Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
68.


__ADS_3

Ketiga murid tingkat 3 yang bersama dengan Adelia melihat para senior mereka dan merasa kasihan pada mereka, namun tidak ada satupun dari antara mereka yang mau tinggal untuk menolong.


Mereka dengan cepat mengikuti Adelia untuk meninggalkan tempat itu.


Namun, mereka belum pergi jauh Ketika suara hewan buas tiba-tiba menggema dari belakang Adelia dan beberapa murid yang bersamanya.


Maka mereka langsung menghentikan langkahnya dan melihat ke belakang, beberapa hewan buas mendekati ke-8 murid yang sedang terluka parah.


"Astaga,, ada lima hewan buas yang mendekati mereka. Pasti mereka tidak akan punya kesempatan untuk menghindar." Salah satu dari murid tingkat 3 berbicara karena merasa kasihan pada ke-9 orang yang tampak sekarat.


"To,, tolong!!!"


"Binantang buas!! Uhuk!! Uhuk!!!"


"Tolong...! Tolong...!!"


Kesembilan murid yang terluka parah itu berusaha meminta tolong sembari melihat ke arah Adelia karena mereka tidak ingin menyalakan kembang api mereka yang bisa membuat ujian mereka menjadi gagal.

__ADS_1


Tetapi Adelia sama sekali tidak berniat menolongnya, jadi perempuan itu hanya berdiri di tempatnya sambil melihat orang-orang yang tadinya sombong kini tampak tak berdaya.


"Haruskah kita pergi saja sekarang? Kelima hewan buas Itu tampak memiliki tingkat kekuatan yang tinggi." Ucap ozon yang tidak mau mengambil resiko.


Tetapi Adelia berkata, "kita akan pergi setelah kita membunuh kelima hewan buas itu."


"A,, apa? Jadi kau mau menolong ke-9 murid itu?" Tanya Ozen tak percaya.


Adelia yang telah melukai mereka, dan Adelia jelas tahu resiko dari apa yang ia lakukan, jadi masakan sekarang harus kembali menolong Mereka lagi??


"Hm, aku tidak menyatakan bahwa aku ingin menolong mereka. Tapi setelah mereka keluar dari tempat ini barulah kita akan membunuh kelima hewan buas itu." Ucap Adelia sembari tersenyum menghina kearah ke-9 murid yang sudah tidak punya pilihan lain selain menggunakan kembang api mereka untuk memanggil bantuan.


Tus!!!


Tus!!


Tus!!!

__ADS_1


Sebanyak 9 kembang api meletus di atas langit lalu dalam 1 menit, beberapa guru besar datang untuk menolong mereka.


Para guru besar itu terkejut ketika mereka melihat ke Adelia dan teman-temannya yang tampak santai.


Namun tidak ada waktu untuk berbicara ataupun saling menyapa, Jadi mereka hanya pergi membawa kesembilan murid itu lalu meninggalkan binatang buas yang kini berlari ke arah Adelia.


"Sial!! Mereka datang!!!" Ucap ozon yang sangat terkejut melihat binatang buas yang berlari ke arah mereka.


Ke-3 murid tingkat 3 yang ada di belakang Adelia juga begitu gugup, tetapi ketika melihat Adelia tampak biasa-biasa saja maka mereka hanya mundur beberapa langkah dan membiarkan Adelia menghadapi binatang-binatang buas itu.


Lagi pula, kalau mereka yang menemukan binatang buas itu, maka mereka juga tidak akan berani menghadapinya dan hanya memilih untuk berlari menghindar.


"Binatang ini sangat manis tapi sayang sekali hari ini aku harus membunuhnya!!!" Ucap Adelia sembari berbalik membelakangi binatang buas itu membuat semua orang yang ada di sana begitu terkejut.


Bahkan, ke-3 murid tingkat 3 yang melihat itu hanya bisa melototkan mata mereka lalu mereka berbalik berlari karena tidak mau menjadi santapan binatang buas itu.


"Sial!! Aku pikir dia akan menghadapinya, tetapi dia malah berbalik membelakangi binatang buas itu!!! Ayo cepat cari perlindungan!!!" Ucap salah seorang diantara mereka yang merasa sangat ketakutan melihat binatang-binatang buas itu.

__ADS_1


@info.


Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya,, bisa liat di profil otor.


__ADS_2