Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku

Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku
kenapa harus tersenyum semanis itu


__ADS_3

Indah yang ingin tau ada keperluan apa Arka di ibu kota bertanya padanya "Mas ngomong-ngomong kenapa mas ada di kota ini?".


Arka yang masih berjongkok berkata "Biasa bertemu rekan bisnis lalu kamu sendiri ada keperluan apa di jam seperti ini sudah berada di sini?".


"oh kalau aku kemari untuk memberikan berkas ini pada suamiku, tertinggal di rumah" jawab Indah apa adanya, lalu Indah mengajak Arka masuk untuk menunggu di dalam


Arka berkata setelah mereka duduk dan memesan minuman "aku pikir kamu datang kemari karena tau aku akan kesini" ucap Arka bercanda


"Mas Arka ini, mas pikir aku ini seorang cenayang bisa tau apa yang akan mas lakukan".


"eh jangan salah di jaman sekarang tidak perlu menjadi seorang cenayang jika ingin tau rencana orang lain, kita cukup mengikuti semua akun medsos orang yang kita icar dan kita akan tau segala rencana orang tersebut".


"Wah benar juga, tapi untung aku tidak terlalu aktif di medsos jadi tidak akan ada yang tau semua kegiatan ku dan semua rencana ku". ucap Indah sambil tersenyum


Sambil menunggu Azam juga rekan bisnis Arka Indah dan Arka mengobrolkan perkembangan anak anak mereka dan tanpa di sadari indah dan Arka Azam sudah datang dan saat ini dia sedang memperhatikan interaksi indah dan Arka.

__ADS_1


Azam yang melihat Indah tersenyum pada Arka tetap saja merasa kesal sampai Azam mengepalkan tangannya dan berkata "Kenapa orang itu muncul lagi di hadapan Indah dan lihat kenapa indah tersenyum begitu manis padanya"


Azam yang sudah tidak kuat melihat Indah tersenyum pada Arka langsung berjalan bersama Karin yang baru menghampirinya dan saat mereka berjalan Karin berkata "Itu pak orang utusan perusahaan yang akan bekerja sama dengan kita"


Azam menghentikan langkahnya dan berkata "Maksud mu yang bersama Indah".


"Iya Itu orangnya" ucap Karin.


"Kenapa harus dia" ucap Azam pelan dan itu membuat karin yang tidak terlalu jelas mendengar ucapan Azam berkata "Maaf pak Maksud anda apa?".


Azam berdehem untuk menarik perhatian keduanya karena mereka berdua tidak menyadari keberadaan dirinya dan Karin sedangkan putri kebetulan duduk membelakangi Azam.


Indah menoleh ke sumber suara dan betapa kagetnya dia saat melihat Azam, Indah yang takut Azam cemburu dan salah paham langsung berkata "Mas , karin kapan kalian sampai oh iya mas kami tidak sengaja bertemu di sini, kami tidak janjian iyakan mas Arka".


Azam tadinya sudah tidak marah tapi saat Indah menyebut Arka dengan kata mas rasanya Azam ingin menceramahi istrinya itu karena sudah menyebut laki-laki lain dengan kata mas

__ADS_1


Sementara Arka hanya tersenyum karena mendengar ucapan Indah yang jika diartikan suami Indah itu pernah salah paham tentang dirinya dan Indah.


Sekuat tenaga Azam menahan amarahnya dan berusaha bersikap tidak keberatan atas pertemuan Indah dan Arka oh bukan lebih tepatnya berpura-pura tidak keberatan saat Indah memanggil mas pada arka


"kami baru sampai, oh iya apa ini tuan Arka perwakilan dari perusahaan xxxxx" tanya Azam basa basi


"Iya saya dan apa Anda tuan Azam dari perusahaan xxxxx". ucap Arka dan Azam menjawab ya.


Indah akhirnya bernafas lega setelah mendengar jika Arka ternyata orang yang akan di temui Azam karena Azam pasti tidak akan berpikir yang macam-macam tentang dirinya dan Arka


"Oh jadi yang akan mas temui mas Arka" ucap Indah dan Azam mengangguk lalu Indah berkata lagi "Baiklah karena urusan ku di sini sudah selesai jadi aku pamit".


Azam mengiyakannya sementara Arka berkata "Baiklah semoga kita bertemu lagi".


"Ya semoga" ucap Indah sambil tersrnyum dan Azam yang melihat Indah tersenyum pada Arka berkata dalam hati "Apa tidak bisa jika dia tersenyum biasa saja tidak perlu semanis itu", dan setelah Indah pergi Azam dan Arka memulai pembicaraan tentang rencana kerja sama antara kedua perusahaan dan setelah berbicara panjang lebar kata sepakat pun di capai.

__ADS_1


__ADS_2