Reinkarnasi Jenderal Padang Utara

Reinkarnasi Jenderal Padang Utara
42. Dikalahkan oleh seorang gadis


__ADS_3

Jika di dua bab yang otor up tadi siang ada kesalahan, maka bisa kembali baca ya, soalnya udah diperbaiki. Atau kalau gak ada bisa abaikan info iniπŸ™πŸ™πŸ™


***Happy reading πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


🌟🌟🌟***


"Tuan,, apa yang harus kami lakukan?"


"Tuan?"


Semua orang berada dalam ketakutan Mereka takut bila pria yang sedang disandar itu sekali saja tertebas lehernya oleh pisau yang ada di tangan Adelia.


Tapi haruskah mereka tetap diam menatap pemimpin mereka kini disandera?


🐾🐾🐾


"Jangan bergerak,,, lakukan apapun yang diinginkan oleh gadis ini!!!" Ucap pria itu sambil minggertakkan giginya merasakan keringat dingin yang sudah mulai menetes di seluruh tubuhnya saking takutnya dia dengan tekanan kekuatan dari Adelia.

__ADS_1


"Ha ha ha...." Kini Adelia lah yang tertawa mengejek lalu perempuan itu menggerakan kakinya hingga saku yang berada tepat di pinggulnya langsung mengeluarkan sebuah kotak.


Mata semua orang kini tertuju pada kotak yang jatuh itu lalu Adelia berkata, "buka kotak itu dan ambil isinya. Lalu masukkan ke dalam mulut pria ini!!!"


Ucapan Adelia membuat semua orang takut, Bagaimana kalau itu adalah racun hingga langsung membunuh pria yang sedang disandera oleh Adelia????


Situasi begitu sulit bahkan pria yang disandera juga ketakutan melihat kotak itu.


Tetapi mereka tidak punya pilihan lain dan terus mengikuti ucapan Adelia, meski pria yang disambar itu juga takut jika obat itu adalah racun.


Namun, setelah pria itu menelan obatnya, Adelia langsung mendorong pria itu menjauh darinya.


"Dan orang yang bisa berhubungan dengan pemilik penawar racun itu hanyalah aku, Jadi kalau kalian sampai melakukan apapun padaku maka kau akan meninggal karena tidak mendapatkan penawarnya!!!


"Dan ingat, waktumu hanya 3 hari saja!!! Jadi sekarang, cepat tinggalkan tempat ini dan jangan ganggu orang-orang di sini lagi atau Aku tidak akan memberitahukan tentang obat penawar itu!!!" Tegas Adelia langsung membuat semua orang terkejut.


Tak percaya bahwa ternyata mereka malah dikalahkan oleh seorang gadis kecil yang masih berusia belasan tahun.

__ADS_1


Tetapi sang pria bertubuh tinggi besar yang baru saja menelan obat langsung berlutut di depan Adelia.


"Nona Tenang saja, pokoknya mulai hari ini kami tidak akan pernah mengganggu orang-orang di desa ini lagi. Tidak akan pernah merampas lagi dan tidak akan pernah menindas siapapun lagi." Kata pria itu dengan rendah hati langsung membuat seluruh rekan-rekannya melototkan mata mereka.


Tetapi pria itu segera melihat rekan-rekannya dan berkata, "apa yang kalian tunggu?!! Cepat berlutut dan membuat janji!!!" Bentak pria itu dalam rasa takutnya.


Maka semua orang langsung berlutut pada Adelia dan mereka membuat janji untuk tidak akan pernah lagi mengulangi perbuatan mereka.


Orang yang ramai-ramai di tempat itu hanya bisa tercengang dengan kejadian tersebut.


Selama ini, tidak ada yang bisa membuat para preman itu menjadi patuh, tetapi sekarang seorang gadis kecil berusia belasan tahun malah melakukan hal mustahil itu!!!!


Namun Adelia mengabaikan semuanya dan Dia berkata, "Bagus, kalau begitu, tiga hari lagi silakan temui aku di depan sekolah petarung kota Padang Selatan. Aku akan memberikan penawarnya, tetapi jika dalam 3 hari aku mendengar ada keributan yang disebabkan oleh kalian, maka aku akan membatalkan perjanjiannya!! Mengerti?!!!!"


"Mengerti!!!" Jawab semua orang secara serempak.


Maka Adelia merasa sangat puas, jadi perempuan itu langsung meninggalkan tempat itu tanpa berbicara lagi pada siapapun.

__ADS_1


Sementara semua orang, tidak ada satupun juga di antara mereka yang berbicara sebab mereka terlalu terkejut dan tercengang akan kejadian yang baru saja mereka saksikan dengan mata kepala mereka sendiri.


Gadis yang luar biasa!!!!!!


__ADS_2