Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku

Sahabat Ku Cinta Pertama Dan Terakhir Ku
Ini tuh kreatif


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang paling membahagiakan bagi Azam karena dia baru tau jika dirinya adalah orang pertama yang memasuki Indah tidak perduli jika Indah percaya atau tidak karena semua bukti menyebutkan jika Indah masih tersegel.


Azam berpikir jika orang yang tidur bersama Indah delapan taun lalu itu tidak tega merusak masa depan Indah, seperti yang sering di tuliskan para penulis novel jika pria yang suka menghabiskan malam dengan bergunta ganti pasangan kebanyakan dari mereka pantrang meniduri seorang gadis yang masih tersegel walau pun sampai mereka melakukannya dengan seorang gadis mereka pasti bertobat.


Seperti yang indah bilang jika hari ini dia banyak acara di negri yang selama sepuluh tahun dia tinggali.


Namun sebelum berangkat Indah di buat tidak percaya dengan kelakuan Azam


"Sayang kamu punya alat yang buat ngomepres tidak, yang suka di isi air panas ".


"Oh itu ada memangnya untuk apa?" tanya Indah


"kamu punya berapa?" tanya Azam lagi


"Memang mas butuh berapa?".


"Kalau ada mas butuh empat" jawab Azam


"pas aku punya empat hot pack memang untuk apa?" tanya Indah lagi

__ADS_1


"Sudah jangan banyak tanya sekarang lebih baik. kamu isi semuanya dengan air panas". ucap Azam dan Indah langsung mengerjakannya lalu Azam memakai sabuk di atas kaos yang dia pakai


"Mas ini hot packnya" lalu Azam mengambilnya dan memasukan alat tersebut kedalam kaos yang sudah di ikat dengan sabuk tadi


"Sayang tolong masukan yang dua ini di belakang posisinya seperti ini!" tunjuk Azam pada Hot pack yang sudah di pakai di dadanya


Indah langsung melakukan apa yang di suruh Azam tanpa bertanya lagi, "Sudah mas" ucap Indah setelah selesai


"Nah kalau begini aku siap untuk jalan-jalan, di jamin tidak akan menggigil".


Indah tertawa lalu berkata "Ya ampun mas tadi pakai kaos kaki sampai tiga lapis sekarang pakai hot pack sampai empat apa tidak akan kepanasan".


Indah yang sedang tertawa langsung terdiam karena ingat jika tertawa berlebih tidak baik "Maaf mas habis kamu ada ada saja".


"Ini tuh kreatif sayang, dari pada seperti kemarin ini tubuh berasa beku".


"Iya deh kreatif terus kalau airnya sudah dingin gimana ?".


"Ya tinggal beli air hangat di tempat yang kamu sering kunjungi pasti mereka mau bantu".

__ADS_1


"Iya juga kenapa aku tidak kepikiran sampai sana". ucap Indah yang berasa lola


"Ya sudah mas ayo kita berangkat, mas sudah siap keliling kota ini bukan?" tanya Indah sambil memakai sepatutnya.


"Sudah siap tinggal nunggu di kiss".


"Ya sudah sini aku kasih tapi mas meremnya!"


"Siap sayang" ucap Azam lalu dia memejamkan matanya sambil memajukan bibirnya dan dengan senang hati Indah mengambil sandal yang sering dia gunakan saat di dalam Apartemen dan meletakannya di bibir Azam


"Maaf mas bisa gagal rencana ku jika aku mencium mas dulu", ucap Indah dalam hati dan saat Azam memegang sandal tersebut Indah cepat cepat berjalanbdengan langkah yang lebar sambil berkata "Maaf mas".


Azam membuka matanya dan benar saja apa yang tadi dia pikirkan jika yang dia cium adalah sendal


"Indah awas kamu" teriak Azam dan tidak berselang lama Indah yang telah keluar kembali karena tasnya tertinggal


Dengan senyum yang begitu cantik Indah masuk kedalam apartemennya "kesempatan bagus mumpung dia sedang pekai sepetu" ucap Indah lalu dia berjalan sedikit di kepinggir takut Azam menangkapnya


Azam yang sedang memakai sepatu tersenyum karena melihat Indah dan dia yang tadinya sudah memakai sebelah sepatu mencopotnya lagi lalu mengikuti Indah ke dalam kamarnya dan dia langsung mengunci kamar tersebut dan menyimpan kuncinya di dalam saku celananya.

__ADS_1


Indah yang sudah akan keluar dari kamar tentu melihat hal tersebut dan dia menelan salipannya karena tau dia tidak akan bisa keluar kamar tapi karena sudah berjaji dengan teman kerjanya dulu untuk bertemu jadi Indah melihat Azam sambil berpikir.


__ADS_2