
Indah benar-benar tidak menduga jika Putri masih memiliki orangtua kandung yang lengkap dan sekarang tiba-tiba mereka datang dan akan langsung membawa putri.
Andai waktu bisa di ulang mungkin dulu Indah tidak mau merawat putri jika setelah putri menjadi bagian dari hidupnya tiba-tiba dia akan di ambil, dan Indah tidak bisa berbuat apa-apa selain menangis
menempuh jalur hukum percuma karena hanya akan menghabiskan tenaga waktu dan uang karena hasilnya pasti mereka yang menang karena bukti yang mereka miliki sangat kuat.
Indah yang sudah lebih baik kini berada di balkon kamarnya mengabaikan keindahan sore itu dan hanya fokus merenungi apa yang sedang terjadi padanya, dan sesekali air mata itu menetes menandakan jika dia benar-benar tidak rela kehilangan Putri anak yang hampir empat tahun menemaninya di saat suka maupun duka walau kebanyakan indah bersama putri hanya di malam hari dan di hari libur.
Indah yang merasa lebih baik berusaha ihlas karena nasihat sang ayah yang mengatakan jika ini sudah takdir yang harus indah terima, mau tidak mau suka atau tidak suka indah harus menerimanya dengan lapang dada walau berat, karena Allah tidak akan memberikan suatu cobaan melebihi kemampuan hamba-Nya.
__ADS_1
lalu sang ayah juga berkata "kamu jangan egois Indah, dengar kamu saja yang seorang ibu angkat sesakit ini saat akan kehilangan Putri lalu bagai mana dengan orangtua kandung putri saat mereka kehilangan Putri.
dan kata-kata sang ayah terus mengiang ngilang di telinganya sampai Indah bisa menerima kenyataan putri akan pergi walau dengan pirasatnya yang mengatakan jika dirinya tidak akan berjumpa lagi dengan putri untuk waktu yang sangat lama.
Azam yang sudah pulang dan sudah di Beritahu kedua mertuanya jika putri akan di ambil oleh orangtua kandungnya langsung masuk kedalam kamar dan dia langsung menghampiri Indah yang ada di balkon
"Sayang" ucap Azam setelah dekat dengan Indah dan Indah yang tau itu Azam langsung berkata
"Dengar mereka tidak mungkin membiarkan mu bersama putri satu tahun lagi karena mereka sudah sangat merindukan putri sejak lama, dan itu terbukti saat mereka bilang jika hasil tes DNA akan keluar besok padahal biasanya butuh waktu yang lama sampai hasil tes DNA itu keluar".
__ADS_1
"Mas benar, tapi kenapa mereka harus menemukan putri sekarang tidak nanti setelah dia lulus SMP atau SMA setidaknya di usia itu putri tidak akan melupakan ku, tapi sekarang mungkin dalam satu bulan dia akan melupakan ku dan aku akan seperti angin baginya" ucap Indah dan ucapan Indah barusan di dengarkan oleh Putri dan kini putri tau kenapa sang mamah terus menangis sejak kepergian orang asing tadi.
"Mah aku tidak akan melupakan mamah sampai kapan pun walau kita sudah tidak bersama putri tidak akan melupakan mamah yang telah merawat putri" ucap Putri lalu dia menghampiri Indah dan Azam
"Mah" ucap Putri dan Indah langsung menoleh melihat putri dan dia langsung membawa putri dalam pangkuannya lalu Indah berkata
"Sayang kenapa kamu sudah bangun apa suara mamah membangunkan mu?" dan putri menggelengkan kepalanya.
indah mengeratkan pelukannya karena ini adalah sore terakhir bersama putri lalu Indah berkata "Sayang kamu pasti sudah tahu jika kamu akan di bawa oleh mereka orang tua kandung mu".
__ADS_1
Putri mengangguk lalu Indah berkata lagi "Nanti saat di sana putri harus hidup dengan baik, patuhi semua perintah mereka jangan pernah membantah karena mamah tidak mau kamu terkena masalah"
Indah berkata demikian karena melihat jika wanita asing tadi bukan tipe orang penyabar dan pasti dia tidak suka di bantah itu terlihat saat dia marah tadi siang karena Indah masih meragukan isi berkas yang di bawa mereka.