
Setelah Leo membuka paksa kemejanya Indah langsung menutupi dadanya dengan menyilangkan kedua tangannya.
Leo tersenyum penuh arti saat melihat dua gundukan yang terlihat menggiurkan itu dan dia berusaha menyingkirkan tangan Indah yang menghalangi penglihatannya
Dengan kuat Leo mengangkat tangan Indah tapi entah kekuatan dari mana Indah bisa mempertahankan tangannya itu mungkin karena tidak mau bagian sensitifnya itu disentuh oleh Leo jadi Indah mempertahankannya sekuat tenaga
Namun Leo tidak kehabisan akal dia langsung mencium Indah dan Indah yang tidak mau di cium oleh Leo langsung mendorong dada bidang Leo dengan kedua tangannya dan saat itu Leo langsung merobek benda yang menutupi dada indah, dan setelah berhasil Leo tersenyum penuh kemenangan.
"Indah sekali seperti nama mu". ucap Leo dengan mata yang sudah di kuasai kabut gairah dan tentunya Leo sudah menahan tangan Indah di atas kepala Indah.
Indah benar benar bingung harus berbuat apa karena tubuh bagian atasnya sudah terlihat semua dan sudah di pastikan dia tidak akan lolos lagi dari jerat seorang Leo.
__ADS_1
"Azam maaf jika aku tidak bisa menjaga diri ku, maaf Zam" ucap Indah dalam hati namun saat Indah benar benar pasrah dia tidak sengaja melihat kamar mandi lalu terlintas sebuah ide di benaknya
"Leo tunggu jangan dulu menyentuh ku aku janji tidak akan menolak mu lagi asal kamu izinkan aku pergi ke kamar mandi karena dari tadi aku ingin buang air besar". ucap Indah saat Leo akan menyentuh bagian dadanya
"Baiklah" ucap Leo, Leo percaya karena tadi saat Indah terbangun Indah sedang di depan kamar mandi yang pastinya dia ingin membuang sesuatu di kamar mandi, alhasil Leo pun melepaskan Indah karena tidak lucu juga jika dia sedang menikmati aktivitasnya tiba-tiba suara kentut yang berbau terdengar dan tercium.
Indah langsung turun setelah menutup bagian dadanya dengan kemeja yang belum terlepas dari badannya, Indah yang sudah masuk kedalam kamar mandi langsung mengunci pintu.
"Azam ku mohon cepat kemari ini usaha terakhir ku untuk mempertahankan diri dan jika pintu itu terbuka aku tidak tau lagi harus berbuat apa, kumohon cepat datang!".
sementara Leo yang berada di depan pintu kamar mandi mengumpati kebodohannya karen mengijinkan Indah ke kamar mandi andai dia tidak mengijinkan hal itu pasti sekarang dia sudah menabur benihnya di rahim Indah karena saking lamanya Indah berada di dalam kamar mandi.
__ADS_1
" kenapa pintu ini sulit untuk ku dobrak" ucap Leo yang kesal sambil menendang pintu tersebut.
Leo terus berusaha mendobrak pintu kamar mandi sampai dia tidak sadar jika pintu kamarnya sedang di dobrak seseorang,
jika Leo mendobrak pintu kamar mandi dengan berteriak teriak sementara orang yang mendobrak pintu kamarnya tidak mengeluarkan suara karena dengan tidak berbicara tenaganya akan lebih kuat dan benar saja Azam berhasil membuka pintu itu dengan dua kali tendangan.
Azam langsung menghampiri Leo yang berusaha menendang pintu kamar mandi yang belum juga terbuka.
Azam menendang tubuh Leo sampai Leo terpental Azam yang melihat Leo hanya mengenakan celana pendek langsing mengajar Leo dengan membabi buta karena berpikir jika Leo sudah menyentuh Indah karena Azam baru bisa sampai di apar temen Leo satu jam setelah tanda di GPS Indah berhenti di satu titik dan tidak bergerak lagi.
Azam sedikit terlambat karena mereka harus berurusan dengan polisi lalu lintas karena kecepatan motor yang membawanya melebihi batas normal.
__ADS_1