Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku

Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku
Ini orang kenapa lagi


__ADS_3

Sementara Azam yang dari tadi memperhatikan interaksi Indah dan Arka merasa jika dadanya terasa panas apa lagi Indah tersenyum lepas tanpa beban dan satu lagi yang membuat Azam sangat marah adalah saat Indah memukul lengan Arka rasanya tak rela jika Indah tersenyum dan memukul lengan laki-laki lain selain dirinya.


Azam sangat marah tapi dia juga tidak mau menghampiri Indah dan melabraknya karena takut tidak bisa mengintrol diri jika di dekat Arka karena rasanya dia ingin sekali menghajar laki-laki yang bersama Indah itu.


"Pah kenapa?" tanya Putri yang melihat raut wajah Azam yang berubah tapi Azam tidak mendengar ucapan putri karena sedang di kuasai amarah lalu putri yang takut Azam marah padanya langsung mencium Azam dan berkata


" Maaf pah kalau putli salah, putli janji tidak akan membantah ucapan papah seperti tadi lagi" Ucapnya sedih karena berpikir Azam marah karena tadi dia tidak mendengarkan ucapan papahnya yang melarang dirinya menaiki permainan yang di peruntukkan untuk anak di atas lima tahun,


putri menaiki permainan tersebut karena mengikuti boy yang memang sudah di perbolehkan untuk naik kesana karena umurnya sudah lebih dari lima tahun


Azam yang di cium putri kaget dan langsung melihat putri lalu mendengarkan semua ucapan putri, Azam tersenyum karena mendengar ucapan putri yang mengira jika dirinya marah pada putri

__ADS_1


Azam memanfaatkan situasi tersebut dengan berkata "Anak pintar, papa pegang janji putri untuk tidak membantah ucapan papah dan mamah".


"janjinya sama papa saja sama mamah putri gak mau janji".


"Lo kenapa begitu?" tanya Azam berpura-pura tidak tau alasan putri tidak mau berjanji pada Indah.


"Tidak mau soalnya mamah suka melalang semua yang putli mau lakukan" ucap Putri kesal karena membayangkan sang mamah yang selalu melarangnya untuk melakukan ini dan Itu


"Terus kenapa papa memperbolehkan putli melakukan apa yang mama larang apa papah tidak sayang putli?".


Azam bingung harus menjawab apa karena takut putri tidak mengerti dengan apa yang akan dia sampaikan dan pada akhirnya Azam berkata "kata siapa papa tidak sayang putri, dengarkan papah, papah sangat sayang putri sampai papah tidak tega melihat putri menangis jadi jika mamah melarang putri melakukan sesuatu bilang sama papah ok".

__ADS_1


"Ok pah, putli sayang papah" ucap Putri lalu mencium pipi Azam lagi dan setelah itu Azam mengacak rambut putri


Setelah berjam-jam mereka di sana akhirnya mereka pergi ketempat makan yang berada tidak jauh dari sana dan selama itu Azam mendiamkan Indah lagi karena masih kesal dengan apa yang di lakukan Indah bersama Arka tadi.


"Ini orang kenapa lagi? kenapa tidak lagi mau berbicara denganku" ucap Indah dalam hati yang sangat kesal karena saat Indah bertanya Azam mau pesan apa, Azam menjawabnya dengan berkata "Putri bilang sama mamah papa mau makan bakso yang pedes".


Walau kesal Indah tidak menunjukan kekesalannya sekarang karena di sana ada anak-anak, Indah takut memberikan contoh yang buruk pada keempat anak yang ada di depannya.


Indra dan Intan hanya bisa tersenyum karena salut dengan sikap Indah yang bisa menahan kekesalannya pada Azam yang tiba-tiba marah.


Dan seperti yang di inginkan Azam Indah memesan bakso yang ada di tempat tersebut karena di sana memang menjual bakso dan mie ayam

__ADS_1


mereka memilih tempat tersebut karena tempatnya sangat terkenal dengan rasanya enaknya dan itu membuat mereka penasaran ingin mencobanya.


__ADS_2