
Indah mondar mandir di depan pintu UGD dia benar-benar cemas takut Azam lupa ingatan atau cedera parah
"Ya Allah semoga suami ku baik-baik saja tidak mengalami cedera yang serius apa lagi sampai hilang ingatan". ucap Indah sambil berjongkok di depan pintu UGD
Lama indah menunggu Akhirnya pintu terbuka, Indah langsung berdiri dan menunggu dokter yang memeriksa keadaan Azam keluar.
dengan perasaan yang cemas dan takut Indah bertanya "Dok bagai mana keadaan suami saya?".
"Maaf nyonya sepertinya suami anda mengalami amnesia".
deg janung indah tersentak saat dokter mengatakan jika Azam mengalami amnesia, walau Indah sudah memperkirakan hal tersebut tapi tetap saja indah merasa kaget karena apa yang dia pikirkan terjadi.
Indah yang tau hilang ingatan banyak jenisnya berkata "Dok kalau boleh tau suami saya hilang ingatannya seperti apa?".
Dokter yang mengerti maksud Indah langsung berkata "dia hanya kehilangan sebagian ingatannya saja".
Indah merasa lega karena amnesia Azam tidak terlalu parah tapi saat Dokter berkata lagi jika Azam melupakan ingatannya sepuluh tahun tahun kebelakang karena Azam berpikir jika dirinya sekarang berumur delapan belas tahun.
Indah yang mendengar ucapan dokter berkata "Dekter jika seperti itu saya harus bagai mana?saya harus bersikap seperti apa?".
__ADS_1
"Bersikap seperti biasa, karena pasien sendiri akan bertanya jika dia tidak mengetahui sesuatu, tapi ingat nyonya tidak boleh memaksanya untuk mengingat sesuatu karena itu akan memmbuat kepalanya terasa sakit".
lidah mengangguk lalu sang dokter yang sudah melihat jika Indah sudah mengerti langsung pamit dan pergi.
Indah kini berada di ruangan Azam yang sudah di pindahkan, Indah menatap wajah Azam lalu dia berkata dalam hati
"Ya Allhah aku bersyukur suamiku ini tidak mengalami cedera yang bisa mengancam nyawanya tapi sekarang aku bingung harus bersikap seperti apa padanya".
Azam yang sudah lama tertidur mencoba membuka matanya perlahan dan betapa kagetnya dia saat melihat Indah ada di sampingnya dengan wajah Indah yang terlihat lebih dewasa.
"Kamu indah bukan?" tanya Azam ingin memastikan jika yang ada di hadapannya benar-benar Indah
Azam sedikit merasa heran karena Indah memanggilnya mas dan dia juga merasa heran karena wajah Indah berubah menjadi lebih dewasa padahal baru kemarin dia melihat Indah yang masih imut.
Azam yang berpikir jika itu hanya mimpi mencubit tangannya dan ternyata sakit itu artinya dia tidak sedang bermimpi
lalu Azam bertanya "Indah kenapa kamu di sini bukankah kamu ada di luar negri".
"Aku di sini menjaga mu yang sedang sakit karena mengalami amnesia".
__ADS_1
"Amnesia" ucap Azam yang langsung memegang kepalanya
"Iya kamu amnesia dan kamu hanya bisa mengingat sampai kamu berusia delapan belas tahun itu yang di katakan dokter".
"Iya aku memang berusia delapan belas tahun bukan dan kamu pun sama tapi wajah mu berubah" ucap Azam sambil tersenyum karena Indah terlihat lebih cantik di matanya
indah menghela nafasnya arena apa yang di katakan Dokter benar jika Azam hanya mengingat kejadian sampai dia berusia delapan belas tahun tepatnya sepuluh tahun yang lalu
Indah mengambil ponselnya lalu berkata "Mas umur kita memang sama tapi sekarang umur kita sudah dua puluh delapan tahun, itulah kenapa wajah ku berubah dan lihatlah wajah mu di ponsel ini" ucap Indah sambil memberikan ponselnya agar Azam bisa melihat wajahnya.
Azam kaget karena wajahnya sudah berubah dan dia mulai berusaha mengingat apa yang tidak dia ingat namun kepalanya tiba-tiba terasa sakit dan itu di sadari Indah.
Indah yang melihat Azam kesakitan berkata sambil menurunkan tangan Azam dan menatap mata Azam "Mas lihat aku".
Azampun melihat mata Indah dan debaran jantung yang sering dia rasakan saat menatap Indah kini mulai terasa
Indah yang melihat Azam kini lebih tenang berkata " jangan di paksa biarkan semua ini mengalir apa adanya agar mas tidak merasakan sakit".
Namun Azam yang merasa debaran di jantungnya semakin kuat berkata "Indah kamu sangat cantik".
__ADS_1
Indah tersrnyum karena Azam malah memujinya bukan mendengarkan ucapannya tapi itu bagus karena rasa bahagia bisa membuat proses penyembuhan Azam lebih cepat.