Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku

Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku
Cuman gosip


__ADS_3

Azam dan Indah sampai di depan perusahaan tempat Indah akan mengikuti wawancara kerja.


"Ndah kamu mau turun di sini atau mau aku antar sampai ke dalam" ucap Azam


"Disini saja, oh iya nanti aku pulang sendiri kamu tidak usah jemput karena aku tidak tau akan pulang jam berapa".


"kok gitu kan semalam kamu sudah berjanji mau ku antar jemput".


"Ya tapi nanti saat aku sudah resmi jadi karyawan di sini, kalau sekarang aku juga tidak tau kapan aku pulang, mending kalau aku pulang pas jam istirahat nah kalau jam dua atau jam tiga gimana".


"Ya kamu tunggu aku pulang".


"Menunggu di tempat asing maaf zam aku tidak bisa, ya sudah aku turun sampai jumpa di rumah". ucap Indah lalu dia turun dari mobil Azam karena tidak mau lagi berdebat dengan Azam


Azam melihat Indah sudah masuk kedalam gedung tersebut dan dia menghidupkan mobilnya kembali lalu masuk kehalaman kantor lalu mematikan mesin mobilnya di tempat parkir khusus petinggi perusahaan tersebut.


Indah sampai di depan ruangan tempat dia akan di wawan cara dan baru juga duduk dia mendengar orang di sebelahnya sedang membicarakan adik CEO tempat tersebut.


Indah yang merasa perlu tau tentang yang di bicarakan mereka bertanya

__ADS_1


"Maaf mba saya mau tanya memang kenapa adik CEO perusahaan ini".


"kamu belum tau, eh kita kenalan dulu aku Karin kamu?".


"Aku Indah" jawab Indah sambil menerima uluran tangan Karin


"Wah nama kamu pas dengan orangnya indah di pandang".


"Bisa aja, jadi kenapa dengan adik CEO itu?" tanya Indah lagi


"Kata orang orang dia tidak normal". jelas Karin


"Tepat sekali, tapi itu cuman gosip gara-gaea dia tidak pernah berpacaran dan dulu katanya saat baru lulus SMA dia pernah di tembak cewe tapi dia menolaknya dan bilang hanya menganggap cewe itu Sahabatnya padahal ni ya kata orang-orang dia dan si cewe itu deket banget sampai orang-orang berpikir mereka sepasang kekasih sebelum si cewe nembak dia".


"Jika seperti itu ceritanya ada kemungkinan dia beneran gak suka cewe dan saat SMA itu dia dekat dengan cewe itu pasti mau bikin alibi biar orang-orang tidak tau kalau dia tidak suka cewe" ucap Indah


"Bener juga kamu, pasti gitu dan sampai sekarang dia itu tidak pernah terlihat jalan sama cewe, eh dan katanya lagi gara-gara gosip itu kakaknya memaksa dia untuk menikahi seorang janda anak satu, eh itu orangnya dateng, ih beneran ganteng banget sayang banget kalau dia suka sesama jenis". Ucap karin tanpa henti sampai dia melihat orang yang baru dia bicarakan dari kejauhan.


Indah yang penasaran langsung melihat kearah Karin melihat, dan Indah sangat kaget saking kagetnya dia sampai tersedak salipanya saat melihat orang yang tadi dia bicarakan dan untuk memastikan jika dugaannya tidak salah dia berkata.

__ADS_1


"Karin maksud kamu orang yang kita bicarakan tadi itu orang yang berkacamata tinggi sekitar 175cm dan hanya memakai kemeja putih juga celana bahan berwarna hitam".


"Kau benar itu orangnya tampan bukan persis seperti yang sering di katakan orang-orang".


Indah tidak menjawab karena dia sedang memikirkan apa yang tadi di ucapkan karin


"Dia penyuka sesama itu tidak mungkin buktinya setiap hari dia menggodaku, tapi apa mungkin itu cara dia agar aku tidak curiga jika dia penyuka sesama, dan kata karin tadi dia di paksa menikah dengan seorang janda jadi mereka pikir aku ini seorang janda" ucap Indah dalam hati


"Tunggu jangan-jangan bener dia penyuka sesama buktinya saat aku hanya memakai handuk dia bersikap biasa aja".


Karin yang melihat Indah melamun menggoyangkan tangan Indah dan berkata "Hey kamu ngelamunin apa? serius banget".


"Eh iya rin aku mau nanya jika pengantin baru terus si cewenya cuman pakei handuk yang cuman nutupi dada sampai setengah paha dan si cowo yang lihat itu cuek seperti tidak terangsang apa itu normal".


"kamu ini ko nanya gitu ya jelas gak normalah, apalagi pengantin baru kalau tuh cowo normal udah diterkam tuh cewe yang jadi istrinya".


Dan ucapan Karin membuat Indah yakin jika Azam tidak normal " berarti selama ini dia suka menggoda aku hanya sebuah cara agar aku tidak curiga jika dia suka dengan sesama jenis".


"Oh ya ampun kasian banget keluarganya pasti sedih banget karena Azam tidak normal".

__ADS_1


__ADS_2