
Azam dan Indah sudah sampai di luar negri dengan tubuh Azam yang menggigil kedinginan padahal jakernya sudah berlapis-lapis.
"Indah kenapa kamu tidak merasakan dingin seperti ku" tanya Azam yang melihat Indah biasa saja tidak seperti dirinya.
"Mas aku tinggal di sini sangat lama jadi tubuhku sudah terbiasa dengan suhu dingin"
"Sungguh aku menyesal menyetujui keinginan mu untuk datang kemari".
"Ya maaf tadinya aku pikir Mas pernah pergi keluar Negri saat musim salju, eh jangankan pergi di musim salju pergi keluar Negri pun tidak pernah" ucap Indah meledek.
"Jangan meledek, aku memang tidak pernah keluar negri karena orang yang di luar negri memilih mereka yang mengunjungi ku dan untuk liburan aku lebih suka keliling Indonesia".
"Iya deh yang cinta tanah air, tapi keren juga, mas yang di samperin bukan mas yang nyamperin rekan bisnis mas".
"Iyalah siapa dulu Azam" ucap Azam membanggakan dirinya lalu Azam berkata lagi "Ini kita langsung ke rumah sakit atau apartemen kamu?".
"Kerumah sakit mas".
__ADS_1
"Sayang bisa tidak jika kita langsung ke apartemen kamu, sungguh aku taksanggup jika kita harus kerumah sakit dulu". rengek Am
"Mas kalau didiemin rasa dinginnya akan semakin terasa, beda kalau di gerakan itu pengalaman yang ku dapat selama tinggal di sini".
"Iya Baiklah" ucap Azam karena apa yang di katakan Indah memang benar.
Mereka sampai di rumah sakit dan setelah menjalani serangkayan pemeriksaan kini Indah juga Azam sedang mendengarkan hasil pemeriksaan kesehatan indah.
dan dari hasil pemeriksaan tersebut menyatakan jika Indah sehat tidak memiliki penyakit kelamin tersebut dan saat Indah ingin bertanya tentang dokter yang dulu bekerja disana tiba-tiba dokter tersebut memberikan sebuah amplop dan dokter tersebut berkata
"Nona ini ada surat dari dokter yang bekerja sebelum saya?".
Indah yang ingin tau isi surat tersebut langsung membukanya dan isinya adalah permintaan maaf atas ketidak profesionalan orang yang menulis surat sebagai dokter, di sana juga tertulis jika Indah tidak mempunyai penyakit kelamin dan sipenulis surat tersebut juga berkata jika surat kesehatan yang dia buat dulu adalah surat kesehatan palsu yang dia buat atas perintah seseorang yang mengancamnya.
Indah tersenyum setelah membaca surat tersebut dan berterimakasih pada dokter yang memberikan surat tersebut lalu dia dan Azam pamit.
Azam yang dari tadi penasaran dengan apa yang di bicarakan Indah bertanya setelah mereka masuk kedalam sebuah mobil.
__ADS_1
"Indah apa yang kalian bicarakan tadi sumpah aku tidak mengerti ucapan kalian, dan kenapa kalian berbicara dengan bahasa negara ini tidak memakai bahasa Ingris" kesal Azam
"Nanti aku jelaskan di apartemen" ucap Indah karena dia ingin memberikan sebuah kejutan untuk Azam atas hasil pemeriksaannya ari ini dan untuk bahasa Indah sengaja meminta dokter menggunakan bahasa negara tersebut agar Azam tidak mengerti apa yang mereka bicarakan.
Mereka sampai di apartemen Indah dengan kondisi Aza0m yang lumayan memprihatinkan tubuhnya menggigil kedinginan dan warna bibirnya pun sudah berubah warna akibat rasa dingin tersebut.
Azam langsung duduk dan berkata "Indah tolong nyatakan pemanas ruaangannya dan sekalian tolong bawakan selimut untuk ku, sumpah rasanya aku akan mati karena kedinginan".
"Iya sebentar" Ucap Indah sambil berjalan menuju pengatur suhu di apartemenya
"Indah kenapa masih dingin" ucap Azam yang masih merasakan dingin walau suhu di apattemenya sudah dia atur juga Azam sudah memakai selimut yang sangat tebal.
Indah yang mendengar jika Azam masih kedinginan langsung pergi kedapur untuk mengambil segelas minuman untuk dia berikan pada Azam
"Minum ini mas, ini akan membuat tubuh mas lebih hangat" ucap Indah dan Azam langsung memunumnya tanpa bertanya apa yang dia minum dan beberapa saat kemudian Azam berkata
"Sayang kamu benar minuman itu membuat tubuhku lebih hangat tapi kenapa kepala ku sedikit pusing". ucap Azam sambil memegang kepalanya yang pusing setelah meminum minuman yang di bawa Indah.
__ADS_1
## kira-kira apa minuman yang di minum Azam? oh iya makasih buat yang sudah mampir terimakasih telah meninggalkan jejak dan semoga kalian terhibur dengan cerita saya kali ini, love you all