Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
51.


__ADS_3

Setelah meninggalkan kamar Adelia, maka Salman langsung mengumumkan pertarungan antara adiknya dengan Adelia untuk memperebutkan kamar paling bagus di asrama tingkat 1.


Maka hanya dalam 10 menit, Aula bertarung sudah dipenuhi oleh semua orang karena mereka ingin melihat pertarungan 2 murid baru yang akan menghibur mereka.


"Aku dengar pertarungan kali ini adalah pertarungan antara dua gadis cantik dari junior tingkat 1. Ini akan sangat menghibur kita dengan gadis-gadis cantik itu!!!"


"Benar sekali, Aku tidak sabar melihat perempuan-perempuan cantik dari murid baru yang masuk tahun ini."


"Tapi apa kalian tahu bahwa salah satu diantara gadis itu ialah cucu wakil kepala sekolah. Katanya dia memiliki bakat sejak lahir dan saat ini tingkat kekuatannya sudah mencapai 12 Padahal dia baru berusia 12 tahun."


"Apa?!! 12 tahun dengan tingkat kekuatan 12? Lalu kenapa dia sangat lambat masuk sekolah?"


"Jangan tanya, itu semua karena kakeknya tidak mau membuat cucunya terlalu cepat bersekolah. Katanya dia adalah anak yang manja, tetapi anak manja itu punya kekuatan yang luar biasa."


Orang-orang berbisik-bisik sembari menunggu dua gadis cantik yang akan memasuki aula bertarung demi memperebutkan sebuah kamar.

__ADS_1


Sementara di tempat tunggu, Adelia ditemani oleh Karina yang terus saja gugup karena takut jika Adelia sampai kenapa-kenapa.


Bagaimanapun, pertarungan di aula bertarung adalah pertarungan yang sesungguhnya, bahkan beberapa murid ada yang cacat karena bertarung di tempat itu.


"Adelia, pokoknya kalau kau sudah tidak kuat, kau harus mengaku kalah secepatnya. Meski di aula bertarung ini tidak diizinkan membunuh, tetapi banyak yang cacat seumur hidup setelah keluar dari aula bertarung." Ucap Karina yang sangat takut kalau sampai terjadi sesuatu pada Adelia.


Tetapi Adelia yang mendengar itu langsung tersenyum, "jadi aku bisa membuatnya cacat?" Tanya perempuan itu pada Karina langsung membuat Karina tercengang.


Setiap orang mencemaskan dia yang akan dibuat cacat oleh Agatha, tapi sekarang perempuan itu malah mengatakan hal yang sebaliknya, bahwa dialah yang akan membuat cacat gadis berbakat yang akan menjadi lawannya???


Karina benar-benar tidak mengerti dengan pemikiran Adelia!!!


Adelia yang memiliki tingkat kekuatan 8 harus melawan Agatha yang tingkat kekuatannya lebih dari 10, dan sekarang Adelia berkata ingin membuat cacat Agatha???


Melihat wajah tak percaya dari Karina, maka Adelia berbalik memunggungi perempuan itu sembari melihat ke arah arena bertarung, "kita lihat saja nanti, kalau dia minta harus memprovokasiku maka akan kupastikan salah satu kakinya tidak akan bisa digunakan berjalan." Ucap Adelia dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


Karina, "..."


Tak mampu berkata-kata apa lagi sebab dia benar-benar tak percaya bahwa dia mengenal Adelia yang baik hati tapi juga memiliki tingkat kepercayaan diri yang terlalu tinggi!!


Percaya dirinya bahkan melampaui kemampuannya!!


Maka begitu, Karina hanya bisa diam di tempatnya sembari begitu gugup melihat ke arah salah seorang senior yang bertugas memimpin pertandingan.


"Hadirin semuanya, para murid-murid dari sekolah petarung kota Padang Selatan, hari ini kita akan menyaksikan pertarungan dari murid tingkat 1 yang akan memperebutkan kamar terbaik di asrama tingkat 1.


"Peraturannya sama seperti biasa, bisa melakukan apapun di dalam aula bertarung tetapi tidak boleh membunuh!!! Syarat kekalahan ada tiga, yaitu yang pertama jika lawan sudah tidak sanggup lagi berdiri setelah 10 hitungan.


"Yang kedua ketika lawan keluar dari arena. Dan yang terakhir ialah ketika lawan mengaku kalah!!! Maka,,, sekarang mari kita saksikan dua petarung kita yang akan memasuki aula pertarungan!!!" Senior yang memimpin pertandingan langsung mendapatkan seruan dari seluruh murid-murid sekolah petarung kota Padang Selatan yang sedang menonton pertunjukan.


Sementara Adelia dan Agatha, keduanya memasuki arena pertarungan sembari menatap satu sama lain dengan kilatan tatapan kemarahan.

__ADS_1


'Lihat saja kau tikus pencuri, aku akan membuatmu tidak bisa lagi mencuri apapun. Dua tanganmu itu, kau harus menjaganya dengan baik-baik!!!' ucap Agatha dalam hati sembari mengepalkan tangannya merasa sangat kesal pada perempuan di depannya.


Tidak memiliki kemampuan untuk melawannya tetapi begitu percaya diri untuk melawannya di arena bertarung bahkan di depan seluruh murid sekolah pertarung kota Padang Selatan.


__ADS_2