Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku

Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku
Lukisan


__ADS_3

Saat jam makan siang Azam yang tadinya ingin menghubungi Indah mengurungkan niatnya itu karena sebuah panggilan masuk dari Indra kedalam ponselnya


Azam langsung mengangkat panggilan tersebut dan di sebrang sana Indara menyuruhnya untuk mengambilkan sebuah likisan yang dia butuhkan dan lukisan tersebut ada di kediaman Mereka yang lama dan kebetulan juga lukisan yang dia inginkan ada di kamar Azam


Azam yang mendengar jika lukisan yang di inginkan Indra berada di dalam kamarnya merasa sedikit aneh dan dia pun bertanya kenapa lukisan tersebut ada di dalam kamarnya dan Indra berkata jika lukisan tersebut berada di kamar Azam karena pembantu mereka salah meletakan Lukisan tersebut


Azam pun percaya karena mungkin pembantu di rumah itu mengira jika lukisan tersebut miliknya bukan milik Indra dan setelah Itu Azam berkata jika dia tidak bisa mengantarkan lukisan yang di inginkan Indra tersebut karena besok di kantornya akan ada sebuah rapat yang tidak bisa dia tinggalkan


Indra pun menjawab dengan berkata jika dia akan menyuruh supirnya untuk mengambil barang tersebut ke rumah mereka yang dulu.


****


Waktu pulang kerjakan telah tiba dan Azam langsung pergi kerumah lamanya dan setelah sampai Azam pun melihat mobil kakaknya sudah berada di halaman rumah mereka

__ADS_1


"Tepat waktu sekali supir kak Indra" Ucapnya dalam hati saat melihat mobil Indra di halaman rumah


Azam langsung turun dari dalam Mobil dan bergegas masuk kedalam rumah setelah pintu rumah di buka oleh pembantu yang mengurus rumah itu.


"Bi apa lukisan bunga teratai ada di rumah ini?" tanya Azam karena dia tidak pernah melihat lukisan tersebut


"Ada Den, ada di kamar den Indra" ucap pembantu tersebut


"Iya tadinya memang ada di kamar Aden tapi karena mbok baru tau jika lukisan itu milik Den Indra jadi mbok pindahkan kekamar Den Indra tadi".


Azam hanya mengangkuk mendengar penjelasan pembantu yang ada di rumahnya itu dan setelah mengetahui letak lukisan tersebut Azam langsung menuju kamar Indra untuk mengambilnya


Sepanjang perjalanan Azam terus berpikir kenapa kakaknya tidak membeli lukisan yang sama di kota tempat dia tinggal sekarang pasti banyak, jadi dia tidak perlu repot-repot harus mengambil lukisan tersebut

__ADS_1


Azam yang sudah melihat lukisan tersebut merasa sangat takjub, entah magnet apa yang di keluarkan lukisan tersebut sampai-sampai dia merasa jika lukisan tersebut sangat berharga padahal hanya sebuah lukisan bunga teratai biasa saja.


"Aneh banget" ucap Azam sambil terus menelisik lukisan tersebut dan setelah puas melihat lukisan tersebut Azam pun membawa lukisan tersebut keluar dari dalam kamar Indra untuk di berikan pada supir pribadi Indra


Setelah lukisan tersebut di berikan pada sopir Indra Azam yang merasa rindu pada kamarnya memilih untuk melihat kamarnya dulu sebelum pulang kerumah orangtua Indah dan baru saja Azam membuka pintu pendengarannya tiba-tiba menangkap suara gemericik air di dalam kamar mandi


Azam yang tau jika di rumahnya hanya ada tiga orang yaitu dirinya, satu orang satpam dan satu pembantu kini merasa bulu kuduknya berdiri semua ada rasa takut saat mendengar suara gemericik air tersebut tapi dia juga masih bisa menguasai rasa takutnya karena hari itu masih sore belum waktunya bagi para makhluk tak kasat mata untuk keluar dari persembunyiannya


"Siapa yang mandi disini kalau makhluk tak kasat mata itu jelas tak mungkin karena belum pukul lima sore tapi kalau manusia siapa?".


Azam terus mendekat ke arah pintu dan saat melihat pintu tidak di kunci Azam langsung saja menendang pintu dan hal itu membuat Indah yang berda di dalam menjerit karena kaget langsung menyiram Azam dan Indah yang melihat Azam yang menendang pintu langsung menumpai Azam


Azam yang melihat Indah di depannya merasa jika yang dia lihat itu adalah hayalannya saja karena tidak mungkin Indah ada di rumahnya yang lama.

__ADS_1


__ADS_2