Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku

Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku
Jangan bohong


__ADS_3

"Dasar brengsek apa yang kau lakukan pada Indah" ucap Azam saat menendang Leo


"Aku belum melakukan apa pun" Ucap Leo yang merasa takut saat melihat kemarahan Azam


"Jangan Bohong kau, mana mungkin kau tidak melakukan apapun pada Indah dalam waktu selama itu?" tuduh Azam yang benar benar tidak percaya dengan ucapan Leo.


"Aku bersumpah tidak melakukan apa pun pada Indah jika kau tidak percaya tanyakan sendiri pada Indah". ucap Leo


"baik aku akan tanyakan padanya tapi sebelum itu aku ingin menghajar mu dulu" ucap Azam sambil terus mendaratkan tendangan-tendangan yang membuat Leo meringis kesakitan dan terakhir Azam menyuruh Leo berdiri


Dengan susah payah Leo berdiri dan bogem mentah mendarat di kedua pipi Leo,


Azam yang sudah puas menghajar Leo langsung mengetuk pintu kamar mandi dan memanggil Indah, Azam tau Indah berada di dalam kamar mandi karena tadi dia mendengar teriakan Leo yang menyuruh Indah keluar dari dalam kamar mandi

__ADS_1


Indah yang merasa jika yang memanggilnya adalah Leo langsung mematikan shower yang tadi menyala lalu Indah mendengarkan lagi suara yang memanggilnya takut jika pendengarannya bermasalah dan mengira jika suara Leo adalah suara Azam.


"Iya ini suara Azam" ucap Indah dan dia langsung membuka kunci pintu tersebut lalu membukanya, Indah tersenyum sangat lebar saat melihat Azam dengan tangan yang memegang kemejanya.


Azam yang melihat Indah baik-baik saja membalas senyuman Indah namun di detik berikutnya tiba-tiba senyuman Indah menjadi sebuah jeritan "Awas" dan prang sebuah pecahan botol minuman berserakan di lantai setelah menghantam kepala Azam.


Azam masih tersenyum walau tubuhnya kini sudah tidak seimbang dan Azam pun terkapar di atas lantai dengan kepala yang berdarah.


"Aza...m" teriak Indah sambil memegang kepala Azam sementara Leo kabur setelah menghantam kepala Azam dengan sebuah botol minuman yang ada di dalam kamarnya.


Ya tadi Azam kabur saat polisi sedang meminta keterangan dari pelayan restoran dan saat polisi tersebut ingin meminta keterangan dari Azam polisi tersebut tidak melihat Azam dan si pelayan mengatakan mungkin Azam mencari kekasihnya dan mereka pun menyusul Azam dengan menaiki mobil pak polisi sementara Azam menaiki motor pelayan tersebut yang untungnya berada di belakang mobil polisi.


Azam bisa kabur sebenarnya karena rencana sang pelayan, pelayan itu menyuruh Azam pergi saat polisi sedang meminta penjelasan darinya, si pelayan sengaja berdiri mengarah ke timur karena motornya berada di arah timur dan saat polisi mengintrogasinya polisi tidak akan melihat Azam yang berusaha kabur, sebenarnya Azam hampir ketahuan tapi pelayan tersebut berusaha agar si polisi tidak melihat Azam dan berhasil Azam telah pergi.

__ADS_1


*


Indah yang melihat polisi langsung berkata "pak tolong suami saya" dengan air mata yang terus menetes


Polisi hanya mengangguk dan mengajak pelayan restoran itu untuk membawa Azam pergi dari sana dan membawa Azam ke rumah sakit.


Awalnya Indah ingin langsung mengikuti mereka tapi polisi yang tidak sengaja melihat penampilan Indah menyuruh Indah memperbaiki pakayannya karena di luar cuacanya sangat dingin juga karena kemeja Indah yang tidak tertutup rapat karena semua kancingnya tidak ada dan Indah hanya menyatukan kemejanya dengan sal yang di ikat di bawah dadanya.


Indah langsung memakai jaketnya dan tak lupa Indah juga mengambil tasnya


Disepanjang jalan Indah terus berdoa agar Azam baik-baik saja, "Zam ku mohon bangunlah aku takut" ucap Indah


Dan pelayan restoran yang ikut bersama Indah berkata "tenang teh, A Azamnya pasti baik-baik saja".

__ADS_1


Indah yang mendengar pelayan tersebut berbicara bahasa indonesia langsung menatapnya dan sang pelayan yang tau arti tatapan Indah berkata "saya orang sini tapi ibu saya orang Indonesia tepatnya orang sunda".


Indah tidak menjawab tapi dia tetap mendengarkan ucapan pelayan keturunan sunda tersebut.


__ADS_2