itu karena pangeran ke-9 adalah pangeran paling tampan dan membuat Raja menjadi marah karena ketampanannya melebihi dirinya dan putra mahkota.
"Hah,,, bukankah itu sangat kejam memisahkan seorang ibu dan anaknya karena rasa cemburu? Tapi sayang sekali, tidak ada yang bisa menghentikan keinginan Raja sebab Dia adalah yang paling berkuasa di benua Padang Selatan." Ucap Karina menjelaskan segala sesuatu yang ia ketahui tentang selir ananiah beserta putranya.
Tetapi dia benar-benar tidak berpikir kalau ternyata pangeran ke-9 yang terlihat selalu tenang dan terlihat berkecukupan ternyata memiliki cerita yang memilukan.
__ADS_1
"Oya, tapi tadi aku mendengar para penjaga berbisik kalau selir Anania telah meninggal. Dan katanya selir Anania tidak dimakamkan karena raja sangat sedih akan kematiannya, jadi selir anania terus diletakkan di kediamannya dalam peti kaca supaya Raja terus mengunjunginya setiap hari untuk menatap wajah selir Anania yang sangat cantik, karena wajahnya katanya sangat awet muda dan telah diawetkan sehingga tidak akan mengalami pembusukan meski sudah meninggal.
"Tapi menurut protokol istana, dia harus dimakamkan dan sebagai orang kesayangan raja, biasanya Raja akan memerintahkan semua orang untuk bergabung selama 3 hari. Tapi karena raja tidak melakukannya maka itu artinya sampai sekarang Raja masih menganggap selir Anania masih hidup, itu sebabnya tidak ada masa perkabungan." Kembali kata Karina sambil menghela nafas.
"Kalau kau bilang bahwa untuk pergi ke kediaman Selir Ananiah harus membutuhkan izin dari Raja, maka seorang tabib pun membutuhkan izin dari raja?" Tanya Adelia setelah beberapa saat keheningan.
"Hm, tentu saja seperti itu, tetapi karena selir Anania juga Selir kesayangan, maka seharusnya sudah ada tabib pribadi yang terus tinggal di kediamannya. Bahkan orang-orang mengatakan kalau pelayan yang ada di kediaman Anania dilarang keluar masuk tanpa seizin Raja." Ucap Karina langsung membuat Adelia merasa sangat bingung.
Jika semua orang harus keluar masuk menurut perintah raja, dan para pelayan juga tidak bisa berhubungan dengan orang-orang di luar kediaman, maka Bagaimana bisa Selir Ananiah meninggal karena keracunan?
__ADS_1
@info.
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.