
"Ada apa?" Tanya Adelia yang bisa melihat ekspresi ketakutan pada tabib tersebut.
"Siapa saja yang sudah menyentuh mereka?" Tanya tabib itu.
Sang tabib yang bertugas di ruang kesehatan itu langsung berkata, "selain aku yang sudah menyentuh mereka, ada juga beberapa guru besar lainnya yang menyentuh mereka."
"Cepat bawa kemari orang-orang itu mereka pasti sudah tertular!!!" Ucap tabib tersebut langsung mengejutkan semua orang.
🎃🎃🎃
Venom pun tak kalah terkejutnya, jadi dia langsung menatap Adelia sambil berkata, "kau tidak menyentuh mereka bukan?!"
Adelia menggelengkan kepalanya, sebab dari awal dia memang tidak menyentuh mereka dan hanya menggunakan kekuatan mereka untuk membawanya keluar dari hutan, dan ketika dia mengamati luka ketujuh orang itu dia tidak menyentuh luka maupun tubuh mereka.
"Baguslah," ucap Venom merasa sangat lega karena dia takut terjadi apa-apa pada Adelia ketika Desmond pergi ke lembah iblis.
__ADS_1
Apalagi temperamen Desmon sangatlah buruk, jadi pastilah dia yang akan menjadi sasaran amukan pria itu jika dia kembali dan mengetahui Adelia sudah terluka selama kepergiannya.
"Ini gawat," ucap Adelia kini berlari keluar dan melihat beberapa guru besar yang kini kembali ke tempat itu.
"Siapa saja yang sudah bersentuhan dengan tujuh orang yang terluka?" Tanya tabib dari kediaman Desmin langsung membuat semua guru besar berpandangan satu sama lain.
"Aku yang membantunya dipindahkan ke tempat ini jadi aku telah menyentuhnya." Ucap salah seorang guru besar diikuti guru-guru besar lainnya yang kemudian berkumpullah 10 orang yang sudah bersentuhan dengan semua orang yang terluka oleh ular putih.
"Kalian harus diperiksa karena dari gejala yang terlihat itu menandakan bahwa penyakitnya menular." Ucap sang tabib mulai memeriksa semua orang menggunakan benang yang disambung ke pergelangan tangan setiap orang yang terluka.
Semua orang kemudian menatap tabib tersebut, karena tabib itu sudah memeriksa 7 orang yang terluka, tetapi tidak mengatakan bahwa penyakit itu bisa menular.
"Ahh itu, Saya juga tidak tahu kalau itu adalah penyakit yang menular. Itu terlihat seperti luka biasa yang mengalami infeksi hingga membuatnya menjadi kehitaman di bagian pinggir-pinggir lukanya." Jawab sang tabib yang sebenarnya ikut ketakutan karena dia juga telah menyentuh semua kasihan pasien itu.
"Ini terlihat seperti kau menyembunyikan sesuatu dari kami semua karena kau adalah seorang tabib, tapi bagaimana bisa tidak mengetahui mana penyakit yang menular dan mana yang tidak menular." Kata sala satu guru besar yang tetap saja curiga pada tabib di depan mereka.
__ADS_1
"Itu tidak mungkin!!! Kalau aku mengetahui penyakit itu menular maka aku tidak akan menyentuh mereka, tapi aku sudah menyentuh mereka dan sekarang pun aku sangat ketakutan kalau aku sampai tertular penyakit itu!!" Tegas sang tabib sembari menghela nafas dengan panjang melihat ke arah tabib kediaman Desmond yang sedang memeriksa satu persatu guru besar.
Adelia yang melihat itu pun kini berkata, "aku rasa tabib sekolah memang tidak mengetahui apapun. Karena dia sudah menyentuh semua pasien-pasien itu. Tapi, Apakah tidak akan tertular lagi pada orang yang sudah ditulari lalu menyentuh orang lain lagi?"
Ucapan Adelia membuat semua orang terkejut karena jika hal itu terjadi maka hampir semua orang di sekolah sudah tertular penyakit itu.
Bagaimanapun, mereka sempat minum bersama Jadi mereka tentunya saling bersentuhan satu sama lain.
Hal itu juga membuat Venom sangat terkejut karena dia takut sekali kalau Adelia sampai tertular oleh penyakit itu, bisa jadi dia akan dipenggal kepalanya oleh Desmon.
@info
Terima kasih terus setia membaca novel ini, semoga kalian terus suka ya....! Jangan lupa like, komen dan follow author agar mendapat follow back dari otor, supaya kita bisa saling mengirim pesan. Jangan lupa juga untuk masuk di grup chat otor ya, di sana ada bagi2 pulsa setiap tgl 1 lho...., bisa liat di profil otor ya....!
Cek juga novel baru otor di bawah ini ya.....
__ADS_1