
"Indah aku pikir kamu tidak normal, tapi setelah melihat mu barusan aku yakin jika diantara kita tidak ada yang tidak normal" ucap Azam setelah mereka bersiap tidur
"Maaf untuk itu karena itu semua tidak benar aku hanya ingin mengerjai mas saja memanfaatkan gosip yang ada tentang mas yang tidak normal karena tidak pernah terlihat dekat dengan wanita manapun setelah kepergian ku, aku tau itu dari Karin sekertaris mu karena sebelumnya aku juga aspri mu di kantor".
Azampun sekarang tau kenapa Indah begitu dekat dengan Karin, lalu Indah berkata lagi "Untuk alasan kenapa kita baru melakukan itu satu kali karena dulu aku kira aku sakit kelamin dan karena itu aku selalu menolak mu sampai kamu tau penyakit ku dan kamu menyuruhku untuk berobat dan ternyata sebuah pakta terungkap jika aku tidak pernah memiliki penyakit tersebut karena suket yang ku terima delqpqn tahun lalu itu adalah suket palsu yang di buat oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan aku tau itu saat memeriksakan kesehatan ku di luar negri tempat ku tinggal dulu".
"Dan kenapa mas bisa amnesia karena saat di sana mas terluka karena akan menyelamatkan ku dari orang yang terobsesi pada ku"
"Apa dia menculik mu" tebak Azam
__ADS_1
"Ya dia menculik ku dan jika saja saat itu mas datang terlambat aku sudah tidak tau akan seperti apa hidupku apa lagi dia terus berkata akan menaburkan benihnya dibrahim ku agar aku terus terikat dengannya " ucap Indah sedih pada akhir ceritanya dan itu membuat Azam langsung memeluk Indah.
Indah yang di peluk meneteskan air matanya sedikit lalu dia berkata "Maaf aku telah mengerjai mas, entah lah aku sangat suka saat mas kebingungan".
"Kamu.... " ucap Azam sambil mencubit pinggang indah dan Indah yang takut cubitan itu beralih ketempat lain langsung berkata "Aku sudah mengantuk jika saja tadi aku tidak tergiur ingin mengusap dada mas mungkin sekarang aku sudah menyelami alam mimpi".
"Baiklah" ucap Azam lesu lalu dia berkata lagi "Tapi besok aku ingin ini" Ucapnya sambil menyentuh sesuatu tapi sayang Indah sudah tidur "Dia sudah tidur" ucap Azam lalu dia mengeratkan pelukannya agar indah bangun namun sayang Indah ysng sudah mengantuk berat tidak merasakan pergerakan Azam lagi lalu Azampun ikut menyelami alam mimpi dengan memeluk Indah.
Azam yang masih tertidur ikut membuka mata saat mendengar aktifitas Indah di dalam kamar mereka dan Azam langsung memeluk Indah tanpa takut Indah akan marah seperti kemari-kemari Azam selalu ingin memeluk Indah tapi karena malu dan takut Indah marah jadi dia menepis keinginannya itu
__ADS_1
"Mas apaan sih kenapa bangun-bangun langsung nempel kaya cicak gini".
"Ya karena aku ingin memeluk kamu".
"gak usah peluk-peluk sana cepat mandi" ucap Indah sambil melepaskan tangan Azam yang melingkar di perutnya dan berhasil Indah berhasil menyingkirkan tangan Azam namun sayang Azam melepaskan tangannya sambil menarik handuk yang melingkar di tubuh Indah
"Indah sekali" ucap Azam dan Indah yang kesal menghampiri Azam dengan ke indahnya yang terlihat jelas oleh Azam.
"Jangan mengajak ku bermain di pagi hari karena mas akan kecewa" ucap Indah lalu dia masuk kedalam kamar mandi untuk berpakayan dengan pakayan yang sedang dia bawa.
__ADS_1
"Apa apan dia itu" gerutu Indah yang masih kesal dengan kelakuan Azam barusan.
"Hais kenapa aku tidak menahannya tadi padahal aku sanggup untuk menguncinya" ucap Azam karena dia malah fokus melihat sorot mata Indah yang tidak bersahabat.