Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
59.


__ADS_3

"Hm!! Dia yang akan memberikan pidato, Bagaimana kalau kita pindah lebih dekat dengan panggung supaya Kalian bisa melihatnya dari?" Tanya Ozon menawarkan bantuan pada kedua perempuan itu.


"Tentu!!!" Seru Karina yang merasa bahwa berada di depan adalah sebuah kesempatan yang sangat gemilang agar bisa melihat kepala sekolah yang sangat tampan dari dekat.


Tetapi Adelia tampak acuh sembari berkata, "aku tidak tertarik dengan pria tampan. Jadi kalian pergi saja berdua Dan aku akan menunggu di sini."


🐾🐾🐾


Ucapan Adelia langsung mengagetkan dua orang yang tak percaya bahwa ada orang yang tidak tertarik pada kepala sekolah mereka.


"Itu,,," Karina kebingungan, dia tidak mau meninggalkan Adelia sendirian tetapi dia sangat ingin melihat kepala sekolah mereka sebagai pencuci mata.


"Bagaimana ini?" Tanya Ozon sembari melihat ke arah Karina.

__ADS_1


"Hah,, kau pergi saja sendiri, aku akan di sini menemani Adelia." Kata Karina dengan berat hati sembari menatap ke arah panggung yang masih kosong.


"Ahh,, kalau kalian berdua tidak pergi maka aku juga tidak akan pergi. Aku akan menemani kalian di sini," ucap Ozon sembari berdiri sejajar dengan Ketiga orang itu dengan tetapan terkunci pada panggung.


"Kau memang pria yang setia kawan. Kalau begitu aku akan berkawan denganmu!!!" Ucap Karina mengulurkan tangannya pada pria yang berdiri di sampingnya lalu kedua orang itu berjabat tangan.


"Kalau begitu sudah diputuskan, kita akan berkawan dari sekarang. Dan orang yang sudah berkawan tidak boleh memutuskan perkawanan sampai akhir hidup orang itu!!!" Tegas Ozon langsung dianggap oleh Karina.


"Tentu!!!" Jawab Karina bersemangat.


Desmond langsung mengelilinngkan pandangannya ke arah semua murid yang telah berkumpul di bawah panggung.


Setelah beberapa detik, tatapannya terpaku pada Adelia yang berdiri dengan tenang menatap ke arahnya.

__ADS_1


Karina dan Desmon yang bersama dengan Adelia sangat terkejut melihat tatapan kepala sekolah mereka.


"Apakah kau pikir kepala sekolah sedang menatap ke arah kita?" Tanya Karina dengan mata perempuan itu terbuka sempurna menatap ke arah pria yang terlihat menatapnya juga.


"Aku juga berpikir begitu, tapi lebih tepatnya Dia sedang menatapmu!!!" Ucap Ozon yang tidak percaya dengan apa yang baru saja ia lihat.


Jika kepala sekolah menatap mereka hanya dalam waktu 2 detik maka itu bukanlah hal yang perlu dibanggakan, tetapi bahkan selama 1 menit pria itu menatap ke arah mereka.


"Kepala sekolah sedang menatapku?" Karina sangat terkejut Jadi dia langsung memperbaiki rambutnya yang agak berantakan dan mengerjakan matanya agar wajahnya tampak terlihat indah di mata kepala sekolah.


Namun, setelah dia selesai memperbaiki penampilannya, Desmon langsung mengalihkan perhatian dari mereka dan mengambil sebuah gulungan surat yang diserahkan oleh wakil kepala sekolah.


"Hah?!! Bagaimana ini?! Aku baru selesai memperbaiki penampilanku dan dia sudah melihat ke tempat lain!!" Karina ingin menangis di tempatnya.

__ADS_1


Tetapi Ozon yang berdiri di samping gadis itu langsung berkata, "Jangan cemas, dia hanya mengalihkan pemandangannya sebentar karena dia harus membaca surat. Lihat saja nanti, dia pasti akan kembali melihat ke arahmu."


"Benarkah???" Karina merasakan jantungnya melompat-lompat tak karuan karena tak menyangka bahwa dia akan dilirik oleh seorang kepala sekolah.


__ADS_2