RIRIN TRANSMIGRATION BADGIRL

RIRIN TRANSMIGRATION BADGIRL
PART 77


__ADS_3

Kring kring


"Baiklah semuanya, kita lanjutkan lagi minggu depan," ucap guru yang mengajar di kelas Cavero dkk sambil membereskan peralatan mengajarnya. "Selamat siang dan selamat istirahat."


"Iya bu," seru Haiden dan teman kelasnya kecuali Cavero yang hanya diam karena memang itu sifatnya.


"Kantin kuy," ajak Kenzo kepada Cavero dan yang lainnya.


"Kuy lah," balas Malik.


"CAVEROO!" Teriak seorang perempuan cantik dengan rambut panjang yang berwarna pirang di bawah yang di blow. Perempuan itu berlari ke arah Cavero dan memeluknya erat.


Teriakan perempuan itu membuat Cavero dkk yang baru melangkah beberapa langkah berhenti. Cavero kaget karena di peluk tiba-tiba, tidak hanya Cavero tapi David dkk bahkan teman kelasnya yang masih di kelas pun kaget melihat itu.


"Renata?" Beo Cavero linglung.


Cavero melepas pelukan perempuan yang ia panggil Renata itu lalu melihat wajah Renata dengan seksama. "Renata," seru Cavero memeluk Renata. Perempuan itu mengangguk dan membalas pelukan Cavero.

__ADS_1


Haiden dkk tercengang melihat perubahan sikap Cavero seketika setelah bertemu dengan perempuan yang bernama Renata tersebut, kecuali David yang memang sudah tau siapa Renata karena dia, Cavero dan Renata sudah tumbuh bersama dari kecil.


"Lo kapan balik Indonesia?" Tanya Cavero.


"Kemarin lusa," jawab Renata membuat Cavero seketika mendelik.


"Kemarin lusa? Dan lo gak ngabarin gue?" Tanya Cavero beruntun.


"Ini kita jadi ke kantin gak sih?" Tanya Haiden kesal melihat kedua orang yang entah sedang melakukan selebrasi apa. Entah mengapa Haiden langsung merasa tidak suka perempuan yang bersama Cavero itu.


"Ayo ke kantin," balas Renata cepat lalu menarik tangan Cavero.


Bahkan banyak siswa-siswi yang melihat Renata yang menggandeng tangan Cavero dengan berbagai macam. Ada yang menatapnya iri, ada yang menyerukan mereka berdua cocok, dan lainnya. Renata yang mendengar itu tersenyum lebar.


Sesampainya di kantin, Cavero langsung mendapatkan tatapan horor dari Ririn dkk. Cavero yang melihat Ririn tersenyum lalu gantian dia yang menarik Renata menuju tempat duduk Ririn dan yang lainnya.


Apa dia masih waras? Batin Varen melihat Cavero menarik tangan perempuan tadi menuju Ririn.

__ADS_1


Sejak kapan dia jadi bego gini. Batin Malik terheran-heran dengan tingkah Cavero yang langsung berubah setelah tadi bertemu dengan Renata.


"Dia sendiri yang bangunin singa tidur," gumam Haiden tersenyum remeh melihat Cavero yang dengan santainya mengajak Renata duduk di sampingnya, sehingga dia di apit oleh Renata dan Ririn.


"Rin, kenalin dia Renata. Renata kenalin ini Ririn," ujar Ririn memperkenalkan kedua gadis yang ada di sampingnya.


Renata tersenyum ramah kepada Ririn sambil mengulurkan tangannya. "Hai aku Renata, teman kecilnya Cavero," ujar Renata memperkenalkan dirinya menekankan kata teman kecil.


Ririn tersenyum paksa lalu menerima uluran tangan Renata. "Ririn, PACAR Cavero," ujar Ririn menekankan kata pacar di kalimatnya membalas ujaran Renata.


Pertama bertemu, Ririn langsung bisa menebak bagaimana sosok gadis yang berada di samping Cavero tersebut. Jelas saja, kata teman kecil hanya alibi.


"Mau pesen apa?" Tanya Cavero lembut kepada Renata.


Enzy dkk ingin muntah mendengar Cavero memperlakukan Renata seperti itu. Tidak hanya Enzy dkk, bahkan Haiden dkk menatap temannya itu jijik.


...🌱...

__ADS_1


Jangan lupa vote, like, komen dan favoritkan!


__ADS_2